Kebangkitan UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Kebangkitan UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi

Senin, 18 Januari 2021 | 10:57 WIB
Oleh : Herman / AB

Jakarta, Beritasatu.com – Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop dan UKM), Hanung Harimba Rachman menyatakan kebangkitan UMKM merupakan kunci penting dalam upaya pemulihan ekonomi. Saat ini jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai sekitar 64,1 juta unit atau 99% dari total pelaku usaha yang ada di Indonesia. UMKM juga mampu menyerap sekitar 116 juta tenaga kerja dan berkontribusi sekitar 58% terhadap produk domestik bruto (PDB). Namun, adanya pandemi membuat UMKM terpuruk karena tergerus dari sisi omzet.

“UMKM dan koperasi diharapkan jadi tulang punggung Indonesia dalam melakukan transformasi. Kebangkitan UMKM dan juga koperasi merupakan kunci pemulihan ekonomi, terutama kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja di tengah tantangan meningkatnya jumlah penganguran,” kata Hanung Harimba dalam webinar “Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional” di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Webinar ini merupakan kerja sama antara Majalah Investor dengan Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, dan didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Perserto) Tbk, PT PLN (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero), Askrindo, Jamkrindo, PT PP (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Hanung menyampaikan tahun 2020 merupakan titik balik bagi koperasi dan UMKM untuk menata kembali semangat berkreativitas dan berinovasi di berbagai bidang untuk bangkit dan mentransformasikan diri pascapandemi.

“Untuk mendorong UMKM bangkit, Kementerian Koperasi dna UKM akan berupaya agar program pemulihan ekonomi nasional masih akan terus dilakukan. Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak juga berupaya mewujudkan semangat Undang-Undang Cipta Kerja bagi UMKM,” kata Hanung.

Ada beberapa hal yang diamanatkan UU Cipta Kerja untuk mendorong kemajuan UMKM, antara lain meningkatkan rasio partisipasi UMKM dalam rantai pasok global yang saat ini baru 4,1%, mempercepat akselerasi digital UMKM dan koperasi, serta menjadikan koperasi sebagai pilihan rasional untuk kegiatan usaha masyarakat melalui peningkatan persentase penduduk yang berkoperasi.

“Pembiayaan yang mudah dan murah bagi UMKM juga akan terus didorong, sehingga UMKM yang terhubung dengan lembaga pembiayaan semakin meningkat,” kata Hanung.

Selain itu, terimpelementasinya kebijakan 40% alokasi belanja kementerian/lembaga untuk menyerap produk-produk UMKM, serta penyediaan minimal 30% dari total area komersial infrastruktur publik untuk pengembangan atau promosi UMKM.

“Kebangkitan UMKM untuk mendorong perekonomian nasional tentunya akan sulit terwujud tanpa adanya dukungan dari semua pihak. Karenanya, Kementerian Koperasi dan UKM sangat mengharapkan adanyanya partisipasi, kolaborasi, dan sinergi dari berbagai pihak untuk pengembangan dan pemberdayaan UMKM ke depan,” kata Hanung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Grab Financial Group Kantongi Pendanaan Seri A Lebih Dari US$300 Juta

Grab Financial Group (GFG) telah berhasil meraih pendaan seri A yang dipimpin oleh perusahaan manajemen aset asal Korea Selatan, Hanhwa Asset Management.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Telkom Ajak Netflix untuk Berikan Layanan Terbaik kepada Masyarakat Indonesia

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya maksimal mendukung produktivitas

EKONOMI | 18 Januari 2021

UMKM Harus Naik Kelas Setelah Kerja Sama dengan Perusahaan Besar

Kemitraan strategis antara perusahaan besar dengan UMKM akan terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Presiden: Kerja Sama UMKMā€“Usaha Besar Harus Berkelanjutan

Presiden berharap BKPM mengawasi secara saksama kontrak kerja sama antara UMKM dan usaha besar agar berlangsung secara berkelanjutan.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Rupiah Melemah ke Rp 14.050

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (18/1/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.050.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Minim Sentimen, IHSG Berpotensi Melemah

Valbury Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham ASII, TLKM, UNTR, GGRM, CPIN, PWON.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Konsumen Milenial Minati Hunian di Bawah Rp 1 Miliar

Pertumbuhan pasar untuk segmen hunian di bawah Rp 1 miliar di Citraland Cibubur tahun 2020 lalu cukup signifikan.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,42% ke kisaran 6.346,9 pada awal perdagangan hari ini, Senin (18/1/2021).

EKONOMI | 18 Januari 2021

Dimangsa Harimau, BBKSDA Sumut Usul Perubahan Pola Ternak Sapi

Memasang kandang jebak (perangkap) untuk Harimau Sumatera

NASIONAL | 18 Januari 2021

Bursa Asia Melemah Jelang Data PDB Tiongkok

Nikkei 225 Tokyo turun 0,75%, ASX 200 Australia turun 0,52%, dan Kospi Korsel turun 0,7%.

EKONOMI | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS