Dow Ambles Terburuknya Sejak Oktober, S&P 500 Turun untuk Tahun Ini
Logo BeritaSatu

Dow Ambles Terburuknya Sejak Oktober, S&P 500 Turun untuk Tahun Ini

Kamis, 28 Januari 2021 | 05:22 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Stret turun tajam pada perdagangan Rabu (27/1/2021) di tengah pendapatan emiten yang mengecewakan. Hal ini diperburuk dengan meningkatnya aktivitas perdagangan spekulatif.

Dow Jones Industrial Average kehilangan 633,87 poin, atau 2,1% menjadi 30.303,17 atau hari terburuk sejak 28 Oktober. S&P 500 turun 2,6% menjadi 3.750,77, atau melemah dari rekor tertinggi sekaligus mengalami penurunan terbesar dalam tiga bulan. Penurunan tajam Rabu menghapus keuntungan S&P 500 di 2021 menjadi melemah 0,1% pada tahun ini. Nasdaq Composite turun 2,6% menjadi 13.270,60.

Boeing melemah hampir 4% setelah laporan pendapatannya menunjukkan kerugian US$ 11,9 miliar di tengah larangan terbang 737 Max dan pandemi virus corona. Saham AMD anjlok lebih 6% meski pembuat chip itu membukukan pendapatan dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi tinggi Wall Street.

Sementara perilaku spekulatif investor ritel yang semakin intensif menyebabkan kekhawatiran besar. Investor juga khawatir hal ini sebagai tanda bahwa bursa dinilai sudah terlalu tinggi dan menuju kejatuhan.

“Kami telah naik begitu banyak dan ini adalah aksi ambil untung yang sehat,” kata Founder Astoria Portfolio Advisors, John Davi. “Telah terjadi pencairan pasar yang luar biasa dalam 2 bulan terakhir. Saat pasar naik, Anda akan melihat banyak perilaku spekulatif investor."

Saham GameStop menguat lebih dua kali lipat pada Rabu. CNBC mempelajari Melvin Capital, hedge fund yang ditargetkan oleh kelompok investasi ritel di Reddit telah terjual habis dari posisi short-nya. Lebih banyak hedge fund mendapati kerugian besar karena kehilangan posisi short mereka, David Faber dari CNBC melaporkan.

AMC melonjak lebih dari 300% pada Rabu. Lebih dari satu miliar saham AMC diperdagangkan atas namanya selama perdagangan.

Bank sentral AS, Federal Reserve gagal membendung aksi jual bahkan ketika menyatakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah mendekati nol, sambil mempertahankan program pembelian aset US$ 120 miliar sebulan.

Microsoft naik 0,3% setelah melaporkan kuartal yang luar biasa. Penjualan tumbuh 17% (year on year/yoy) di kuartal kedua, sementara bisnis cloudnya meningkat pesat.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Ditutup Turun karena Perkembangan Covid-19

Pan-European Stoxx 600 turun 1,1%, dengan sumber daya dasar melemah 3,4%.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Insentif Harga Gas Dongkrak Utilisasi Industri Kaca Lembaran

Kebijakan penurunan harga gas untuk sektor manufaktur membawa dampak positif terhadap naiknya utilisasi produksi industri kaca lembaran.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Osaka Bedding Buka Lowongan Kerja untuk Para Penjahit di Masa Pandemi

Osaka Bedding cetak penjahit di massa pandemi.

EKONOMI | 27 Januari 2021

FWD Life dan FWD Insurance Indonesia Rampungkan Proses Merger

FWD Insurance akan menghadirkan pengalaman berbeda dengan berbagai produk yang mudah dipahami dan fokus pada nasabah yang didukung teknologi digital.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Penggabungan Tiga Bank Syariah Peroleh Izin OJK

Surat tersebut ditetapkan pada 27 Januari 2021.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Bank OCBC NISP Bantu Berdayakan Pengusaha Perempuan

PT Bank OCBC NISP telah meluncurkan program Tidak Ada Yang Tidak Bisa #TATYB Women Warriors untuk membantu memberdayakan pengusaha perempuan.

EKONOMI | 27 Januari 2021

PPI Cabang Manado dan Surabaya Sabet Predikat Distributor of The Year 2020 Petrokimia Gresik

PPI Cabang Manado dan Cabang Surabaya meraih predikat Distributor of The Year 2020, sebagai Distributor Utama PT Petrokimia Gresik-Pupuk Indonesia.

EKONOMI | 27 Januari 2021

YLKI Minta Pemerintah Konsisten Tegakkan Aturan Tarif

Tulus menilai, pembekuan rute penerbangan akan berpengaruh terhadap citra maskapai.

EKONOMI | 27 Januari 2021

WMU Tetapkan Harga IPO Rp 180 per Saham

Perseroan mengalokasi penjatahan saham untuk fixed allotment sebanyak 99 persen dan pooling allotment 1 persen.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Rektor UI: Pemulihan Ekonomi Bergantung Penanganan Covid-19

Menurut Ari, keberadaan vaksin Covid-19 memberi harapan baru pada pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS