Minim Sentimen, Bursa Asia Mixed
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Minim Sentimen, Bursa Asia Mixed

Jumat, 27 November 2020 | 08:28 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Singapura, Beritasatu.com - Bursa Asia bergerak variatif di awal perdagangan Jumat (27/11/2020). Pelaku pasar memantau perkembangan vaksin dan data industri Tiongkok bulan Oktober.

Nikkei 225 Tokyo naik 0,3%, indeks komposit Shanghai turun 0,01%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,35%, Kospi Korsel naik 0,09%.

Data laba rugi industri Tiongkok bulan Oktober akan diumumkan hari ini.

Pasar masih memantau perkembangan vaksin. Salah satunya adalah vaksin AstraZeneca-Oxford yang diklaim memiliki efektivitas 70% tetapi diragukan oleh sejumlah kalangan.

Menghadapi kritik atas vaksinnya, AstraZeneca dan University of Oxford mengatakan bahwa mereka tes yang mereka lakukan menggunakan "standard tertinggi" dan analisis susulan akan dilakukan untuk memperkuat akurasi data.

Saham AstraZeneca turun 6% pekan ini setelah timbul tanda tanya atas efektivitas vaksin mereka, yang diklaim 70%% efektif menangkal Covid-19. Angka 70% didapatkan dari median dua kelompok dengan efektivitas 90% pada kelompok yang secara "tidak sengaja" mendapatkan dosis kecil dan kelompok dengan efektivitas 62% tetapi mendapatkan dosis lebih tinggi.

Pascal Soriot, CEO AstraZeneca, mengatakan pihaknya akan melakukan tes global tambahan untuk mengevaluasi vaksin yang mereka kembangkan.

Harga minyak mentah AS jenis WTI turun 1,62% ke US$ 44,97 per barel, sementara Brent naik 0,06% ke US$ 47,83 per barel.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Atasi Kekurangan Kontainer Global, Ini Usulan INSA

INSA mengusulkan repo kontainer kosong ke Indonesia dibebaskan biaya bongkar di pelabuhan.

EKONOMI | 26 November 2020

Penataan Regulasi Pertanian Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Mentan, penataan regulasi sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

EKONOMI | 26 November 2020

Kebijakan Pengembangan Industri TPT Perlu Diganti

Selama ini, banyak insentif TPT tidak tepat sasaran.

EKONOMI | 26 November 2020

Volume Pengiriman Ikan dan Tanaman Hias Melonjak saat Pandemi

Volume pengiriman ikan dan tanaman hias meningkat lebih dari 100 persen selama masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 26 November 2020

Pabrik Sarihusada Yogya Raih Penghargaan Opexcon Empat Tahun Beruntun

Sarihusada Generasi Mahardhika kembali menyabet penghargaan tertinggi, Gold Winner Kategori Manufaktur di Indonesia Operational Excellence Conference and Award.

EKONOMI | 26 November 2020

Kemperin Segera Terapkan SNI Wajib Produk Baja

Penerapan SNI Wajib bertujuan melindungi produk dan industri baja dalam negeri.

EKONOMI | 26 November 2020

Sunrise Steel Tambah Kapasitas Pabrik Baja Ringan

Penambahan kapasitas produksi menempatkan Sunrise Steel sebagai produsen baja lapis alumunium seng terbesar di Indonesia

EKONOMI | 26 November 2020

Krisis Bisa Lahirkan Perusahan Digital Hebat

Krisis finansial melahirkan perusahaan digital raksasa seperti Tokopedia, Gojek, Airbnb, dan Dropbox, dan lainnya.

EKONOMI | 26 November 2020

BPJT Optimistis Tol Trans Sumatera Tersambung Tahun 2024

Tugas Hutama Karya menyambungkan Tol Trans Sumatera dari ujumg Selatan hingga Utara cukuplah berat.

EKONOMI | 26 November 2020

Pandemi Covid-19, Penjual di Tokopedia Justru Naik Jadi 10 Juta

Penjual di Tokopedia yang telah mencapai hampir 10 juta penjual, naik dari 6,5 juta pada tahun lalu.

EKONOMI | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS