Model Kerja Hybrid Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Logo BeritaSatu

Model Kerja Hybrid Tingkatkan Produktivitas Karyawan

Jumat, 27 November 2020 | 11:30 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi yang penuh ketidakpastian akibat Covid-19 mempengaruhi pengambilan keputusan divisi human resources (HR) dalam mendorong kegiatan operasi sebuah perusahaan. Apalagi, ibu kota DKI Jakarta sempat divonis harus kembali menjalani lockdown karena angka kasus positif terus melonjak. Tentunya, tim HR dan perusahaan harus sigap dan cekatan dalam merancang strategi di fase era baru.

Tujuannya, adalah agar bisa membimbing karyawan agar tetap produktif dan bisa beradaptasi lebih baik di tengah pandemi. Konsep bekerja remote memang terbukti cocok dan efektif untuk mengatasi ketidakpastian, namun tidak semua karyawan atau divisi tertentu bisa terus-menerus bekerja dari rumah. Dari situasi inilah muncul istilah baru yaitu, hybrid work model.

Gordon Enns, CEO dari GreatDay HR menilai, model kerja hybrid membuka kemungkinan untuk meningkatkan produktivitas karyawan dengan konsep yang juga fleksibel, model kerja ini muncul sebagai jawaban ketidakpastian kapan karyawan bisa kembali bekerja sepenuhnya di kantor. Dengan menerapkan model kerja hybrid, perusahaan bisa meningkatkan keterikatan dan kepuasan karyawan, dan sangat bisa dijadikan bentuk investasi perusahaan yang cukup optimal.

“Saat kemampuan dasar untuk bekerja dari rumah sudah mantap, alur kerja dan komunikasi juga harus diperhatikan, dan manajemen perusahaan juga harus lebih proaktif dalam mengoptimalkan aspek tersebut,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (27/11/2020).

Gordon menjelaskan, poin paling besar dalam penerapan model kerja hybrid adalah adanya keseimbangan antara bekerja dari rumah, dan bekerja dari kantor dengan bantuan teknologi. Tentunya, penerapan model kerja ini harus melibatkan pihak SDM atau Human Resource Department (HRD) yang perhatian dan cepat tanggap, terutama dalam mengusulkan teknologi apa yang cocok untuk bisnis perusahaan.

Isnantyo Widodo, selaku ketua Komunitas Praktisi HR Indonesia menyebutkan, seorang HR harus memahami strategi bisnis ke strategi SDM-nya, dan harus menjadi enabler, menjadi connector, dan designer untuk memfasilitasi semua tantangan bisnis.

“Semua pelaku usaha dan karyawan harus siap untuk menggabungkan teknologi dan kompetensi yang dikuasai. Sehingga, bekerja bisa kapan saja, di mana saja dan dengan siapa saja,” katanya.

Penguasaan teknologi, jelas dia, menjadi bagian paling krusial dalam upaya adaptasi model kerja hybrid. Jika model kerja remote memang sepenuhnya mengandalkan teknologi, dalam model kerja hybrid justru bisa mengkombinasikan kompetensi tenaga manusia dengan teknologi. Salah satu bentuk teknologi yang bisa mendukung efektivitas model kerja hybrid adalah Human Resource Information System (HRIS).

Dengan menggunakan sistem ini, HRD dan manajemen perusahaan dapat dengan mudah mengatur jadwal kerja atau sif, dan mengawasi kinerja karyawan secara intensif tanpa ada kesan mengintimidasi dan kurang rasa percaya. “Model kerja hybrid sangat memungkinkan untuk terus digunakan, bahkan setelah pandemi berakhir. Model ini dirasa sangat fleksibel dan mendorong produktivitas tinggi,” tambah Gordon.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Turun Tipis, Harga Emas Antam Ada di Rp 951.000

Harga emas Antam mencapai Rp 951.000 per gram, turun Rp 2.000 dari perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 27 November 2020

Mowilex Targetkan Pembangunan Pabrik Rampung Kuartal III 2021

Desain pabrik terbaru Mowilex juga ikonik karena tidak terlihat seperti pabrik, melainkan sebuah mal megah dan futuristik.

EKONOMI | 27 November 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.080

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (27/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.080.

EKONOMI | 27 November 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,4%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,41% ke kisaran 5.783,7 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (27/11/2020).

EKONOMI | 27 November 2020

IHSG Berpotensi Melemah, Ini Saham-saham yang Layak Diakumulasi

Valbury rekomendasikan saham TLKM, BBRI, BBNI, ASII, PGAS, WIKA.

EKONOMI | 27 November 2020

Luhut: Indonesia Miliki Industri Baterai Litium di 2023

Pemerintah terus mendorong industri baterai litium sebagai bagian dari keseriusan terhadap program hilirisasi mineral.

EKONOMI | 27 November 2020

Minim Sentimen, Bursa Asia Mixed

Nikkei 225 Tokyo naik 0,3%, indeks komposit Shanghai turun 0,01%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,35%, Kospi Korsel naik 0,09%.

EKONOMI | 27 November 2020

Atasi Kekurangan Kontainer Global, Ini Usulan INSA

INSA mengusulkan repo kontainer kosong ke Indonesia dibebaskan biaya bongkar di pelabuhan.

EKONOMI | 26 November 2020

Penataan Regulasi Pertanian Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Mentan, penataan regulasi sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

EKONOMI | 26 November 2020

Kebijakan Pengembangan Industri TPT Perlu Diganti

Selama ini, banyak insentif TPT tidak tepat sasaran.

EKONOMI | 26 November 2020


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Kebakaran Tumpukan Ban di Palmerah, Diduga Akibat Warga Bakar Sampah

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS