Presiden Jokowi Gaungkan Cinta Produk dalam Negeri
Logo BeritaSatu

Presiden Jokowi Gaungkan Cinta Produk dalam Negeri

Kamis, 4 Maret 2021 | 19:48 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri. Kementerian Perdagangan harus mempunyai kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan produk dalam negeri, salah satunya melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

“Pusat perbelanjaan, mal, dari Jakarta sampai ke daerah, harus didorong untuk memberikan ruang bagi produk-produk Indonesia khususnya UMKM. Jangan sampai ruang depan lokasi-lokasi strategis justru diisi oleh brand-brand dari luar negeri. Ini harus mulai digeser, mereka digeser ke tempat yang tidak strategis. Tempat yang strategis, lokasi yang baik, berikan ruang untuk brand-brand lokal,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Perdagangan (Kemdag) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Presiden Jokowi mengatakan, branding harus melekat agar masyarakat lebih mencintai produk Indonesia dibandingkan produk luar negeri. Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 270 juta jiwa sudah seharusnya menjadi konsumen paling loyal untuk produk-produk dalam negeri.

“Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan kampanye cintai produk Indonesia dibandingkan produk impor yang digaungkan Presiden tersebut merupakan respons terhadap praktik perdagangan digital yang berperilaku tidak adil terhadap UMKM.

“Kampanye cintai produk Indonesia dan benci produk impor merupakan pernyataan atas kekesalan atas praktik perdagangan digital yang berperilaku tidak adil terhadap UMKM. Presiden Joko Widodo mengingatkan, praktik perdagangan digital saat ini membunuh UMKM. Untuk itu, kita harus membela, melindungi, dan memberdayakan UMKM agar naik kelas,” jelas Mendag.

Namun demikian, Mendag menegaskan, pernyataan tersebut bukan berarti Presiden Jokowi anti impor.

Menurut Mendag, Kepala Negara juga menyatakan bahwa Indonesia bukan bangsa yang menyukai proteksionisme karena sejarah membuktikan bahwa proteksionisme justru merugikan. Tetapi Indonesia juga tidak boleh menjadi korban ketidakadilan dari raksasa digital dunia.

Transformasi digital adalah win-win solution bagi semua pihak. “Untuk itu, pernyataan Presiden tersebut tidak perlu dibesar-besarkan, tapi kita jadikan penyemangat untuk kita mendorong produk lokal meningkatkan kualitasnya dan mendorong kita semua untuk mencintai produk-produk lokal,” ujar Mendag.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional untuk Indonesia Maju

Sebagai salah satu perwujudan BUMN untuk Indonesia dan implementasi core values BUMN, AKHLAK untuk membangun kerja sama yang sinergis (kolaboratif) dalam

EKONOMI | 4 Maret 2021

Danone Indonesia Raih Tiga Penghargaan Indonesia PR of The Year 2021

Arif Mujahidin, Corporate Communication Danone Indonesia menyatakan program komunikasi untuk membangun kepercayaan publik masih harus terus dilakukan.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Tingkatkan Desain Produk Industri, Kemperin Gelar Kembali Kompetisi IGDS

Kemperin kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) yang pada tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-18 kali.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Ini 5 Saham Teraktif IHSG Hari Ini

IHSG terkoreksi 1,3%. Harga ANTM turun 6,67%, BBCA menurun 4%, BBRI terkoreksi 1,86%, TLKM melemah 2,33%, dan BBKP menguat 1,72%.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Simak, Ini Sentimen-sentimen dan Rekomendasi Saham IHSG Maret

PT Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan IHSG pada bulan Maret menguat terbatas dengan pergerakan support level di 6.241 dan resistence level di 6.428.

EKONOMI | 4 Maret 2021

IHSG Ditutup Melemah, Lima Saham Ini Paling Cuan

Top gainers IHSG hari ini antara lain BABP menguat 34,41%, AMAR naik 25%, IKAN meningkat 23,08%, BHIT melonjak 12,70%, dan ASSA terangkat 11,62%

EKONOMI | 4 Maret 2021

Fasilitas Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor Alat Kesehatan Capai Rp 2,89 Triliun

Fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas impor alat kesehatan untuk penanganan Covid-19 di tahun lalu senilai Rp 2,89 triliun.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Bank BTN Targetkan KPR Subsidi Tumbuh Double Digit

Untuk market share KPR Subsidi, Bank BTN berada di posisi paling depan dengan kontribusi 89%.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Pandemi, BTN Harus Fokus Pembiayaan Program Sejuta Rumah

Pada masa pandemi Covid 19 yang belum menentu ini, Bank Tabungan Negara lebih baik untuk memfokuskan diri untuk mewujudkan program sejuta rumah.

EKONOMI | 4 Maret 2021

Hingga 2024, Pertamina Butuh Capex US$ 92 Miliar

PT Pertamina (Persero) sepanjang 2020-2024 membutuhkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 92 miliar.

EKONOMI | 4 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS