Mark Dynamics Genjot Kapasitas Produksi Sarung Tangan
Logo BeritaSatu

Mark Dynamics Genjot Kapasitas Produksi Sarung Tangan

Minggu, 27 Desember 2020 | 19:21 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Deli Serdang, Beritasatu.com - PT Mark Dynamics Tbk, perusahaan cetakan sarung tangan yang berdomisili di Sumatera Utara sedang menggenjot kapasitas produksi untuk melayani peningkatan permintaan baru. Padahal, di awal pandemi, Mark mengalami kesulitan yang diakibatkan oleh kebijakan lockdown yang diterapkan di seluruh dunia, terutama di Malaysia.

"Kebetulan 65 persen penjualan kami menuju ke Malaysia karena mereka adalah produsen sarung tangan terbesar di dunia dan kebijakan lockdown tersebut memang membuat supply chain sangat terganggu di semester pertama. Tetapi setelah dilonggarkan, bisnis kami pun sudah berjalan normal dan bahkan permintaan akan produk kami melesat tinggi,” ujar CEO Mark Dynamics, Ridwan Goh dalam siaran pers, Minggu (27/12/2020).

Ridwan menjelaskan, permintaan akan cetakan sarung tangan berada di level tertinggi dalam sejarah, melampaui lonjakan permintaan di tahun 2009 di mana terjadi wabah pandemi H1N1. Melihat hal tersebut, dia memutuskan untuk melakukan ekspansi lagi dengan tambahan kapasitas sebesar 600.000 pieces per bulan.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) sudah dilakukan di awal Desember 2020 ini dan pabrik baru yang akan mampu mencetak total 1,4 juta pieces per bulan ini direncanakan rampung di akhir kuartal I 2021.

Bahkan, Ridwan mengklaim karena tingginya permintaan, banyak perusahaan sarung tangan menawarkan untuk membayar lebih mahal agar bisa mendapatkan produk Mark terlebih dahulu. Padahal, hingga saat ini, banyak pelanggan baru telah rela membayar down payment untuk mendapatkan reservasi.

“Ya, barusan saja ada beberapa perusahaan yang mau membayar 50 persen lebih mahal untuk produk kami agar didahulukan. Ini menunjukkan tingginya kualitas produk kami disaat kekurangan suplai dalam pasar,” ujarnya.

Mark sendiri adalah penguasa pasar global untuk cetakan sarung tangan. Per tahun 2020, diperkirakan bahwa Mark telah mencakup pangsa pasar sebesar 45 persen dengan kapasitas produksi sekarang sebanyak 800.000 pieces per bulan. Bahkan, selama 2020, Mark memang telah menaikkan average selling price (ASP) setidaknya 15 persen.

Sebagai informasi, permintaan cetakan sarung tangan global di tahun ini melonjak lebih dari 100 persen dimana suplai seluruh dunia hanya naik lebih kurang 30 persen. "Ini menjawab kenapa harga rata-rata penjualan Mark Dynamics naik di tahun pandemi ini," pungkas Ridwan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Harga 1 Bitcoin Dekati Rp 400 Juta

Kenaikan bitcoin sudah mencapai lebih dari 300% dibandingkan harga bitcoin di Januari 2020 yang sebesar Rp 90 jutaan.

EKONOMI | 27 Desember 2020

PLN Dorong Keterlibatan Swasta Kembangkan SPKLU

PLN membuka peluang kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sejumlah wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 27 Desember 2020

PJB Dukung Penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

PJB tengah mengupayakan semua kendaraan dinas menggunakan mobil listrik.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Kemperin Dorong Satuan Kerja Wujudkan Zona Integritas

Sejak tahun 2005, Kementerian Perindustrian telah menjalankan serangkaian program reformasi birokrasi.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Pertamina Pastikan Kesiapan Layanan BBM dan LPG di Jalur Puncak

Pertamina juga telah mengantisipasi kondisi darurat bila terjadi kemacetan baik di jalur tol maupun di jalur non tol dengan menyiagakan tim motorist.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Rebut Pangsa Pasar Indonesia, Kookmin dan Bukopin Andalkan BTS

Guna memperkuat pangsa pasarnya di Indonesia, bank asal Korea Bank KB Kookmin, menggandeng idol group kenamaan asal Korea Selatan, yaitu BTS.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Jeff Bezos Orang Terkaya di Dunia 2020, Elon Musk Paling Cuan

CEO Tesla Elon Musk dengan kekayaan US$ 160 miliar, naik US$ 132 miliar dalam setahun, kenaikan terbesar di antara 100 orang terkaya di dunia.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Sepak Terjang Zoom, Aplikasi Tersukses Sepanjang 2020

Menurut data Bloomberg Billionaires Index, Pendiri Zoom Eric Yuan ada di peringkat ke-100 dengan aset US$ 18,2 miliar, naik US$ 14,6 miliar sepanjang tahun ini.

EKONOMI | 27 Desember 2020

Menhub Minta Protokol Kesehatan di Bandara Harus Lebih Ketat

Menhub mengapreasiasi kolaborasi di antara stakeholders bandara sehingga pelaksanaan tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar.

EKONOMI | 26 Desember 2020

Said Didu: Selesaikan Covid-19 Agar Ekonomi Berputar

Said Didu berharap pemenuhan anggaran vaksinasi ini tidak dengan cara utang, tetapi menggunakan anggaran dari program-program yang tidak penting.

EKONOMI | 26 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS