Aprindo Gandeng Pegadaian Bentuk Sinergisitas Usaha
Logo BeritaSatu

Aprindo Gandeng Pegadaian Bentuk Sinergisitas Usaha

Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:17 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menggandeng PT Pegadaian untuk membangun pemberdayaan anggota, melalui kerja sama pemanfaatan produk serta layanan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey dan Sekjen Aprindo, Solihin bersama dengan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Kolaborasi ini meliputi pembentukan agen pegadaian, penyediaan layanan Tabungan Emas serta fasilitas pembiayaan untuk para anggota Aprindo, supplier serta UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang eksis di gerai ritel modern.

Roy N Mandey mengatakan, Aprindo yang telah berusia 26 tahun berkiprah dan mewadai anggota sekitar 600 pelaku usaha ritel modern (minimarket, supermarket, hypermarket, wholeseller/grosir dan department/specialty store), hampir 50.000 gerai dan 7 juta pelaku UMKM aktif, tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Ini merupakan kerja sama yang sangat strategis. Aprindo beranggotakan pengusaha ritel modern yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kita berharap kerja sama ini dapat membantu para anggota khususnya terkait produk jasa dan layanan yang disediakan Pegadaian," kata Roy dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (27/2/2021).

Melalui kerja sama yang terbina, Roy berharap banyak kolaborasi yang tercipta dan menguntungkan kedua belah pihak. Selain saling menguntungkan, penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan sebagai pengembangan bisnis kedua belah pihak di masa VUCA (volatile, uncertainty, complexity and ambiquity) dalam melaksanakan, mengembangkan dan meningkatkan bidang usaha ritel modern dari para anggota Aprindo.

Sementara itu, Kuswiyoto mengungkapkan, Pegadaian menyambut baik kerja sama dengan Aprindo. Sinergisitas bisnis ini sangat bermanfaat bagi kedua pihak, mengingat dalam kondisi perekonomian yang sedang mengalami kelesuan seperti sekarang, pelaku industri harus bekerja sama untuk keberlanjutan bisnis.

"Kami terus menjalin sinergisitas dan kolaborasi dengan semua pihak dengan prinsip saling berbagi manfaat agar pihak-pihak yang bekerja sama saling tumbuh dan berkembang dalam bisnis. Apalagi Aprindo mempunyai jaringan bisnis dengan pelaku ritel modern maupun UMKM. Ini akan memperluas jaringan distribusi Pegadaian serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mereka," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kuswiyoto menjelaskan, Pegadaian juga terus mengembangkan teknologi digital untuk mendukung performa bisnis dan layanan kepada nasabah. "Transformasi digital yang dilakukan perseroan ini sangat penting dalam rangka perluasan salurn distribusi secara digital, penyederhanaan proses bisnis, dan tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kalangan "Sultan" Selalu Tergoda Miliki Properti di Bali

Keindahan Bali dan kenaikan nilai investasi, menarik minat segmen masyarakat kelas "sultan" untuk memiliki properti di Pulau Dewata.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Harga Minyak Turun, tetapi Secara Mingguan dan Bulanan Menguat

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 3,2% menjadi US$ 61,50 per barel.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Kilau Emas Memudar ke Posisi Terendah 8 Bulan

Harga emas di pasar spot turun 2,5% menjadi US$ 1,726,31 per ons.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Angkasa Pura Suport Jalin Kerja Sama dengan Bank Kalsel

Kerja sama Angkasa Pura Suport dan Bank Kalsel dilakukan dalam pengelolaan pemenuhan tenaga alih daya serta layanan facility management.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Strategi Super App Bantu Grab Bertahan di Tengah Pandemi

Grab bukan lagi perusahaan ride-hailing atau transportasi online, tetapi telah menjadi perusahaan aplikasi super.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Dow Kehilangan 460 Poin karena Melonjaknya Suku Bunga

Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi melemah 469,64 poin, atau 1,5%, ke 30.932,37 setelah sempat diperdagangkan di area hijau.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Bursa Eropa Ambles karena Kekhawatiran Imbal Hasil Obligasi

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun sedikit melambat pada Jumat, tetapi tetap di atas angka 1,5%.

EKONOMI | 27 Februari 2021

Caketum Hipmi Jatim Diminta Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Hipmi Jatim diharapkan menjadi katalisator lahirnya enterpreneur muda di Jawa Timur.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Pandemi Dorong Lembaga Jasa Keuangan Perkuat Aspek Digital

Iconomics memberikan apresiasi kepada 61 lembaga jasa keuangan yang terpilih dari sudut pandang milenial di Indonesia.

EKONOMI | 26 Februari 2021

Gandeng OHM, Mustika Ratu Dukung Industri Perhotelan dan Pariwisata

Mustika Ratu siap mendukung berjalannya industri perhotelan dan pariwisata dengan memperkuat prosedur pencegahan covid-19.

EKONOMI | 26 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS