Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi, Bisnis Modern Trade Independent Tumbuh

Jumat, 5 Maret 2021 | 19:05 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Pembatasan aktivitas masyarakat selama pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan aktivitas bisnis dan perekonomian di hampir semua lini usaha. Salah satu sektor usaha yang terdampak adalah bisnis eceran khususnya brand dan bisnis ritel. Namun, mengutip hasil riset perusahaan teknologi otomatisasi data ritel eyos (dahulu Emporio Analytics Indonesia) yang mengukur data real-time dari 2.000-an toko Modern Trade Independent (MTI), ternyata tidak semua brand dan peritel mengalami penurunan omzet usaha di saat pandemi.

“Berdasarkan data kami, beberapa brand dan peritel Modern Trade Independent masih bisa mempertahankan penjualannya dengan stabil, bahkan ada yang bisa growth up. Asal jeli dan konsisten dalam strategi marketing, situasi pasar saat ini yang suram, sebenarnya masih bisa di-create menjadi peluang yang positif” ujar Country Manager Eyos, Soon Lee, dalam keterangan yang diterima Jumat (5/3/2021).

Riset yang dilaksanakan Eyos selama September-Oktober 2020 terhadap 2.000 toko ritel MTI di seluruh Indonesia, menemukan bahwa kategori seperti mi instan, susu, minyak goreng masih menunjukkan tren stabil cenderung positif dibanding sebelum pandemi. Untuk kategori yang berhubungan dengan sanitasi dan imun mengalami peningkatan yang cukup masif. Sedangkan untuk bisnis toko ritel MTI tidak menunjukkan penurunan. "Tetap ada toko ritel yang mencatat angka pertumbuhan omzet," kata Soon.

Sementara saat aktivitas ekonomi dibatasi akibat pandemi Covid-19, bisnis minimarket dan supermarket mandiri skala lokal tumbuh pesat dan menjamur di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Mereka bersaing dengan minimarket branded jaringan nasional yang sudah dikenal dan mempunyai pelanggan loyal seperti Indomart, Alfamart, dan Alfamidi. “Berdasarkan data yang terdokumentasi, ada beberapa brand yang stabil dan tumbuh. Umumnya mereka yang sigap dalam membaca data penjualan setiap hari, kemudian mengantisipasi dengan program marketing yang cepat dan tepat,” ujar Soon Lee.

Eyos melakukan riset dengan cara pengumpulan data konsumen secara real time saat pembayaran di meja kasir. Riset dilakukan pada 2.000-an minimarket dan supermarket lokal di berbagai daerah di Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Aprindo Fernando Repi mengungkapkan bahwa bisnis ritel meleset jauh dari yang diharapkan karena pandemi. Namun, kata dia, berbeda dengan ritel modern, minimarket baik skala nasional maupun lokal, justru lebih tahan terhadap krisis karena mereka lebih adaptif. "Selain lokasinya yang dekat dengan masyarakat, minimarket dan supermarket lokal biasanya lebih cepat adaptif, bisa menyesuaikan dengan keadaan," ujarnya.

Pertumbuhan angka penjualan beberapa brand saat pembatasan aktivitas ekonomi diamini Global Marketing Director PT Mayora Indah Tbk, Ricky Afrianto. “Bagi kami, memang tidak dapat disangkal kalau pandemi Covid-19 saat ini berpengaruh pada angka penjualan. Namun, ada beberapa brand Mayora yang justru mencatatkan pertumbuhan pesat dan produk baru kami bisa diterima toko-toko MTI," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Produk Baru Dorong Penjualan Garudafood di Awal Tahun 2021

Peningkatan daya beli masyarakat mendorong pertumbuhan penjualan produk Garudafood di awal tahun 2021.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Pupuk Indonesia Gandeng Bareskrim Polri Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Menurut Bakir, pupuk bersubsidi merupakan salah satu elemen penting dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Kemkop dan UKM Akan Perjuangkan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar UKM

Ekspor buah segar Indonesia ke Jepang, Korea, Pakistan, dan Eropa dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam, Malaysia, dll.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Jangka Pendek, Volatilitas Saham Dinilai Masih Tetap Ada

Vaksinasi serta dukungan pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi, diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham dalam jangka panjang.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Lewat Layanan Gomed, Gojek Kolaborasi dengan Halodoc Layani Vaksinasi Drive ThruLayan

Gojek ikut terlibat langsung dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Meski IHSG Melemah, 5 Saham Ini Paling Aktif Ditransaksikan

Saham ANTM, BBCA, INCO, TLKM, dan TINS, tercatat paling aktif ditransaksikan pada perdagangan JUmat (5/3/2021).

EKONOMI | 5 Maret 2021

Investor Asing Buru Saham BBCA dan Jual INCO

Harga saham BBCA tercatat meningkat 1,19% pada perdagangan Jumat (5/3/2021).

EKONOMI | 5 Maret 2021

Lewat Aplikasi, Wakaf Uang Makin Mudah

Solusi berwakaf mudah ditawarkan Bank Danamon Syariah lewat aplikasi dan jaringan kantor cabang.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Kemperin Gandeng Pemda dan BI Untuk Dorong Hilirisasi Karet di Jambi

Kemperin berkomitmen untuk terus memacu program hilirisasi produk karet melalui diversifikasi produk yang memiliki daya saing tinggi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

IHSG Melemah di Akhir Pekan, Saham DADA Tetap Cuan

IHSG pada perdagangan Jumat (5/3/2021) ditutup turun 32,04 poin (0,5%) ke level 6.258,75.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS