BPJT Optimistis Tol Trans Sumatera Tersambung Tahun 2024
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

BPJT Optimistis Tol Trans Sumatera Tersambung Tahun 2024

Kamis, 26 November 2020 | 19:13 WIB
Oleh : Muawman Daelami / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) optimis pembangunan backbone Jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Aceh sepanjang 2.700 km tersambung pada tahun 2024. Meski terkendala lahan konservasi dan sulitnya proses pembebasan lahan, koordinasi bersama pemerintah daerah (Pemda) terus dilakukan untuk dapat mengejar target tersebut.

“Kita mendasarkan pada target pemerintah dan Presiden Joko Widodo. Jadi upaya itu tetap akan kita lakukan,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kepada Beritasatu.com, Kamis (6/11/2020).

Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Umum BPJT Mahbullah Nurdin bahwa Pemerintah Pusat dan Hutama Karya optimis backbone dari Bakauheni sampai Aceh terkoneksi pada tahun 2024. “Kita berharap Hutama Karya bisa menyelesaikan Tol Trans Sumatera pada 2024. Kita masih optimis 2024 akan tersambung,” kata dia, Rabu (25/11/2020).

Walaupun, Nurdin tidak memungkiri bahwa ada kendala-kendala seperti masalah pembebasan lahan yang tentunya harus selalu dikoordinasikan dengan Pemda. Termasuk kendala dari banyaknya lahan konservasi seperti yang terjadi di Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) yang trasenya membelah lajur tempat gajah biasa bermigrasi. Sehingga BPJT dan Hutama Karya sepakat berinovasi dengan membangun terowongan gajah agar akses hewan tersebut tidak terhalangi.

“Jadi inovasi-inovasi inilah yang juga menjadi hambatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra,” ucap Nurdin.

Karena itu, tugas Hutama Karya menyambungkan Tol Trans Sumatera dari ujumg Selatan hingga Utara cukuplah berat. Apalagi, Tol Trans Sumatera merupakan tol baru yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat. Sehingga kesulitan yang dihadapi dalam pembangunan tol di Sumatera agak berbeda dengan kesulitan yang terjadi di pembangunan tol di Pulau Jawa.

Namun, dengan adanya penugasan pemerintah kepada Hutama Karya melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2014 yang kemudian diperbarui melalui Perpres Nomor 117 Tahun 2015 untuk membangun jalan tol dari ujung Selatan hingga Utara, sekarang dari Bakauheni sampai Kayu Agung sudah tersambung dengan tol. Termasuk dari Kayu Agung - Palembang - Jakabaring yang dikerjakan Waskita Group.

Artinya, dari Selatan Sumatra (Bakauheni – Palembang) saat ini sudah terkoneksi. Alhasil, perjalanan dari Bakauheni menuju Palembang yang sebelumnya ditempuh dalam waktu 10 sampai 12 jam, maka dengan tersambungnya jalan tol tersebut waktu perjalanan dapat dipersingkat menjadi 5 jam.

“Ini adalah penugasaan kepada Badan Usaha Jalan Tol yang 100% sahamnya dimiliki penuh pemerintah. Karena sebagian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya yang lain sudah go public. Sedangkan Hutama Karya 100% masih milik pemerintah,” ujarnya.

Adapun terkait pembangunan Tol Pekanbaru – Padang yang belum menunjukkan progres signifikan, Nurdin kembali menyebut pembebasan lahan menjadi kendalanya. Di Provinsi Sumatera Barat terdapat adat istiadat yang menganggap lahan sebagai milik Ninik Mamak. Jadi faktor tersebut yang menghambat pembangunan Tol Pekanbaru–Padang sampai hari ini.

Untuk itu, ia terus mendorong kepada Pemda untuk bisa menjembatani kepada masyarakat Sumbar. Sebab laporan yang ia terima dari Hutama Karya, pembebasan lahan di provinsi atau wilayah lain tidak terdapat kendala-kendala khusus sebagaimana di Sumbar.

Biar bagaimanapun BPJT juga selalu mengingatkan kepada Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk tetap meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam membangun Jalan Tol Trans Sumatera. Sebab SPM termaktub dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 16 Tahun 2014.

Menurut dia, Hutama Karya harus memenuhi delapan indikator yang tertulis dalam Permen Nomor 16 seperti memerhatikan masalah kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, lingkungan, dan tempat istirahat serta unit pertolongan penyelamatan dan bantuan pelayanan.

“Jadi kita minta Hutama Karya untuk unit pertolongan harus dipenuhi salah satunya adalah pemadam kebakaran. Jadi di setiap tol itu harus dilengkapi dengan pemadam kebakaran entah di rest area atau di mana dan harus tetap menjaga lingkungan,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, Penjual di Tokopedia Justru Naik Jadi 10 Juta

Penjual di Tokopedia yang telah mencapai hampir 10 juta penjual, naik dari 6,5 juta pada tahun lalu.

EKONOMI | 26 November 2020

Xendit Jembatani Pertumbuhan Ekonomi Digital di Indonesia

Untuk strategi kedepan, Xendit tidak hanya menyediakan platform pembayaran, tetapi juga membantu pemberian pinjaman untuk modal kerja, hingga layanan SaaS.

EKONOMI | 26 November 2020

Kepercayaan Nasabah Terhadap Perbankan Perlu Terus Dikawal

Regulasi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan saat ini sudah sangat jelas.

EKONOMI | 26 November 2020

Indonesia Punya Modal Kuat Jadi Pemain Utama Ekonomi Digital

Valuasi ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mencapai US$ 133 miliar pada tahun 2025.

EKONOMI | 26 November 2020

UMKM Papua Bisa Fokus pada Komoditas Unggulan

Pandemi Covid-19 beri pelajaran pengembangan UMKM ke depan.

EKONOMI | 26 November 2020

PGN Raih Juara 3 The Asset Manager 2020 Melalui Creative dan Market Hub UKM Ekonomi Kreatif di Terras Kota Tua

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas dan bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) kembali meraih prestasi dengan meraih Juara III

EKONOMI | 26 November 2020

Transformasi Bangka Belitung, dari Tambang Timah ke Pariwisata

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan.

EKONOMI | 26 November 2020

Program Kita Muda Kreatif Dukung Terciptanya Ratusan Wirausaha Muda Lokal

Program Kita Muda Kreatif ini menyasar 400 wirausaha muda yang berada kawasan di kawasan situs warisan dunia atau destinasi wisata terkenal/

EKONOMI | 26 November 2020

Dukung Kebangkitan Pariwisata, Garuda Siap Buka Rute Internasional

Ada beberapa kota di dunia yang tengah dikaji Garuda untuk terbang langsung, seperti Paris, New Delhi, dan Istanbul.

EKONOMI | 26 November 2020

Astra Infra Tuntaskan Akuisisi Saham Jakarta Marga Jaya

Jalan Tol JORR I W2N yang dikelola MLJ memiliki panjang 7,67 kilometer (km) dan telah beroperasi mulai 2014.

EKONOMI | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS