Logo BeritaSatu

Daya Saing Industri Naik, Indonesia-UNIDO Perkuat Kerja Sama

Kamis, 12 November 2020 | 17:23 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Sektor industri di Indonesia dinilai mempunyai daya saing yang kuat dengan berbagai produknya yang kompetitif terhadap barang impor.

Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah yang mendorong penggunaan teknologi digital sesuai implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Strategi dan kebijakan Kementerian Perindustrian (Kemperin) dalam meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional, di antaranya adalah melalui akselerasi pada penerapan industri 4.0,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemperin Dody Widodo di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Dirjen KPAII menjelaskan, pemanfaatan teknologi modern di sektor industri diyakini dapat menurunkan biaya faktor produksi, mendorong penggunaan produksi dalam negeri, meningkatkan kualitas dan produktivitas SDM industri, serta memperbaiki standar kualitas produk-produk industri kecil menengah (IKM).

“Hal ini yang membawa dampak terdongkraknya daya saing industri di Indonesia,” ujarnya.

Dody mengemukakan, berdasarkan Industrial Development Report 2020 yang dirilis United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), bahwa Indonesia berada di urutan ke-38 dari total 150 negara dalam peringkat Competitive Industrial Performance (CIP) Index pada tahun 2019.

Artinya, posisi Indonesia berhasil naik dibanding tahun 2018 yang menempati peringkat ke-39.

“Terkait hal tersebut, Indonesia masuk ke dalam kategori Upper Middle Quintile dan memiliki peringkat lebih tinggi daripada India (peringkat ke-39), Filipina (peringkat ke-41), dan Vietnam (peringkat ke-43),” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Dody, pihaknya aktif memfasilitasi perluasan pasar industri nasional di kancah internasional melalui kerangka kerja sama yang komprehensif dengan negara-negara potensial.

“Upaya peningkatan daya saing industri kita salah satunya dapat dilakukan melalui pemanfaatan kerja sama internasional baik bilateral maupun multilateral, termasuk juga kerja sama Indonesia dengan UNIDO,” tandasnya.

Saat ini, kerja sama Indonesia-UNIDO yang diterapkan melalui dokumen Indonesia-UNIDO Country Programme 2016-2020 telah membantu Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional serta perkembangan industri dalam negeri.

“Proyek-proyek kerja sama baik itu yang telah selesai maupun sedang berjalan, mampu memberikan dampak positif bagi industri di tanah air untuk mencapai kegiatan produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tegas Dody.

Selanjutnya, proyek-proyek kerja sama yang mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan industri dalam negeri tersebut membantu peningkatan kualitas dan kapasitas sehingga daya saingnya semakin meningkat.

“Salah satu proyek kerja sama Indonesia-UNIDO yang kami nilai cukup berhasil adalah program SMART Fish yang saat ini sedang dilanjutkan kepada tahap kedua,” sebut Dody.

Program SMART Fish 2 tersebut fokus pada penguatan standarisasi produk perikanan serta rumput laut. Seperti yang diketahui, produk perikanan dan rumput laut merupakan basis bahan baku bagi industri makanan, minuman, kosmetik dan farmasi.

“Melalui program SMART Fish, kekhawatiran akan kurangnya suplai dan kekhawatiran terhadap kualitas bahan baku dapat diatasi di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Dirjen KPAII berharap, keberhasilan program kerja sama Indonesia-UNIDO dapat segera diikuti oleh basis input industri lain seperti sektor kehutanan, tambang, dan peternakan, termasuk basis sektor jasa yang dapat mendukung proses industrialisasi dan penguatan ekspor.

“Dokumen Indonesia-UNIDO Country Programme 2016-2020 akan berakhir bulan Desember ini. Hal ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk menyusun proyek-proyek yang lebih strategis, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi industri dan perekonomian Indonesia,” tutur Dody.

Apalagi, seiring perkembangan revolusi industri 4.0, Indonesia akan membutuhkan proyek-proyek kerja sama yang dapat mengakselerasi penerapan teknologi industri 4.0.

Selain itu, sesuai dengan strategi dan kebijakan Kemenperin, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat berfokus pada pengembangan kualitas sektor IKM agar dapat menghasilkan produk berdaya saing tinggi sesuai kebutuhan di era industri 4.0.

“Kerja sama Indonesia-UNIDO bisa menjadi sarana industri dalam negeri untuk dapat mengakselerasi implementasi Industri 4.0. Oleh karena itu, sangat penting untuk kita, pemerintah, asosiasi, akademisi serta kalangan industri merumuskan bersama kebutuhan dan kepentingan industri untuk kemudian dapat diterapkan melalui proyek kerja sama Indonesia-UNIDO yang nantinya dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Imbas Kenaikan Bunga Fed Arus Kas Bukalapak Makin Kuat, Lo?

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menyatakan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS (the Fed) baru-baru ini berdampak positif terhadap kas perseroan.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Dirut BEI Targetkan Kapitalisasi Pasar Rp 13.500 Triliun

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman menargetkan kapitalisasi pasar bursa bisa menembus Rp 13.500 triliun pada 2026 mendatang.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Home Credit Salurkan Pembiayaan Modal Kerja Rp 560 Miliar

PT Home Credit Indonesia (Home Credit) telah menyalurkan pembiayaan modal kerja mencapai Rp 560 miliar kepada lebih dari 48.000 UMKM.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Bentuk Tanggung Jawab, BRI Komitemen Kedepankan Aspek ESG

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berkomitmen menerapkan prinsip ESG untuk meneruskan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

EKONOMI | 29 Juni 2022

IHSG Turun 54 Poin, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 9.097 T

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (29/6/2022) turun 54,1 poin (0,7%) ke level 6.942.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Meski Pandemi Kinerja BEI Tetap Cemerlang, Laba Melonjak 80%

Laba bersih BEI tahun berjalan sebesar Rp 881,41 miliar di tahun 2021 atau tumbuh 80,8% dari tahun 2020.

EKONOMI | 29 Juni 2022

Arisan Digital Mapan Raih US$ 15 Juta dari Patamar dan Astra

Mapan mengumumkan penutupan pendanaan seri-A sebesar US$ 15 juta yang dipimpin oleh Patamar Capital dan PT Astra Digital Internasional.

EKONOMI | 29 Juni 2022

DJP Kemenkeu Gandeng BRI untuk Implementasi Aplikasi PSIAP

BRI bekerja sama dengan DJP Kemenkeu dalam implementasi aplikasi Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP).

EKONOMI | 29 Juni 2022

Aman! Tidak Ada PHK Akibat Pandemi dan Digitalisasi di BRI

BRI juga tidak akan melakukan PHK sebagai dampak dari digitalisasi industri perbankan dan pandemi Covid-19.

EKONOMI | 29 Juni 2022

LPKR Bidik Peluang Properti di Tangerang Lewat Cendana Homes

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) giat meluncurkan rumah tapak terjangkau mulai harga Rp 700 jutaan sejak tahun 2020 bertajuk Cendana Homes Series.

EKONOMI | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Ukraina Selatan

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Ukraina Selatan

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings