Kejar Target 6,1 Juta UMKM Onboarding, Luhut: Kita Harus Kompak
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Kejar Target 6,1 Juta UMKM Onboarding, Luhut: Kita Harus Kompak

Minggu, 17 Januari 2021 | 16:14 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mencapai target tambahan 6,1 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) dalam program Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) di tahun 2021 ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengharapkan adanya koordinasi yang erat antara seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah (pemda), swasta, hingga media. Sebelumnya di tahun 2020, Gernas Bangga Buatan Indonesia telah berhasil menambah 3,7 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem digital, sehingga total pelaku UMKM yang saat ini sudah onboarding sekitar 11,7 juta unit UMKM.

“Untuk mencapai target tambahan 6,1 juta unit UMKM yang onboarding di 2021, kita harus kompak, saling mendukung. Jangan mengedepankan perbedaan, tetapi kita kedepankan persatuan dan mengedepankan bahwa kita bangga menjadi satu sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Luhut dalam pameran produk dalam negeri sektor transportasi sebagai rangkaian kegiatan Gernas BBI 2021 yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (17/1/2021).

Untuk mendorong produk dalam negeri agar bisa “naik kelas”, menurut Luhut hal terpenting adalah memiliki rasa bangga menggunakan produk-produk lokal dalam kehidupan sehari-hari. “Saya imbau kita semua untuk membeli sebanyak mungkin produk-produk lokal, karena itu akan membuat industri lokal kita hidup. Semua dimulai dari diri kita yang harus lebih dulu membeli dan memberikan teladan bahwa kita bangga dengan produk Indonesia,” tegas Luhut.

Diluncurkan pada 14 Mei 2020 lalu, Luhut mengatakan Gernas Bangga Buatan Indonesia merupakan bagian dari program percepatan transformasi digital dan industri kreatif nasional dalam upaya merebut pasar global.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menambahkan, dukungan untuk Gernas Bangga Buatan Indonesia juga diberikan oleh sektor transportasi, antara lain memberikan fasilitas area komersial dan display produk UMKM dalam negeri di simpul-simpul transportasi publik seperti di terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, serta pemasangan logo Bangga Buatan Indonesia pada sarana transportasi publik seperti bus, kereta api, kapal, dan pesawat.

Kemhub bersama BUMN di sektor transportasi juga menggelar kampanye di beberapa lokasi, salah satunya Stasiun Gambir Jakarta melalui pameran produk dalam negeri seperti sepeda dan motor listrik. “Kami upayakan tempat-tempat dari konektivitas ini dimanfaatkan untuk kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” kata Budi Karya Sumadi.

Saat ini, fasilitas area komersil dan display bagi UMKM dalam negeri sudah tersedia di sejumlah simpul transportasi, di antaranya di Bandara-Bandara di Jakarta, Bali (dengan display Peken Tenten), Yogyakarta (Pasar Kota Gede) , Semarang, Solo, Surabaya (Pasar Suramadu), Lombok, Manado, Kupang (Pasar Katemak), Banjarmasin (Pasar Terapung), Balikpapan, Makassar, dan Jayapura. Untuk Stasiun KA tersedia display area UMKM di Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara untuk di Pelabuhan ada di Pelabuhan Merak.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan, kerja sama yang baik antara kementerian/lembaga, Pemda, dan berbagai pihak sangatlah penting untuk mendukung kemajuan UMKM Indonesia dan mendorong lebih banyak lagi UMKM online. “Sekarang ini sudah ada sekitar 16% pelaku UMKM yang terhubung dalam ekosistem digital. Melalui kerja sama yang baik, diharapkan pada akhir 2021 ini jumlahnya akan semakin besar,” kata Teten.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BKPM “Kawinkan” Usaha Besar dengan UMKM

Setiap investasi wajib “dikawinkan” dengan pengusaha nasional atau UMKM lokal.

EKONOMI | 17 Januari 2021

Menhub Inspeksi Kelaikan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Ramp check dilakukan secara terjadwal maupun tidak terjadwal atau sewaktu-waktu.

EKONOMI | 17 Januari 2021

JTL Express Incar UMKM di Indonesia

Tingginya pergerakan bisnis e-commerce menciptakan peluang yang besar bagi bisnis jasa kurir.

EKONOMI | 16 Januari 2021

SPIL Permudah Pembayaran Dokumen Bongkar Muat

Melalui integrasi sistem antara SPIL dan GoTagihan, proses pembayaran dokumen bongkar muat kini dapat terverifikasi dalam hitungan detik.

EKONOMI | 16 Januari 2021

AKR Land Lanjutkan Pengembangan Proyek Kota Satelit

AKR Land berhasil memborong lima penghargaan bergengsi di ajang Indonesia Property Award (IPA) 2020.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Presdir OVO Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Fintech dari OJK

Karaniya mengatakan, fintech terbukti bukan hanya sebagai entitas bisnis tapi juga mampu bergerak sebagai economic development agent.

EKONOMI | 16 Januari 2021

AKR Land Borong 5 Penghargaan IPA 2020

Penghargaan ini merupakan bukti keandalan AKR Land dalam membaca kondisi pasar di tengah kondisi pandemi.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Optimalkan Singkong untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Bisa membuat harga singkong menjadi lebih stabil

NASIONAL | 16 Januari 2021

Erick Thohir: BUMN Harus Punya Empati terhadap Kesulitan Masyarakat

Pemimpin BUMN agar juga turun ke bawah melihat langsung realitas di lapangan.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Lockdown di Tiongkok Tekan Permintaan Minyak, Harga Tergerus

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret anjlok US$ 1,32 atau 2,3% menjadi US$ 55,10 per barel.

EKONOMI | 16 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS