Pengembangan Kawasan Industri Perlu Perhatikan Interkoneksi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Economic Outlook 2021

Pengembangan Kawasan Industri Perlu Perhatikan Interkoneksi

Rabu, 25 November 2020 | 18:01 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengembangan kawasan ekonomi menurut Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Sanny Iskandar sangat dibutuhkan dalam program hilirisasi industri. Hilirisasi tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan nilai tambah produk bahan mentah, memperkuat struktur industri, menyediakan lapangan kerja, dan memberi peluang usaha di Indonesia.

“Memang harapannya setiap kabupaten kota harus ada kawasannya, karena sesuai Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 dan turunannya PP Nomor 142 Tahun 2015 industri manufaktur baru wajib berlokasi di dalam kawasan industri. Kalau di luar masalahnya akan banyak terkait masalah pencemaran lingkungan, tata ruang, infrastruktur yang belum siap dan sebagainya,” katanya dalam Economic Outlook 2021: Kontribusi Kawasan Industri Bagi Perekonomian Nasional dan Daerah yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) secara daring di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Namun untuk membuat kawasan, maka daerah harus memiliki kompetensi inti daripada industri ekonomi di daerahnya. Tanpa ada itu, investor dipastikan tidak akan tertarik. Di mana, interkoneksi antara akses dan aset merupakan hal yang penting.

“Misalnya saja dalam koridor harus terkoneksi antara akses jalan tol, jalur kereta, baik barang dan penumpang, dan aset pelabuhan udara dan laut juga. Ini jadi PR kita,” tegas Sanny.

Adapun, saat ini sudah ada 99 kawasan industri yang sudah beroperasi dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan total area mencapai 94.887,22 hektare.

Sanny menambahkan ada beberapa persoalan dan hambatan yang dihadapi oleh kawasan industri, yakni regulasi, ketenagakerjaan, infrastruktur utilitas dan logistik, serta fasilitas perpajakan dan insentif. Selain itu, ada juga masalah pertanahan dan tata ruang wilayah, dan gangguan masyarakat. “Gangguan masyarakat seperti demo yang anarkis, tekanan dari pihak-pihak tertentu, dan premanisme juga menjadi masalah berat,” tegas dia.

Menurut Sanny, terdapat tujuh hal dasar yang diperlukan di dalam pengembangan kawasan. Pertama, lokasi kawasan harus ada di dalam rencana tata ruang wilayah sesuai peruntukannya, memiliki perizinan lokasi, pembebasan lahan, dan sertifikasi tanah. Kedua, menyesuaikan dengan kompetensi inti industri di daerah. Ketiga, membentuk entitas manajemen kawasan ekonomi.

Keempat, kemampuan manajemen kawasan industri untuk menarik investor lewat mitra strategis. Sanny mengakui bahwa membangun kawasan ekonomi relatif mudah, namun menarik investorlah yang sulit. Oleh karena itu, kemampuan manajemen kawasan industri untuk bisa menarik investor sangat penting.

Kelima, menyediakan infrastruktur dan utilitas pendukung. Kawasan yang dibangun perlu dibekali koneksi dengan infrastruktur dasar seperti pembangkit listrik, sumber daya air, akses jalan, dan transportasi. Sementara di dalam kawasan, diperlukan instalasi pengelolaan air bersih, air limbah, dan sebagainya.

Keenam, studi dan upaya pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan. Terakhir, pemberdayaan dan harmonisasi hubungan dengan masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC memastikan akan melanjutkan pembangunan proyek Terminal Kalibaru.

EKONOMI | 25 November 2020

Penjualan Rumah Subsidi Diperkirakan Hanya 60% dari Target

Dari target 210.000 unit rumah yang dibangun pada tahun ini, diperkirakan yang akan terserap hanya sekitar 60%.

EKONOMI | 25 November 2020

Minat Pembeli Rumah Masih Tinggi Meski Pandemi

Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman menyatakan, masih banyak minat pembeli properti, namun trennya bergeser dari pencarian offline ke online.

EKONOMI | 25 November 2020

UU Cipta Kerja Dorong Investasi dan Pemanfaatan Ruang yang Berkelanjutan

Terdapat terobosan kebijakan penataan ruang yang ditargetkan untuk mendorong kemudahan berinvestasi dan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan.

EKONOMI | 25 November 2020

Per November, Penyaluran Kredit PEN BTN Tembus Rp 22 Triliun

BTN berharap pengembang mampu memenuhi target pembangunan 300.000 rumah tiap tahunnya.

EKONOMI | 25 November 2020

Ini Saham-saham Pilihan Investor Asing Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 524,3 miliar. Saham BBRI naik 2,86% ke Rp 4.320.

EKONOMI | 25 November 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.130

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Rabu (25/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.130.

EKONOMI | 25 November 2020

2021, Industri Properti Diproyeksi Tumbuh 20%-30%

Pada 2021, industri properti diperkirakan tumbuh 20% sampai 30%.

EKONOMI | 25 November 2020

Bursa Eropa Menguat Ditopang Sentimen Vaksin dan Politik AS

Indeks Stoxx600 datar, DAX Jerman naik 0,9%, FTSE Inggris naik 0,09%, CAC Prancis naik 0,27%, FTSE MIB Italia naik 0,04%.

EKONOMI | 25 November 2020

Bursa Asia Ditutup Beragam

Nikkei 225 Tokyo naik 0,5%, indeks komposit Shanghai turun 1,19%, Hang Seng Hong Kong naik 0,19%, ASX 200 Australia naik 0,59%, Kospi turun 0,62%.

EKONOMI | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS