Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Genjot Bauran EBT, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru

Kamis, 12 November 2020 | 16:54 WIB
Oleh : Herman / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah fokus mengupayakan berbagai langkah untuk mencapai target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025 mendatang.

Menurut Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu, saat ini bauran EBT baru mencapai sekitar 14%, untuk fosil 65%, dan gas 20%.

“Potensi EBT ini sangat besar sekali, sekitar 442 gigawatt, dan yang sekarang terimplementasi baru sekitar 10,4 gigawatt. Untuk mencapai target 23% pada 2025, banyak yang akan kita lakukan. Pertama sekali terkait dengan regulasi,” kata Jisman Hutajulu dalam acara Zooming with Primus bertajuk “Transformasi Menuju Energi Terbarukan” yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (12/11/2020).

Jisman menyampaikan, saat ini sudah ada regulasi terkait EBT yakni Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Namun aturan ini dinilai belum atraktif untuk mendorong pengembangan EBT di Indonesia, sehingga perlu ada aturan baru yang lebih menarik minat swasta.

“Permen 50/2017 mengenai pengaturan EBT tentang harga (listrik EBT), mungkin terlihat belum atraktif, sehingga kurang mendorong swasta untuk masuk. Jadi kita mau revisi dan tingkatkan menjadi Rancangan Peraturan Presiden. Ini sudah siap dan kita tunggu bulan depan barangkali sudah bisa ditandatangani. Yang bisa kami sampaikan, nanti (di Perpres) harganya pun akan lebih atraktif untuk pengembangnya, tidak seperti dulu. Sehingga kita berharap kondisi ini akan mendorong EBT bisa masuk lebih besar lagi,” papar Jisman.

Dalam Rancangan Perpres ini juga diatur, apabila nantinya ada penugasan khusus dari pemerintah yang menyebabkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) PLN bertambah, maka akan diberikan kompensasi.

“Selain itu, skemanya juga coba diubah. Kalau dulu ada biaya pokok, nanti ada fee in tarif di sana. Jadi membangunkan market dulu. Kalau RPP ini sudah keluar, kami yakin akan bisa cepat lagi (peningkatan bauran EBT),” paparnya.

Jisman menyampaikan, EBT nantinya akan dikembangkan di daerah-daerah potensial, misalnya di Kalimantan Utara dengan potensi air yang sangat besar. “Kita undang industri nanti ke sana karena memang dengan PLTA ini nanti kan harga listriknya akan murah, jadi kita integrasikan sumber potensi EBT dengan industri. Ini cara kita mengurangi share-nya fosil,” ujarnya.

Selain itu, EBT juga bisa diimplementasikan di daerah-daerah 3T melalui program renewable energy based economic development. “Saat ini rasio elektrifikasi kita sudah 99,5%, tetapi masih ada 433 desa yang belum berlistrik sama sekali, ini di Papua. Jadi nanti kita harapkan EBT juga bisa diimplementasikan di sana untuk melistriki daerah-daerah tersebut,” imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Relatif Datar di Rp 14.250

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (27/9/2021), terpantau menguat tipis ke kisaran Rp 14.250.

EKONOMI | 27 September 2021

IHSG Berpotensi Menguat, 5 Saham Ini Layak Dikoleksi

Agar tetap cuan, Valbury Sekuritas Indonesia menyarankan para investor untuk cermati saham BBRI, PGAS, TINS, ANTM, PTPP.

EKONOMI | 27 September 2021

Kompak, IHSG Menguat Seiring Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,1% ke 6.151 pada awal perdagangan hari ini, Senin (27/9/2021).

EKONOMI | 27 September 2021

Fokus Pasar: Nasib Moratorium Sawit Indonesia

Pelaku pasar di awal pekan cermati mengenai perizinan moratorium sawit yang menentukan arah laju saham komoditas terkait.

EKONOMI | 27 September 2021

Bursa Asia Mixed Jelang Rilis Data Industri Tiongkok

Nikkei naik 0,36%, Topix naik 0,57%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,17%, dan Kospi Korsel turun 0,12%.

EKONOMI | 27 September 2021

Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

Harga Surat Utang Negara (SUN) pada pekan ini diperkirakan mengalami penurunan, sementara imbal hasil menguat.

EKONOMI | 26 September 2021

QRIS Jadi Sarana UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Dari 10,45 juta pengguna QRIS saat ini, sebanyak 96% adalah UMKM dan ditargetkan angkanya terus bertambah.

EKONOMI | 26 September 2021

Pasca-Rights Issue, Aset BRI Terbesar di Indonesia

Rights issue BRI bernominal jumbo dilakukan untuk mendanai holding ultramikro (UMi).

EKONOMI | 26 September 2021

ACC Syariah Permudah Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

ACC Syariah Haji juga memberikan pendampingan pengurusan hingga mendapatkan nomor porsi haji.

EKONOMI | 26 September 2021

Ini Upaya Kemenhub Tingkatkan Konektivitas ke Asmat Papua

Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Kurs Rupiah Relatif Datar di Rp 14.250

Kurs Rupiah Relatif Datar di Rp 14.250

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings