Bangun Infrastruktur di 242 Lokasi 3T, PLN Listriki 16.000 KK di Kalbar
Logo BeritaSatu

Bangun Infrastruktur di 242 Lokasi 3T, PLN Listriki 16.000 KK di Kalbar

Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:45 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Di Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2017 hingga tahun 2020, melalui program listrik desa, PLN berhasil melistriki 242 lokasi daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) dengan total biaya sebesar Rp 574 miliar.

Daerah tersebut terdiri dari 147 desa baru yang sebelumnya belum menerima aliran listrik dan melakukan perluasan jaringan listrik ke lokasi-lokasi terpencil di 95 desa yang sebelumnya sudah berlistrik. Jauhnya jarak, terbatasnya akses, dan sulitnya medan membuat PLN harus mengeluarkan investasi rata-rata Rp 33 juta untuk melistriki satu kepala keluarga.

“Pembangunan ini merupakan komitmen kami untuk mewujudkan keadilan energi yaitu dengan menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar Ari Dartomo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Untuk menghadirkan listrik ke 242 lokasi tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 880 kilometer Sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 526,2 kms, dan gardu distribusi dengan total kapasitas lebih dari 21 ribu kiloVolt Ampere (kVA).

Melalui program listrik desa ini pula, dalam 3 tahun PLN berhasil melistriki lebih dari 16.000 kepala keluarga di daerah 3T yang sebelumnya tidak mendapatkan aliran listrik.

Ari menjelaskan bahwa membangun jaringan ke kawasan 3T memang berbeda dengan membangun jaringan di perkotaan. Dengan medan dan akses yang terbatas tentu pembangunan menjadi lebih sulit dan biayanya jauh lebih besar. “Kalau di kota investasinya hanya Rp 1-2 juta, di kawasan 3T jika kita hitung rata-rata investasi untuk melistriki 1 kepala keluarga sekitar Rp 33 juta. Tapi itu semua tetap kita laksanakan agar masyarakat di daerah 3T dapat menikmati listrik dari PLN,” tambah Ari.

Secara bertahap, PLN akan terus melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan ke daerah-daerah yang belum mendapatkan aliran listrik PLN.

Pada tahun 2021 rencananya PLN akan melistriki 103 desa yang belum mendapatkan aliran listrik PLN dan perluasan di satu desa yang sebelumnya telah mendapatkan aliran listrik PLN. Sementara pada tahun 2022 hingga 2024, PLN akan melistriki 427 desa baru dan perluasan di 46 desa.

PLN juga akan mendorong pemanfaatan potensi energi lokal, khususnya energi baru terbarukan (EBT) untuk melistriki daerah-daerah 3T. Hingga tahun 2024, melalui program listrik desa, PLN rencananya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan total kapasitas lebih dari 59.000 kiloWatt-Peak (kWp) tersebar di 244 lokasi di Kalbar dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 5 triliun.

“Potensi energi lokal yang ramah lingkungan juga terus akan kami dorong, sehingga produksi listrik menjadi lebih murah dan efisien,” ucap Ari.

Dengan upaya ini, ditargetkan seluruh desa dan keluarga di Kalbar mendapatkan aliran listrik dari PLN pada tahun 2024. PLN berharap dengan hadirnya listrik yang andal dapat menggerakan roda ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di kawasan 3T.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penjualan Jaket Sehat Trisula Textile Tumbuh 23%

Jaket Sehat ini merupakan inovasi BELL untuk memenuhi kebutuhan pakaian pelindung tambahan dalam beraktivitas di masa new normal.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Aprindo Gandeng Pegadaian Bentuk Sinergisitas Usaha

Kerja sama ini meliputi pembentukan agen pegadaian, penyediaan layanan tabungan emas serta pembiayaan untuk anggota Aprindo dan UMKM di gerai ritel modern.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Kalangan "Sultan" Selalu Tergoda Miliki Properti di Bali

Keindahan Bali dan kenaikan nilai investasi, menarik minat segmen masyarakat kelas "sultan" untuk memiliki properti di Pulau Dewata.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Harga Minyak Turun, tetapi Secara Mingguan dan Bulanan Menguat

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 3,2% menjadi US$ 61,50 per barel.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Kilau Emas Memudar ke Posisi Terendah 8 Bulan

Harga emas di pasar spot turun 2,5% menjadi US$ 1,726,31 per ons.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Angkasa Pura Suport Jalin Kerja Sama dengan Bank Kalsel

Kerja sama Angkasa Pura Suport dan Bank Kalsel dilakukan dalam pengelolaan pemenuhan tenaga alih daya serta layanan facility management.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Strategi Super App Bantu Grab Bertahan di Tengah Pandemi

Grab bukan lagi perusahaan ride-hailing atau transportasi online, tetapi telah menjadi perusahaan aplikasi super.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Dow Kehilangan 460 Poin karena Melonjaknya Suku Bunga

Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi melemah 469,64 poin, atau 1,5%, ke 30.932,37 setelah sempat diperdagangkan di area hijau.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Bursa Eropa Ambles karena Kekhawatiran Imbal Hasil Obligasi

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun sedikit melambat pada Jumat, tetapi tetap di atas angka 1,5%.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Caketum Hipmi Jatim Diminta Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Hipmi Jatim diharapkan menjadi katalisator lahirnya enterpreneur muda di Jawa Timur.

EKONOMI | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS