PP Turunan UU Cipta Kerja Beri Kepastian Karyawan Kontrak
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

PP Turunan UU Cipta Kerja Beri Kepastian Karyawan Kontrak

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:42 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi terbesar pembentuk Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), menyampaikan apresiasi terhadap isi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja, Hubungan Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

Menurut Ketua Umum SOKSI Ahmadi Noor Supit, regulasi turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja itu menjadi bentuk komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberikan jaminan kepastian bagi pekerja yang mengantongi perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak.

Ahmadi mengatakan, Pasal 8 ayat (1) PP No 35/2021 mengatur batas maksimal penyelenggaraan kontrak PKWT menjadi 5 tahun. Batas maksimal itu 2 tahun lebih panjang ketimbang yang diatur UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. “Jangka waktu maksimal bagi perusahaan untuk menyelenggarakan kontrak PKWT maksimal 5 tahun. Tentu saja ini menjadikan pekerja PKWT memiliki jaminan pekerjaan yang lebih baik dibandingkan ketentuan sebelumnya di UU Ketenagakerjaan,” ujar Ahmadi melalui siaran pers SOKSI, Kamis (25/2/2021).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, sebelumnya Pasal 59 ayat (4) UU Ketenagakerjaan mengatur jangka waktu kontrak PKWT maksimal selama 3 tahun. Perinciannya adalah 2 tahun kontrak PKWT dan perpanjangan maksimal setahun.

Adapun PP No 35 tahun 2021 mengatur PKWT dibuat berdasar kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja.

“Jika PKWT akan berakhir tetapi pekerjaan belum selesai, masih dapat dilakukan perpanjangan dengan jangka waktu sesuai kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja. Namun jangka waktu keseluruhan PKWT beserta perpanjangannya tidak lebih dari 5 tahun,” ujar Ahmadi mengutip ketentuan Pasal 8 ayat (2) PP No 35 Tahun 2021.

Ketua Komisi Keuangan DPR 2014-2019 itu menambahkan, yang menarik dari ketentuan baru itu ialah para pekerja menjadi lebih mudah mengakses perbankan. Sebab, pekerja dengan jaminan masa kerja lama bisa menjaminkan penghasilannya sebagai agunan di bank untuk mencicil rumah atau kebutuhan lainnya. “Tentu penghasilan pekerja PKWT pun menjadi lebih bankable. Tentu ini akan makin meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja PKWT,” ulasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Meriahkan Cap Go Meh, Sriwijaya Air Tawarkan Tiket Rp 215.000

Program istimewa Cap Go Meh ini dilaksanakan oleh Sriwijaya Air dan NAM Air sebagai persembahan khusus dari Sriwijaya Air Group untuk para pelanggan.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Selain Suku Bunga, Dua Faktor Ini Penting untuk Pertumbuhan Kredit

Dua faktor itu konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Rupiah Ditutup Naik Tipis ke Rp 14.082 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.082- Rp 14.108 per dolar AS.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Generali Sudah Bayarkan Klaim Covid-19 Rp 59 Miliar

Dari jumlah tersebut, 82% klaim terkait Covid-19 yang telah dibayarkan Generali tercatat di 4 bulan terakhir (Oktober 2020-Januari 2021).

EKONOMI | 25 Februari 2021

Naik 38 Poin, IHSG Gagal Tembus Level 6.300-an

Indeks LQ-45 naik 1,8 poin (0,19%) ke level 952,7.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Pertamina Gandeng BRI Sosialisasikan Program Pertashop ke 5.000 Agen Brilink

Pertamina meneruskan penjajakan pola kemitraan Pertashop melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama Bank BRI.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Dukung Stok Beras, Sang Hyang Gandeng Food Station Serap Gabah Petani

FS akan menyerap gabah dari lahan pertanian seluas 1.000 ha yang dikelola SHS, dengan target panen sebesar 6 ton per ha.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Harga Pembebasan Lahan Proyek Nasional Sesuai Nilai Pasar

Penilai pertanahan mengacu pada dua komponen, yaitu fisik dan nonfisik, dalam melakukan penilaian.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Bursa Eropa Dibuka Naik Mengikuti Tren Global Dipicu the Fed

FTSE London dibuka naik 25 poin ke 6.687.

EKONOMI | 25 Februari 2021

Belum Setahun Transaksi PaDi Capai Rp 11,4 T, Akumindo: Bukti Terobosan Erick Thohir

Belum genap satu tahun sejak marketplace Pasar Digital (PaDi) UMKM diluncurkan oleh Menteri Erick Thohir, marketplace itu telah mencatatkan transaksi Rp 11,4 t.

EKONOMI | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS