Sandiaga Ingin Manfaatkan Data BNPB untuk Manajemen Krisis Pariwisata
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Sandiaga Ingin Manfaatkan Data BNPB untuk Manajemen Krisis Pariwisata

Jumat, 5 Maret 2021 | 09:21 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno ingin memanfaatkan data dan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk manajemen krisis kepariwisataan agar mampu mengantisipasi dalam menghadapi bencana di Tanah Air.

Saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional BNPB bersama Kepala BNPB Doni Monardo, di Sari Pacific Hotel, Jakarta, (4/3/2021) ia menjelaskan manajemen krisis ini bukanlah proses yang konstan namun sangat strategis, karena tidak ada yang bisa tahu dengan pasti kapan krisis datang, kapan bencana datang, sebesar apa, dan bagaimana dampaknya.

"Namun kita bisa mengantisipasi dengan melakukan inovasi pemanfaatan data dan informasi dari BNPB, BMKG, dan instansi lainnya serta adanya kerja sama untuk beradaptasi dengan bencana yang terjadi," ujar Sandiaga.

Menparekraf menjelaskan, pihaknya memiliki kerangka kerja terkait manajemen krisis parekraf mulai dari Fase Kesiapsiagaan dan Mitigasi, Fase Tanggap Darurat, Fase Pemulihan, dan Fase Normalisasi.

"Manajemen krisis diterapkan secara terukur dan sistematis dan dilakukan oleh ekosistem pariwisata yang merespons dan bersiaga dalam menangani bencana di setiap destinasi," ujarnya.

Menparekraf menjelaskan penyebab dan skala bencana berbeda-beda. Sehingga bisa direspons dengan cepat melalui kerangka kerja yang sistematis untuk mempercepat pemulihan hingga normalisasi.

"Bila kita sudah mengetahui langkah antisipasinya. Kita juga bisa melibatkan para stakeholders dengan menyiapkan kebutuhan dan sarana dan prasarananya," ujarnya.

Keandalan sektor pariwisata dalam menangani kondisi krisis baik yang diakibatkan oleh alam maupun nonalam berupa krisis sosial merupakan salah satu kriteria utama dalam membangun pariwisata berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

"Kami berharap agar seluruh pemangku kepentingan pariwisata perlu memahami risiko bencana dan krisis di wilayahnya, serta membekali diri dengan kemampuan pengelolaan krisis kepariwisataan," tutup Sandiaga.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Loyo Terkena Aksi Jual Saham di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 14,8 poin (0,21%) menjadi 6.278.

EKONOMI | 5 Maret 2021

IHSG Kemungkinan Melemah, Investor Perlu Cermati Saham Ini

Support level IHSG berada di 6.251/6.211/6.151 dan resistance level berada di 6.350/6.409/6.449

EKONOMI | 5 Maret 2021

Beban Utang AS Diperkirakan Melonjak 202%

Utang federal akan mencapai 102% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2021.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Bursa Asia Melemah karena Saham Teknologi

Di Jepang, Nikkei 225 melemah 0,92% di awal perdagangan.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Emas Ambles ke Level Terendah 9 Bulan

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terpuruk US$ 15,10 atau 0,88%, menjadi US$ 1.700,70 per ons.

EKONOMI | 5 Maret 2021

IHSG Diperkirakan Turun karena Imbal Hasil Obligasi dan Komoditas

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.302 - 6.396.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Survei: 34% Warga Suka Belanja Elektronik di E-Commerce Selama Pandemi

Produk digital serta elektronik rumah tangga menjadi kategori yang banyak dibeli, mengingat aktivitas WFH dan pembelajaran jarak jauh.

EKONOMI | 5 Maret 2021

2021, Potensi Ekonomi Industri Direct Selling Diperkirakan Rp 21 Trililun

Pelaku industri direct selling didorong agar bersinergi dengan financial technology (fintech) agar bisa memaksimalkan potensi ekonomi.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Satu Per Satu Tantangan Industri Mulai Diselesaikan Secara Perlahan

Menperin menekankan isu penting tantangan industri mendapatkan jaminan bahan baku dan bahan penolong adalah pasokan gas.

EKONOMI | 5 Maret 2021

Dow Jatuh karena Powell Gagal Redakan Kekhawatiran Suku Bunga

S&P 500 menutup perdagangan turun 1,3% menjadi 3.768,47 setelah sempat ambles 2,5%.

EKONOMI | 5 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS