Investasi di Jawa Barat Paling Diminati Investor
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Economic Outlook 2021

Investasi di Jawa Barat Paling Diminati Investor

Rabu, 25 November 2020 | 20:33 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Jawa Barat menjadi menjadi wilayah yang paling menarik di Indonesia bagi investor untuk berinvestasi. Hingga triwulan III-2020, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp 86,3 triliun, tertinggi dibandingkan wilayah yang lain dengan persentase 14,1%.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengungkapkan, investasi di Jawa Barat juga lebih efisien. Hal ini tergambar dari ICOR (Incremental Capital Output Ratio) Jawa barat yang mencapai 4%, lebih rendah dari rata-rata nasional yang sekitar 6%. Semakin rendah ICOR, maka akan semakin efisien.

“Investasi di Jawa Barat lebih menguntungkan. Pertama karena lebih produktif dengan tenaga kerja, kemudian juga karena infrastruktur yang memadai, serta supply chain yang lengkap, selain tentunya pangsa pasar yang besar dengan banyaknya penduduk,” kata Noneng Komara dalam acara Economic Outlook 2021 sesi “Kontribusi Kawasan Industri bagi Perekonomian Nasional dan Daerah,” yang digelar Berita Satu Media Holdings, Rabu (25/11/2020).

Jawa Barat juga memiliki kontribusi yang paling besar bagi sektor industri nasional. Sebesar 28,3% industri nasional berasal dari Jawa Barat, dengan jumlah Kawasan Industri (KI) mencapai 26 kawasan yang terbesar di berbagai wilayah. Pertumbuhan sektor industri di Jawa Barat dalam empat tahun terakhir selalu berada di atas pertumbuhan industri nasional.

Melihat pertumbuhan tersebut, Noneng menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan empat strategi pembangunan industri, antara lain penguatan penyediaan bahan baku, penguatan proses, penguatan output dan distribusi (logistic), serta penguatan faktor pendukung.

“Dalam pengembangan industri di Jawa Barat, kami juga mengembangkan kawasan destinasi investasi baru yang kita sebut Rebana. Ada sekitar 13 kawasan industri yang nanti akan mengisi Rebana,” kata Noneng.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pembangunan Rumah Murah Terdampak Pandemi

Target REI tahun 2020 untuk membangun rumah sederhana sebanyak 239.000 unit rumah, tetapi kenyataan sampai hari ini, turun hingga 40%.

EKONOMI | 25 November 2020

Industri Manufaktur Mampu Bantu RI Hadapi Pandemi

Di masa pandemi Covid-19 ini, sektor yang bisa mendorong ekonomi kita tetap tumbuh adalah manufaktur, dan sektor ini sangat tumbuh besar di kawasan industri.

EKONOMI | 25 November 2020

Jokowi Hadiri Pertemuan Virtual WEF Mengenai Indonesia

Forum ini mengangkat tema "Prioritas Indonesia pada Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi".

EKONOMI | 25 November 2020

Peduli Gizi Anak, Tous les Jours Gandeng Foodbank of Indonesia

Program pemenuhan gizi Tous les Joursini fokus menyasar anak-anak, lansia dan para dhuafa yang tersebar di beberapa area tersebut

EKONOMI | 25 November 2020

Kemdag Dorong Peningkatan Kawasan Industri Sektor Manufaktur

Kemdag sudah menyelesaikan 21 perjanjian dagang internasional yang menjadi prioritas pemerintah pada 2020.

EKONOMI | 25 November 2020

DBS Indonesia: Ditopang Aset Investor Muda, Bisnis Pengelolaan Kekayaan Prospektif

Saat ini penduduk Indonesia cenderung mendepositokan kekayaannya dibandingkan menginvestasikan.

EKONOMI | 25 November 2020

Pengembangan Kawasan Industri Perlu Perhatikan Interkoneksi

Gangguan masyarakat seperti demo yang anarkis, tekanan dari pihak-pihak tertentu, dan premanisme juga menjadi masalah berat.

EKONOMI | 25 November 2020

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC memastikan akan melanjutkan pembangunan proyek Terminal Kalibaru.

EKONOMI | 25 November 2020

Penjualan Rumah Subsidi Diperkirakan Hanya 60% dari Target

Dari target 210.000 unit rumah yang dibangun pada tahun ini, diperkirakan yang akan terserap hanya sekitar 60%.

EKONOMI | 25 November 2020

Minat Pembeli Rumah Masih Tinggi Meski Pandemi

Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman menyatakan, masih banyak minat pembeli properti, namun trennya bergeser dari pencarian offline ke online.

EKONOMI | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS