Kemkop UKM Upayakan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kemkop UKM Upayakan Penurunan Tarif Ekspor Buah Segar

Jumat, 5 Maret 2021 | 14:05 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM), Hanung Harimba Rachman, mengatakan, saat ini ekspor buah segar Indonesia ke Jepang, Korea, Pakistan, dan Eropa dikenakan tarif yang lebih tinggi dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Kenya. Bahkan, ada negara pengekspor yang sama sekali tidak terkena tarif. Hal ini membuat buah segar Indonesia menjadi kurang kompetitif.

"Untuk itu, kita perlu memperjuangkan agar ekspor produk buah segar kita juga tidak dikenakan tarif yang begitu besar," ucap Hanung dalam siaran persnya, Jumat (5/3/2021).

Sebagai perbandingan, ekspor nanas segar Indonesia ke Korea Selatan dikenakan tarif sebesar 30%, sedangkan dari Vietnam dikenakan tarif 18%. Ekspor pisang segar Indonesia ke Jepang dikenakan tarif sebesar 10% dan 20%, sedangkan Filipina dikenakan tarif 8% dan 18%, serta Vietnam sebesar 10% dan 18%.

Hanung menuturkan, Indonesia juga perlu mengupayakan pembukaan pasar baru untuk ekspor buah segar yakni ke Tiongkok, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat (AS).

"Untuk meningkatkan ekspor buah segar, kita kolaborasi program dengan Kementerian Perdagangan. Kementerian Koperasi dan UKM berperan menciptakan kualitas yang baik dan kapasitas produk yang besar," ucap Hanung.

Berbagai program yang dijalankan antara lain dukungan pelatihan dan rekomendasi UMKM unggulan, Korporatisasi Petani, Konsolidasi dan Kemitraan dengan Perusahaan Besar, factory sharing, dan pengembangan rantai pasok UMKM.

"Kementerian Perdagangan dan K/L lainnya dapat memberikan informasi pasar serta dukungan lainnya seperti perjanjian kerja sama perdagangan yang meminimalisir tarif dan non-tariff barriers, pameran, serta kemudahan perizinan dan NIB," ucap Hanung.

Upaya meningkatkan perdagangan UMKM dalam negeri dan luar negeri dilaksanakan melalui beberapa program. Antara lain, optimalisasi UMKM dalam platform e-commerce serta pemanfaatan 30% infrastruktur publik untuk tempat pengembangan usaha dan tempat promosi UMKM.

Selain itu, alokasi 40% belanja pengadaan barang/jasa pemerintah bagi UMKM dan kemitraan strategis UMKM untuk masuk dalam rantai pasok industri.

"Termasuk kemitraan strategis di lima kawasan atau klaster UKM hingga pembiayaan UKM Ekspor dan penyediaan sistem informasi UKM Ekspor," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indika Energy Gandeng Fourth Partner Energy Garap Bisnis PLTS

Indika Energy dan Fourth Partner Energy mendirikan PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS).

EKONOMI | 5 Maret 2021

Dharma Satya Nusantara Raup Laba Bersih Rp 476,63 Miliar

Dharma Satya Nusantara akan membangun 2 pabrik kelapa sawit (PKS) dan direncanakan rampung akhir tahun ini.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Lewat Hipmi, CEO ModalSaham Akan Kembangkan UKM di Jabar

Hipmi akan membuat inkubator bisnis khusus UKM yang memberikan materi dan pendampingan bisnis.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Arwana Ceramics Resmikan Pabrik Baru di Ogan Ilir

PT Arwana Citramulia Tbk (Arwana Ceramics) meresmikan pabrik Plant 4B berkapasitas 4 juta m2 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Kamis (4/3/2021). Keramik produksi Arwana ini untuk memenuhi kebutuhan di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Rupiah Belum Beranjak dari Zona Merah Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.280-Rp 14.340 per dolar AS.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Jeda Siang, IHSG Melemah 13 Poin ke 6.277

Sebanyak 180 saham naik, 289 saham melemah dan 137 saham stagnan.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Hipmi Optimistis Penerapan Teknologi Mampu Tingkatkan Produktivitas

"Pengalaman kami selama ini, hanya dengan penerapan teknologi, kita dapat menjadi pemain global,” tuturnya dalam Rakernas Hipmi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Etta Indotama Pusatkan Seluruh Kegiatan Manajemen SuperGoat di Yogyakarta

Kebijakan pengembalian manajemen pemasaran ke pusat bertujuan agar distribusi produk SuperGoat lebih terintegrasi dan efisien.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Cadangan Devisa Februari Naik Tipis Jadi US$ 138,8 Miliar

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Jokowi: Bahlil Pegang Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Kunci itu dipegang Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS