Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Hospitality Mulai Membaik, Okupansi OYO Naik 70%

Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:37 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Industri hospitality di Indonesia yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 secara perlahan mulai menunjukkan perbaikan. Data internal OYO juga mencatat membaiknya performa hotel OYO di Indonesia secara perlahan, dengan tingkat okupansi per bulan Agustus 2020 meningkat sebanyak 70% dari titik terendah di bulan April 2020. Namun, peningkatan tersebut masih di angka 60% dari tingkat okupansi normal sebelum pandemi.

Country Head OYO Indonesia, Agus Hartono Wijaya mengungkapkan, sejak resmi beroperasi pada Oktober 2018, OYO telah berhasil mencapai lebih dari 3.000 properti dan 45.000 kamar yang tersebar di lebih dari 150 kota di Indonesia. OYO juga telah membukukan lebih dari 5,5 juta pemesanan dan membuka lebih dari 20.000 lapangan pekerjaan di bidang hospitality.

“Pandemi ini menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi seluruh operasional bisnis kami, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi,” kata Agus Hartono Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2020).

Agus menyampaikan, meski pandemi menekan industri hospitality secara signifikan. Namun, OYO dengan teknologi sebagai DNA-nya mampu merespon dengan memperkuat operasional di skala lokal, dan juga memberikan pengalaman menginap lebih aman, seamless, dan contactless. Hal ini diwujudkan melalui beberapa inisiatif seperti Sanitized Stay; termasuk fitur check-in dan check-out tanpa sentuhan, serta integrasi e-wallet OVO dan Go-Pay di aplikasi OYO; yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotel secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.

Sejak diluncurkan pada bulan Juni lalu, saat ini sebanyak lebih dari 865 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut, sehingga mendapatkan label dan logo Sanitized Stay di aplikasi OYO.

Lebih lanjut, OYO juga masih optimis terhadap potensi industri hospitality di Indonesia, khususnya di sektor hotel budget. “Adaptasi secara cepat dan memanfaatkan peluang menjadi kunci dalam menghadapi perubahan perilaku dan preferensi konsumen di industri pariwisata pascapandemi. Selain itu, adanya tren staycation di hotel-hotel budget dengan skala kecil yang tetap memberikan pengalaman menginap unik menjadi sinyal positif bagi potensi pertumbuhan OYO di Indonesia,” tambahnya.

Pihak OYO juga meyakini, hotel budget dengan 20-30 kamar berpotensi lebih diminati karena lebih memungkinkan pelanggan untuk tetap menjaga social distancing dan higienitas, sehingga dapat merasa aman dan nyaman selama berlibur di masa new normal ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Ingin Bangun Bank Syariah Raksasa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keinginan untuk membangun sebuah bank syariah raksasa di Indonesia.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Smarties Indonesia 2020, MMA Umumkan Kategori “Winning from Home”

Smarties Indonesia Awards 2020 mengikutsertakan kategori tambahan -#WinningFromHome bagi ide-ide menarik yang dikembangkan dan dieksekusi.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Investor Jauhi Aset Berisiko, Bursa Eropa Dibuka Anjlok 2%

Indeks Stoxx600 turun 2,37%, DAX Jerman turun 3,26%, FTSE Inggris turun 2,26%, CAC Prancis turun 3,27%, FTSE MIB Italia turun 3,17%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Melemah

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 0,29%, indeks komposit Shanghai naik 0,46%, Hang Seng Hong Kong turun 0,32%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,11%, Kospi naik 0,62%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Startup Trawlbens Berupaya Tekan Biaya Logistik di Indonesia

Dengan aplikasi Trawlbens konsumen dan mitra akan menikmati layanan logistik terlengkap dengan tarif riil murah.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Investasi Asing Mulai Menggeliat Kembali ke Pasar Obligasi Indonesia

Faktor pendukung penguatan pasar obligasi dalam negeri yakni selisih yield obligasi pemerintah Indonesia dan obligasi Amerika Serikat yang lebih tebal.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Ciptakan SDM Unggul, BCA Raih Indonesia’s HR Asia Best Companies

BCA senantiasa mengupayakan kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Asia Ambles karena Investor Waspadai Corona

Di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,53%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Pebisnis Pemula

Edukasi keuangan bermanfaat terutama saat pelaku bisnis akan mengambil keputusan yang mempengaruhi kondisi keuangan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Harga Minyak Menguat Dipicu Penutupan Produksi Teluk Meksiko AS

Brent pengiriman Desember ditutup bertambah 74 sen atau 1,9% menjadi US$ 41,20 per barel.

EKONOMI | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS