Wika Bidik Pembelanjaan ke UMKM Kembali di Atas Rp 2 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Wika Bidik Pembelanjaan ke UMKM Kembali di Atas Rp 2 Triliun

Senin, 18 Januari 2021 | 13:24 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) Mahendra Wijaya menargetkan, pada tahun 2021 ini jumlah pembelanjaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa kembali di atas Rp 2 triliun. Angka tersebut seperti yang tersalurkan pada tahun 2019 yang mencapai tepatnya Rp 2,2 triliun. Namun, terjadinya pandemi Covid-19 di tahun 2020 membuat pembelanjaan terhadap UMKM hanya mampu tembus Rp 1,5 triliun.

“Proses bisnis konstruksi tidak bisa lepas dari para pelaku UMKM yang menunjang bisnis tersebut. Harapannya di 2021 kembali meningkat mencapai lebih dari Rp 2 triliun karena infrastruktur yang meningkat sehingga spending kami di UMKM bisa meningkat,” katanya pada webinar “Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional”, Senin (18/1/2020).

Acara ini merupakan kerja sama Majalah Investor dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM, serta didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), PT Telkom (Persero) Tbk, PT Askrindo (Persero), PT Jamkrindo (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Sementara dari sisi pelaku, Wika telah menggandeng lebih dari 500 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Pasalnya, bisnis Wika tersebar di banyak provinsi dan terkait erat dengan pelaku UMKM setempat misalnya saja dalam hal pengadaan material dasar konstruksi seperti pasir, mandor, angkutan, suplai makanan, dan operasional kantor. “Spending UMKM lebih dari 91%, sisanya baru ke perusahaan besar,” sebut Mahendra.

Lebih lanjut sebagai dukungan untuk pengembangan UMKM, perseroan, sambungnya telah memiliki program kemitraan. Di mana, pada tahun 2020 sudah digelontorkan sebesar Rp 27 miliar untuk pengembangan UMKM yang diharapkan bisa mendorong bisnis Wika secara kompetitif. Bahkan, dari program tersebut, Wika telah berhasil menaikkan kelas pelaku UMKM, sebagai contoh ada 20% pelaku mikro yang naik kelas ke skala kecil, dan 17% dari kecil ke menengah.

“Diharapkan dengan adanya pembinaan maka kapasitas UMKM di Indonesia khususnya yang bekerja sama dengan Wika bisa meningkat. Tantangan UMKM dari sisi kualitas, profesionalisme, kemampuan manajerial dan teknologi informasi,” ungkap dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tak Sekadar Bantuan Tunai, UMKM Juga Butuh Pendampingan

Bhima Yudhistira menilai perlunya ada pendampingan Kemkop UKM dan perbankan kepada UMKM agar melek pasar digital.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Minim, Akses UMKM ke Pasar Global

Kontribusi UMKM terhadap ekspor baru 14,7%, padahal sektor ini memberikan kontribusi sebesar 64% ke PDB.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Pembentukan Holding BUMN Mikro Bangkitkan Sektor UMKM

Integrasi BUMN pada holding ini diharap menciptakan efisiensi biaya dana dan memperluas jaringan.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Dirut BRI Sebut Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.000 T Bisa Dicapai

BRI yang fokus pada segmen UMKM mendapat kuota KUR Rp 152 triliun pada 2021.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.070 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (18/1/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.070.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Sesi I, IHSG Berbalik Menguat 0,5% ke 6.407,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,54% ke kisaran 6.407,7 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (18/1/2021).

EKONOMI | 18 Januari 2021

Jokowi Minta Pengusaha Besar Gandeng UMKM

Jokowi menegaskan usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaannya sendiri. Para pelaku usaha besar harus melihat lingkungan sekitarnya.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Kebangkitan UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi

Kebangkitan UMKM dan juga koperasi merupakan kunci pemulihan ekonomi, terutama kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Grab Financial Group Kantongi Pendanaan Seri A Lebih Dari US$300 Juta

Grab Financial Group (GFG) telah berhasil meraih pendaan seri A yang dipimpin oleh perusahaan manajemen aset asal Korea Selatan, Hanhwa Asset Management.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Telkom Ajak Netflix untuk Berikan Layanan Terbaik kepada Masyarakat Indonesia

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya maksimal mendukung produktivitas

EKONOMI | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS