Desember, Uang Beredar Naik 12,4% Jadi Rp 6.900 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-5.07)   |   COMPOSITE 6376.76 (-33.72)   |   DBX 1366.47 (3.57)   |   I-GRADE 184.394 (-1.54)   |   IDX30 516.608 (-4.85)   |   IDX80 138.726 (-1.26)   |   IDXBUMN20 405.249 (-4.48)   |   IDXESGL 142.142 (-1.23)   |   IDXG30 145.757 (-1.7)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-3.03)   |   IDXQ30 148.268 (-1.23)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-0.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-3.05)   |   IDXV30 136.038 (-0.88)   |   INFOBANK15 1074.63 (-11.31)   |   Investor33 444.938 (-4.56)   |   ISSI 184.203 (-1.09)   |   JII 631.94 (-6.33)   |   JII70 222.617 (-2.02)   |   KOMPAS100 1239.85 (-11.73)   |   LQ45 968.215 (-9.89)   |   MBX 1728.57 (-11.57)   |   MNC36 329.564 (-3.27)   |   PEFINDO25 328.624 (-3.42)   |   SMInfra18 313.805 (-2.28)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-4.16)   |  

Desember, Uang Beredar Naik 12,4% Jadi Rp 6.900 Triliun

Jumat, 22 Januari 2021 | 13:41 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Desember 2020, didorong komponen uang beredar dalam arti sempit (M1).

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono memaparkan, posisi M2 pada Desember 2020 sebesar Rp 6.900 triliun atau meningkat 12,4% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,2% (yoy).

“Peningkatan tersebut didorong oleh M1 yang tumbuh sebesar 18,5% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 15,8% (yoy). Hal tersebut sejalan dengan peningkatan peredaran uang kartal di masyarakat dan giro rupiah,” kata Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Jumat (22/1/2021).

Sementara komponen uang kuasi melambat, dari 11,1% (yoy) menjadi 10,5% (yoy) pada Desember 2020. Pertumbuhan surat berharga selain saham juga terkontraksi lebih dalam menjadi -10,6% (yoy) dari -5,8% (yoy) pada November 2020.

Erwin menambahkan, berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan M2 pada Desember 2020 disebabkan aktiva luar negeri bersih dan kenaikan ekspansi keuangan pemerintah.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan aktiva luar negeri bersih Desember 2020 sebesar 13,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan November 2020 sebesar 10,3% (yoy).

“Tagihan bersih kepada pemerintah pusat juga meningkat, dari 66,5% (yoy) menjadi 66,9% (yoy) pada Desember 2020. Sementara itu, pertumbuhan kredit terkontraksi lebih dalam menjadi -2,7% (yoy) dari -1,7% (yoy) pada November 2020,” jelas Erwin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Petani Plasma Kelapa Sawit Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan Bea Keluar Ekspor CPO

Pemerintah harus batalkan kenaikan bea keluar ekspor CPO atau menurunkan tarif pungutan ekspor CPO agar petani sawit bias hidup sejahtera.

EKONOMI | 22 Januari 2021

APPKSI Minta Pemerintah Batalkan kenaikan Bea Ekspor CPO

Penerapan BK ini akan menekan kembali harga Tandan Buah Segar (TBS) petani.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Di Tengah Aksi Jual Asing, 5 Saham Ini Justru Diborong

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 127,5 miliar. Saham BBCA naik 0,07% ke Rp 35.400.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Meski Pandemi, Kinerja Pelindo 1 Tahun 2020 Tetap Positif

Di tengah Pandemi Covid-19, kinerja Pelindo 1 posetif.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Rupiah Terdepresiasi Tipis ke Rp 14.010

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Jumat (22/1/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.010.

EKONOMI | 22 Januari 2021

BEI Luncurkan Produk dan Skema Baru Layanan Data

BEI setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah investor, kapitalisasi pasar, serta jumlah pelanggan data.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Investor Lepas Saham, IHSG Anjlok 1,5%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,5% ke kisaran 6.317,9 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (22/1/2021).

EKONOMI | 22 Januari 2021

Hutama Karya Optimistis Tol Pekanbaru-Bangkinan Selesai Sesuai Target

Pembangunan konstruksi Tol Pekanbaru–Bangkinang telah mencapai 56% dan ditargetkan selesai tahun ini.

EKONOMI | 22 Januari 2021

RUPSLB BRI Tunjuk Empat Direksi Baru

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), pada Kamis (21/1), menunjuk Empat direksi baru.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Perkuat Kinerja, BRI Tunjuk 3 Direksi Baru

Pergantian tersebut untuk memperkuat kinerja perseroan ke depan.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS