Krisis Bisa Lahirkan Perusahan Digital Hebat
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-2.4)   |   COMPOSITE 6307.13 (-61.07)   |   DBX 1215.21 (-18.89)   |   I-GRADE 185.638 (-0.96)   |   IDX30 533.814 (-2.97)   |   IDX80 142.76 (-0.93)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.13)   |   IDXESGL 147.067 (-1.05)   |   IDXG30 144.927 (-0.16)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.33)   |   IDXQ30 151.508 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-3.51)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.55)   |   IDXV30 144.532 (-1.59)   |   INFOBANK15 1076.36 (-1.56)   |   Investor33 457.615 (-2.61)   |   ISSI 184.91 (-2.15)   |   JII 650.972 (-7.35)   |   JII70 227.363 (-2.54)   |   KOMPAS100 1270.4 (-9.59)   |   LQ45 991.58 (-5.11)   |   MBX 1739.82 (-15.27)   |   MNC36 337.819 (-1.75)   |   PEFINDO25 325.262 (-0.63)   |   SMInfra18 322.474 (-3.9)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.53)   |  

Krisis Bisa Lahirkan Perusahan Digital Hebat

Kamis, 26 November 2020 | 19:15 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Selalu ada kesempatan baru terbuka dalam setiap kesempatan, termasuk saat krisis sekalipun. Tak terkecuali pada krisis yang disebabkan adanya pandemi Covid-19 ini. Namun untuk menjadikan krisis ini sebagai peluang bisnis baru dibutuhkan inisiatif dan kreativitas dalam mengolah krisis menjadi sesuatu yang bisa menguntungkan, bahkan untuk mendorong perekonomian bangsa.

Demikian dikatakan CEO of BRI Ventures, Nicko Widjaja dalam Economic Outlook 2021: Membangun Industri Lewat Perusahaan Teknologi Digital yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) bekerjasama dengan Xendit secara daring di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Belajar dari krisis tahun 1998 yang melahirkan perusahaan dot-com, perusahaan yang melakukan bisnisnya di internet. Lalu, dua tahun kemudian muncul Facebook dan Google. Bahkan, krisis finansial global tahun 2008 melahirkan perusahaan digital raksasa seperti Tokopedia, Gojek, Airbnb, dan Dropbox, dan lainnya.

"(Krisis) ini jangan disia-siakan. Bagi startup founder sekarang saatnya untuk menyelesaikan masalah negara. Kalau ada startup founder anda memiliki tesis untuk menyelesaikan masalah. Crisis comes opportunity,” kata Nicko.

Lebih lanjut, Nicko mengatakan, saat ini Indonesia tengah menjadi incaran dari para investor luar negeri. Hal tersebut didukung faktor demografi yang besar. Sementara, pasar Tiongkok, Jepang dan Korea saat ini cenderung tidak bergerak, sehingga para investor menyasar ASEAN khususnya Indonesia.

“Saya yakin dengan adanya sinyal yang mulai positif apalagi domestic market kita mampu bertahan. Dilihat dari Tokopedia sudah mulai naik dan perbankan bertransformasi jadi digital banking. Saya percaya konsumsi ini akan bertahan dan meningkat di tahun depan. Apalagi, transformasi digital kita lima tahun terakhir sudah cukup baik,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait nilai pendanaan yang masuk ke Indonesia di tahun ini atau tahun 2019 memang tidak sebesar tahun 2018 yang mana saat itu merupakan puncak dari investasi ke perusahaan digital.

Untuk tahun 2020 hingga saat ini sudah masuk pendanaan US$ 1,5 miliar dan diperkirakan capai US$ 2 miliar di akhir tahun. Sedangkan untuk tahun 2021 diprediksi bisa kembali menyentuh US$ 3,5 miliar atau sama seperti tahun 2018.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPJT Optimistis Tol Trans Sumatera Tersambung Tahun 2024

Tugas Hutama Karya menyambungkan Tol Trans Sumatera dari ujumg Selatan hingga Utara cukuplah berat.

EKONOMI | 26 November 2020

Pandemi Covid-19, Penjual di Tokopedia Justru Naik Jadi 10 Juta

Penjual di Tokopedia yang telah mencapai hampir 10 juta penjual, naik dari 6,5 juta pada tahun lalu.

EKONOMI | 26 November 2020

Xendit Jembatani Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia

Untuk strategi kedepan, Xendit tidak hanya menyediakan platform pembayaran, tetapi juga membantu pemberian pinjaman untuk modal kerja, hingga layanan SaaS.

EKONOMI | 26 November 2020

Kepercayaan Nasabah Terhadap Perbankan Perlu Terus Dikawal

Regulasi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan saat ini sudah sangat jelas.

EKONOMI | 26 November 2020

Indonesia Punya Modal Kuat Jadi Pemain Utama Ekonomi Digital

Valuasi ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mencapai US$ 133 miliar pada tahun 2025.

EKONOMI | 26 November 2020

UMKM Papua Bisa Fokus pada Komoditas Unggulan

Pandemi Covid-19 beri pelajaran pengembangan UMKM ke depan.

EKONOMI | 26 November 2020

PGN Raih Juara 3 The Asset Manager 2020 Melalui Creative dan Market Hub UKM Ekonomi Kreatif di Terras Kota Tua

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas dan bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) kembali meraih prestasi dengan meraih Juara III

EKONOMI | 26 November 2020

Transformasi Bangka Belitung, dari Tambang Timah ke Pariwisata

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan.

EKONOMI | 26 November 2020

Program Kita Muda Kreatif Dukung Terciptanya Ratusan Wirausaha Muda Lokal

Program Kita Muda Kreatif ini menyasar 400 wirausaha muda yang berada kawasan di kawasan situs warisan dunia atau destinasi wisata terkenal/

EKONOMI | 26 November 2020

Dukung Kebangkitan Pariwisata, Garuda Siap Buka Rute Internasional

Ada beberapa kota di dunia yang tengah dikaji Garuda untuk terbang langsung, seperti Paris, New Delhi, dan Istanbul.

EKONOMI | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS