Komposisi Pemerintahan AS yang Seimbang Bagus untuk Mata Uang Asia
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Komposisi Pemerintahan AS yang Seimbang Bagus untuk Mata Uang Asia

Jumat, 13 November 2020 | 11:02 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Singapura, Beritasatu.com - Pemilu Amerika diperkirakan menciptakan pemerintahan yang terbelah dan hal ini bagus bagi mata uang Asia, demikian disampaikan ekonom Goldman Sachs Andrew Tilton kepada CNBC.com, Jumat (13/11/2020).

Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden diproyeksikan menang dalam Pemilu Amerika, meskipun penghitungan suara masih berjalan. Demokrat juga diproyeksikan menguasai DPR tetapi Republikan tampaknya akan menguasai Senat.

Tilton mengatakan komposisi ini berarti stimulus fiskal yang diharapkan Demokrat tidak akan sebesar keinginan mereka karena harus berkompromi dengan Republikan di Senat.

"Pertumbuhan di AS tidak akan setinggi perkiraan, dan suku bunga AS tidak akan naik terlalu banyak," kata Tilton.

Tilton mengatakan pertumbuhan ekonomi dan suku bunga AS masih berpotensi naik tahun depan tergantung perekmbangan vaksin Covid-19. "Tetapi suku bunga Asia, khususnya di Tiongkok dan India, masih akan lebih tinggi dari AS."

Oleh karena itu, pasar obligasi Asia masih akan menarik bagi investor. Dia menyontohkan, investor telah mengucurkan dana ke pasar obligasi Tiongkok hingga mencapai US$ 20 miliar dalam sebulan.

"Capital inflow itu akan mendorong mata uang negara bersangkutan menguat terhadap dolar. Kami masih optimistis terhadap mata uang Asia terapresiasi tahun depan, dipimpin oleh yuan," kata dia.

Risiko Kenaikan Tarif Lebih Rendah
Perekonomian Asia juga dapat diuntungkan kebijakan luar negeri dan perdagangan Biden.

Banyak perekonomian Asia yang tergantung ekspor, di mana mereka tertekan oleh perang dagang Presiden AS Donald Trump dengan Tiongkok. Perang dagang telah membuat tarif impor di kedua negara naik. Perang dagang ini jeda sementara sejak awal Januari 2020, ketika kedua negara memasuki perjanjian dagang tahap pertama.

Menurut Tilton, Pemerintahan Biden diharapkan mengurangi ketidakpastian dan kejutan di Asia, di mana hal ini membantu ekspor dan mata uang. Kenaikan tarif lebih lanjut, menurut Tilton, kemungkinan tidak akan terjadi di era Biden.

"Dalam beberapa tahun terakhir kita melihat kenaikan tarif. Hal ini akan segera berakhir, meskipun tidak terlalu besar tetapi risiko kenaikan tarif lebih kecil," kata Tilton.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tol Yogyakarta-Bawen Ditandatangani Hari Ini

Proyek senilai Rp 14,26 triliun ini dibangun oleh konsorsium PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) sebagai konsorsium pemenang lelang.

EKONOMI | 13 November 2020

Dirut PT Geo Dipa Energi: Indonesia "Timur Tengah-nya" Panas Bumi

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana mendorong permintaan yang saat ini tengah melemah akibat pandemi.

EKONOMI | 12 November 2020

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000

Harga emas Antam mencapai Rp 978.000 per gram, naik Rp 10.000.

EKONOMI | 13 November 2020

Kurs Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.160

Kurs rupiah berada di level Rp 14.160 per dolar AS atau melmeah 20 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.140.

EKONOMI | 13 November 2020

IHSG Relatif Stabil Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,05% ke kisaran 5.455,6 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (13/11/2020).

EKONOMI | 13 November 2020

Kisruh Pelabuhan Marunda, Pengamat: MA Harus Selamatkan Aset Negara

Pemerintah harus tegas soal permasalahan Pelabuhan Marunda.

EKONOMI | 13 November 2020

Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Valbury Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham AALI, INDF, KLBF, TLKM, PGAS, SMGR/

EKONOMI | 13 November 2020

Tingkatkan Bauran EBT, PLN Akan Konversi PLTD

Manfaat konversi PLTD bisa menurunkan biaya pokok produksi PLN, membantu pemerintah mengurangi impor BBM serta mendorong perekonomian di wilayah tersebut.

EKONOMI | 12 November 2020

Bursa Asia Melemah Seiring Wall Street dan Eropa

Nikkei 225 Tokyo turun 0,79%, S&P/ASX 200 turun 0,49%, Kospi Korea Selatan turun 0,19%, Straits Times turun 0,74%.

EKONOMI | 13 November 2020

Genjot Bauran EBT, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru

Potensi EBT sangat besar sekali, sekitar 442 gigawatt, dan yang sekarang terimplementasi baru sekitar 10,4 gigawatt.

EKONOMI | 12 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS