Dirut BRI: Optimisme Pelaku UMKM Telah Pulih
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Dirut BRI: Optimisme Pelaku UMKM Telah Pulih

Senin, 18 Januari 2021 | 16:57 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Sunarso menyatakan, optimisme mayoritas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap perekonomian telah pulih.

Pernyataan itu diambil berdasarkan BRI Micro & Small Medium Enterprises (SME) Index (BMSI) belum lama ini yang berhasil merekam dampak positif berbagai bantuan untuk pelaku UMKM.

"Sebetulnya, pelaku UMKM kita sudah di titik bottom dan mulai meningkat, kepercayaan terhadap pemerintah, kemudian datangnya vaksin. Maka ini saya katakan iya, pelaku besar untuk mendongkrak perekonomian ini ada di UMKM,” kata Sunarso di acara webinar 'Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional', Senin (18/1/2021).

Acara ini merupakan kerja sama Majalah Investor dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM, serta didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Telkom (Persero) Tbk, PT Askrindo (Persero), PT Jamkrindo (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Menurut Sunarso, sangat penting untuk selalu optimistis dan kenyataannya berdasarkan indeks ini pelaku UMKM optimismenya sudah pulih, meski belum 100 persen. "Namun, harapan itu ada dan itu dengan datangnya vaksin orang lebih aman beraktivitas,” tandasnya.

Meski begitu, Sunarso mengingatkan, para pelaku UMKM bisa terus berinovasi, mengadopsi teknologi dan tidak terus mengandalkan stimulus dari pemerintah. Kuncinya, aktivitas ekonomi harus pulih, aktivitas kerja kembali. "Karena kita harus mensejahterahkan pekerja tidak melulu mengandalkan stimulus. Sampai kapan stimulus, tidak akan kuat kalau seperti itu. Kita harus kembali berdiri dengan tetap memandang bahwa situasi membaik dan kita optimis,” ujarnya.

Sebagai informasi, melalui indeks UMKM pertama di Indonesia tersebut, BRI mencatat, terdapat banyak pelaku usaha UMKM yang terbantu berkat berbagai stimulus dari pemerintah sejak pandemi Covid-19 melanda.

Hasil survei BMSI per November 2020 mencatat, 58,2 persen pelaku usaha mikro memperoleh dampak signifikan atas stimulus subsidi bunga pinjaman. Kemudian, terdapat 11,8 persen pelaku usaha mikro dan kecil dapat meningkatkan operasional bisnis setelah mendapat subsidi bunga dari pemerintah.

UMKM, ditegaskan Sunarso, telah menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu, sebagai bank yang fokus terhadap sektor UMKM dan memiliki komitmen untuk terus fokus dalam melakukan ekspansi bisnis di segmen ini dengan melakukan strategi go smaller, go shorter, go faster, BRI akan terus mendorong nasabah UMKM untuk naik kelas.

Dia pun memaparkan, ada tiga strategi yang dilakukan perseroan untuk membantu nasabah UMKM naik kelas, yakni melakukan training dan edukasi, memperluas akses pasar, serta self assessment.

Dalam training dan edukasi, menurut Sunarso, BRI melakukan pemberdayaan UMKM, kemudian pelaku UMKM masuk dalam BRIncubator. Hingga saat ini terdapat 1,9 juta debitur UMKM yang sudah naik kelas. Selain itu, terdapat Rumah Kreatif BUMN (RKB), dengan jumlah anggota 329.969 orang dan jumlah pelatihan sebanyak 4.133.

Kemudian, dalam akses pasar, kata Sunarso, perseroan mengadakan UMKM Expo(RT) BRILianpreneur 2020. Perhelatan tersebut mencatatkan transaksi senilai US$ 59 juta dengan melibatkan 99 pembeli yang berasal dari Amerika Serikat (AS), Eropa, Timur Tengah, Jepang, dan juga Australia.

Nasabah UMKM BRI pun bisa melakukan self assessment melalui aplikasi yang dikembangkan. "Mereka bisa melihat dengan terstruktur melalui aplikasi tersebut. Nanti akan ketahuan mereka kelasnya di mikro, atau sudah di UKM. Mereka juga bisa tahu kalau mau naik kelas butuh training atau akses pasar, ini semua ada di aplikasi BRI,” jelas Sunarso.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

APPBI: PPKM Gerus Pengunjung Mal

Selama sepekan pelaksanaan PPKM, pengunjung pusat belanja tinggal 32 persen.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Ditopang Sentimen Positif Ekonomi Tiongkok, IHSG Ditutup di Zona Hijau

Ditopang sentimen positif pertumbuhan ekonomi Tiongkok, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan, Senin (18/1/2021).

EKONOMI | 18 Januari 2021

Kebangkitan UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi

Hanung Harimba Rachman mengungkapkan, kebangkitan UMKM merupakan kunci penting dalam upaya pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Menuju Koperasi Modern dan UMKM Berdaya Saing, Kemkop dan UKM Menata Struktur Organisasi Baru

Penataan Struktur Organisasi Kementerian Koperasi dan UKM dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo untuk mendorong UMKM berdaya saing.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Wika Bidik Pembelanjaan ke UMKM Kembali di Atas Rp 2 Triliun

Tahun 2021 ini jumlah pembelanjaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa kembali di atas Rp 2 triliun.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Tak Sekadar Bantuan Tunai, UMKM Juga Butuh Pendampingan

Bhima Yudhistira menilai perlunya ada pendampingan Kemkop UKM dan perbankan kepada UMKM agar melek pasar digital.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Minim, Akses UMKM ke Pasar Global

Kontribusi UMKM terhadap ekspor baru 14,7%, padahal sektor ini memberikan kontribusi sebesar 64% ke PDB.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Pembentukan Holding BUMN Mikro Bangkitkan Sektor UMKM

Integrasi BUMN pada holding ini diharap menciptakan efisiensi biaya dana dan memperluas jaringan.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Dirut BRI Sebut Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.000 T Bisa Dicapai

BRI yang fokus pada segmen UMKM mendapat kuota KUR Rp 152 triliun pada 2021.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.070 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (18/1/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.070.

EKONOMI | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS