Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pasca-Perpanjangan GSP, RI Tingkatkan Kerja Sama dengan AS

Jumat, 13 November 2020 | 14:21 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Washington, Beritasatu.com - Keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperpanjang preferensi tarif Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia pada 30 Oktober 2020, menghadirkan optimisme baru bagi peningkatan kerja sama bisnis yang lebih erat kedua negara. Selain akan menggenjot arus perdagangan dua arah, fasilitas itu akan meningkatkan investasi.

Menurut Duta Besar RI untuk AS, Muhammad Lutfi, perpanjangan GSP ini tidak terlepas dari hubungan bilateral antara Indonesia dan AS, termasuk di tingkat pemimpin kedua negara. "Fasilitas GSP penting dalam membantu agar produk-produk ekspor unggulan Indonesia terus kompetitif di pasar AS yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi. Apalagi selama ini AS merupakan pasar ekspor non-migas terbesar kedua di dunia bagi Indonesia", tegasnya dalam keterangannya Jumat (13/11/2020).

Tahun 2019, ekspor Indonesia dengan fasilitas GSP, nilainya mencapai US$ 2,61 miliar atau setara dengan 13,1% dari keseluruhan ekspor Indonesia ke AS yang berjumlah US$ 20,1 miliar. Sementara untuk periode Januari-Agustus 2020, nilainya berjumlah US$ 1,87 miliar atau naik 10,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Usai mendapatkan perpanjangan GSP, langkah yang segera kita lakukan menyusun road plan dengan memfokuskan pada skema 5+7+5, yakni: lima produk utama (apparel, produk karet, alas kaki, elektronik dan furnitur), tujuh produk potensial (produk kayu, travel goods, produk kimia lainnya, perhiasan, mainan, rambut artifisial dan produk kertas) dan lima produk strategis (produk mesin, produk plastik, suku cadang otomotif, alat optik dan medis dan produk kimia organik)”, sambungnya.

Selama ini, dari 3.572 pos tarif yang mendapatkan fasilitas GSP, tercatat baru 729 pos tarif atau praktis hanya sebesar 20,4% yang menggunakan tarif nol persen ke pasar AS. Sisanya, hampir 80% belum dimaanfaatkan.

“Terkait hal ini, KBRI Washington DC bersama kementerian terkait dan Kadin Indonesia, khususnya KIKAS (Kadin Indonesia Komite AS), segera melakukan program sosialisasi yang intensif kepada eksportir Indonesia agar mereka dapat mengoptimalkan preferensi tarif ini," tambahnya.

Pos-pos tarif yang mendapatkan fasilitas GSP, banyak yang diproduksi oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia, seperti mebel, perhiasan perak, hand bag, pintu kayu dan sebagainya.

Di saat terjadinya disrupsi perdagangan dunia akibat pandemi Covid-19, adanya keringanan bea masuk hingga nol persen di pasar AS, jelas membawa angin segar bagi eksportir di Tanah Air. GSP menjadi insentif yang tepat bagi produk-produk primadona Indonesia, termasuk sektor UKM, untuk bersaing di pasar AS.

Ditambahkan Dubes Lutfi bahwa Pemerintah Indonesia juga memproyeksikan dinaikkannya status GSP menjadi Limited Trade Deal (LTD) agar volume perdagangan dua arah Indonesia dan AS dapat meningkat dua kali lipat hingga US$ 60 miliar pada tahun 2024.

Sebagai dua perekonomian besar, kerja sama perdagangan dan investasi harus dilipatgandakan. LTD menjadi solusinya. LTD juga diproyeksikan dapat mengoptimalkan potensi kerjasama di luar perdagangan barang, khususnya digital trade, energi dan infrastruktur, serta peningkatan arus investasi. Meningkatnya arus perdagangan dua arah merupakan pintu masuk bagi perluasan kerjasama investasi.

GSP merupakan fasilitas perdagangan, berupa pembebasan tarif bea masuk, yang diberikan secara unilateral oleh Pemerintah AS kepada negara-negara berkembang di dunia sejak tahun 1974. Indonesia pertama kali mendapatkan fasilitas GSP dari AS pada tahun 1980.

Selain merupakan perekonomian terbesar di dunia, pasar AS selama ini dikenal sangat menjanjikan karena besarnya populasi yang mencapai 331 juta orang dan memiliki daya beli sangat tinggi, dimana pendapatan per kapita masyarakatnya tahun 2019 lalu mencapai US$ 65.000 per atau lebih dari Rp 900 juta per tahunnya.

Pada tahun yang sama, konsumsi rumah tangga per tahun masyarakat AS juga mencapai US$ 16 triliun atau setara dengan sepertiga konsumsi rumah tangga dunia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Emiten Alkes Berteknologi Tinggi Itama Optimitis Laba 2020 Tumbuh 20%

Di sisa tiga bulan tahun ini, akan menjadi kontribusi terbesar dibandingkan tiga kuartal lainnya.

EKONOMI | 13 November 2020

Ewindo Genjot Ketahanan Pangan Nasional

Saat ini kesadaran masyarakat mengonsumsi sayuran masih jauh di bawah standar Food and Agriculture Organization (FAO).

EKONOMI | 13 November 2020

Kemperin Dorong Industri Kecil Menengah Manfaatkan Teknologi

Kemperin mendorong industri kecil menengah (IKM) untuk memanfaatkan teknologi untuk menciptakan inovasi dan efisiensi.

EKONOMI | 13 November 2020

Asing Beli Saham BRI, Lepas Telkom

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 54,6 miliar. Saham BBRI naik 0,76% ke Rp 3.980.

EKONOMI | 13 November 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,5%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,49% ke kisaran 5.431,9 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (13/11/2020).

EKONOMI | 13 November 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi Tipis

Kurs rupiah berada di level Rp 14.170 per dolar AS atau melemah 30 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.140.

EKONOMI | 13 November 2020

Komposisi Pemerintahan AS yang Seimbang Bagus untuk Mata Uang Asia

"Pertumbuhan di AS tidak akan setinggi perkiraan, dan suku bunga AS tidak akan naik terlalu banyak," kata Tilton.

EKONOMI | 13 November 2020

Tol Yogyakarta-Bawen Ditandatangani Hari Ini

Proyek senilai Rp 14,26 triliun ini dibangun oleh konsorsium PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) sebagai konsorsium pemenang lelang.

EKONOMI | 13 November 2020

Dirut PT Geo Dipa Energi: Indonesia "Timur Tengah-nya" Panas Bumi

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana mendorong permintaan yang saat ini tengah melemah akibat pandemi.

EKONOMI | 12 November 2020

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000

Harga emas Antam mencapai Rp 978.000 per gram, naik Rp 10.000.

EKONOMI | 13 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS