Wishnutama: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bisa Capai US$ 150 Miliar
Logo BeritaSatu

Wishnutama: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bisa Capai US$ 150 Miliar

Minggu, 28 Februari 2021 | 06:02 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang juga praktisi digital dan ekraf, Wishnutama Kusubandio menilai peluang digital di Indonesia sangatlah besar, bahkan bisa mencapai US$ 150 miliar di tahun 2025 mendatang bila dibangun dengan benar.

Untuk itu, Komisaris Utama Telkomsel tersebut meminta masyarakat mendukung kedaulatan dan kemandirian digital di Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada peluncuran program konektivitas digital 2021.

Wishnutama menilai potensi dan peluang digital di Indonesia ke depan sangat besar dan luar biasa. Menurutnya peluang dan kesempatan ini tentu harus segera dimanfaatkan benar.

“Kalau Indonesia mau unggul di era digital saat ini, salah satu hal yang sangat strategis dengan mewujudkan kedaulatan digital sebagai bangsa yang berdaulat. Kita harus sangat mendukung apa yang disampaikan Bapak Presiden karena potensi digital di Indonesia ke depan itu sangat luar biasa dan sangat besar sekali potensi dan peluangnya untuk bangsa Indonesia,” jelasnya kepada Beritasatu.com di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Potensi digital ini juga akan berdampak pada perekonomian nasional karena transformasi yang berkembang di dalamnya. Wishnu mengatakan, sudah menjadi keharusan sebuah bangsa agar masyarakatnya bisa merasakan dampak yang bagus dari digitalisasi.

"Namun bila kita coba melihat secara realistis dengan kondisi sekarang, Indonesia digital kompetitif masih dari 63 negara di dunia, kita ada di bottom ten, posisi Indonesia di 56. Ini harus diperbaiki dengan menciptakan talenta-talenta baru dan start up baru dan nantinya kita yang merasakan manfaatnya, bukan bangsa lain atau asing," urai dia.

Menurut Wishnutama, dengan adanya kedaulatan digital ini artinya saat ini kedaulatan bukan hanya bicara terkait wilayah tetapi juga dalam berdigital. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi sangat penting mengingat potensi Indonesia di era digital ini dan ke depannya akan sangat luar biasa.

Diakui, saat dirinya menjabat sebagai Menparekraf ia ingin produk-produk ekonomi kreatif yang terdiri dari 17 sub sektor bisa berkompetisi dengan produk-produk asing, seperti halnya aplikasi, games, film, dan produk lainnya.Hal ini sulit terwujud jikalau tidak ada kedaulatan digital dan peluang kompetisi sulit tercapai.

Dia juga menekankan bahwa dalam kedaulatan digital tidak ada penilaian ideal atau tidaknya. Konteks kedaulatan digital merupakan suatu keharusan sebagai sebuah negara yang berdaulat apalagi Indonesia memiliki potensi digital yang sangat besar.

“Potensi digital kita sangat besar, pasar juga besar nomor empat di dunia. Jadi, seharusnya kita mendapatkan banyak peluang ke depan untuk menjadi bagian daripada kemajuan perekonomian digital dunia,” tutur Komisaris Utama Tokopedia tersebut.

Untuk mencapai hal tersebut, salah satu hal yang penting adalah regulasi pemerintah. Menurutnya, jangan sampai Indonesia hanya menjadi bangsa yang konsumtif, melainkan juga harus kreatif dan inovatif.

"Jadi jangan sampai kita Indonesia hanya menjadi bangsa konsumtif karena terus menerus menggunakan produk digital milik negara lain. Sudah saatnya kita membangun ke arah kedaultan digital dan menjadi penggerak konektivitas digital di negeri sendiri," tutup dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Telkomsel Area Jawa Bali Dorong Pelanggan Migrasi Kartu uSIM 4G

Layanan 4G Telkomsel sudah merata hingga seluruh pelosok Jawa Timur.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Ekonom Nilai Keputusan BEI Hapus Kode Broker dan Tipe Investor Sudah Tepat

Penghapusan kode broker dan tipe investor dinilai sangat cocok dilaksanakan untuk membuat efisiensi pasar saham Indonesia.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Diaz Biro Akan Pasang 200.000 LPJU Tenaga Surya di 18 Provinsi

PT Diaz Biro Persada akan mendahulukan pemasangan penerangan di titik seperti puskesmas, kantor desa dan rumah sakit serta tempat ibadah yang belum ada penerang

EKONOMI | 27 Februari 2021

Pengadaan Pemerintah Hingga Rp 15 Miliar, Kesempatan Lebih Besar bagi UMKM

Peran usaha mikro, kecil dan koperasi (UMK) semakin ditingkatkan lagi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Kolaborasi Engineering Companies Pelindo Tingkatkan Produktivitas Pelayanan

Pelindo melakukan kolaborasi demi meningkatkan produktivitas pelabuhan dengan mensinergikan anakā€“cucu perusahaan dari Pelindo I-IV.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Inaca: Pemulihan Industri Penerbangan Butuh Insentif Pemerintah

Sejak diajukan Maret 2020, hingga kini persetujuan pemerintah atas permintaan insentif untuk industri penerbangan belum turun.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Proyek Cleon Park Ditargetkan Serah Terima 2023

Saat ini, pembangunan Cleon Park Apartment sudah mencapai tahap pengerjaan struktur basement.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Bangun Infrastruktur di 242 Lokasi 3T, PLN Listriki 16.000 KK di Kalbar

Pada tahun 2021 rencananya PLN akan melistriki 103 desa yang belum mendapatkan aliran listrik.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Penjualan Jaket Sehat Trisula Textile Tumbuh 23%

Jaket Sehat ini merupakan inovasi BELL untuk memenuhi kebutuhan pakaian pelindung tambahan dalam beraktivitas di masa new normal.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Aprindo Gandeng Pegadaian Bentuk Sinergisitas Usaha

Kerja sama ini meliputi pembentukan agen pegadaian, penyediaan layanan tabungan emas serta pembiayaan untuk anggota Aprindo dan UMKM di gerai ritel modern.

EKONOMI | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS