RI-Jepang Sepakat Bentuk Pengaturan Koridor Perjalanan Bagi Pebisnis
Logo BeritaSatu

RI-Jepang Sepakat Bentuk Pengaturan Koridor Perjalanan Bagi Pebisnis

Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:18 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia dan Jepang sepakat untuk membentuk pengaturan koridor perjalanan atau travel corridor arrangement bagi pebisnis antarkedua negara.

“Saya dan Perdana Menteri Suga telah sepakat mengenai pentingnya pembentukan travel corridor arrangement bagi bisnis esensial,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama PM Jepang Yoshihide Suga di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020).

Baik Jokowi maupun Yoshihide Suga juga sepakat akan menugaskan menteri luar negeri untuk melakukan negosiasi detail pembentukan travel corridor arrangement. Diharapkan negosiasi itu dapat dirampungkan dalam waktu satu bulan. “Kami juga sepakat menugaskan Menlu Jepang dan Indonesia untuk menegosiasikan detail dan menyelesaikannya dalam waktu satu bulan,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan dalam pertemuannya dengan PM Jepang, juga dibahas kerja sama di bidang ekonomi. Ia menyambut baik relokasi dan perluasan investasi perusahaan-perusahaan Jepang ke Indonesia seperti, Denso, Sagami, Panasonic, Mitsubishi Chemical dan Toyota. Baginya, Jepang merupakan salah satu negara mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi.

“Saya tadi juga meminta perhatian terhadap Jepang, adanya kendala izin impor produk pertanian, produk kehutanan dan produk perikanan dari Indonesia. Saya tadi mendorong Jepang ikut berpartisipasi dalam Sovereign Wealth fund indonesia,” jelas Jokowi.

Tidak hanya di bidang ekonomi, Jokowi menegaskan kemitraan Indonesia-Jepang juga dilakukan dalam memperkuat kerja sama multilateral. Kepala Negara menekankan pentingnya semangat kerja sama untuk terus diperkuat, terutama di tengah rivalitas yang semakin menajam ditengah kekuatan besar dunia. “Spirit kerja sama inklusif perlu juga terus dimajukan dalam kerja sama Indo Pasifik sebagaimana tercermin dalam ASEAN Outlook Indopacific,” terang Jokowi.

Presiden menggarisbawahi adanya harapan agar Laut China Selatan dapat terus menjadi laut yang damai dan stabil.

Dalam kesempatan yang sama, PM Yoshihide Suga menegaskan Jepang mendukung ASEAN Outlook Indopacific secara penuh yang dipelopori Indonesia. Bahkan Jepang akan mengadopsi karena memiliki kesamaan fundamental dengan visi Indo Pasifik yang bebas dan terbuka. “Jepang secara penuh mendukung ASEAN Outlook Indopacific yang dipelopori Indonesia untuk diadopsi dan memiliki kesamaan fundamental dengan visi Indopasifik yang bebas dan terbuka. Berpijak pada hal ini, Jepang akan bekerja sama dengan indonesia menjelang KTT ASEAN yang akan digelar pada November mendatang,” kata Yoshihide Suga.

Tidak hanya itu, PM Suga juga memastikan akan memulai kembali perjalanan bagi pebisnis kedua negara, termasuk di dalamnya perawat dan caregiver. “Kami memastikan untuk memulai kembali perjalanan kedua negara bagi pebisnis termasuk perawat dan caregiver di bawah kerangka Jepang Indonesia, EPA atau IJEPA. Sekaligus kami sepakat untuk berkoordinasi secara erat agar memulai secepat-cepatnya perjalanan dengan tujuan bisnis dalam jangka pendek dengan melonggarkan langkah isolasi mandiri selama 14 hari setelah memasuki negara tujuan,” jelas PM Yoshihide Suga.

Sebelum Indonesia, Jepang sudah terlebih dulu menyepakati travel bubble dengan negara Asia lainnya. Negara-negara itu adalah Kamboja, Laos, Myanmar, Malaysia, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Ada beberapa syarat memasuki Jepang bagi negara kerja sama yakni mengajukan visa ke Kedutaan Jepang setempat, mengirimkan perjanjian tertulis untuk karantina mandiri, mengirimkan hasil tes corona di bandara, mengikuti tes corona di bandara, mengunduh aplikasi pelacakan corona, melakukan karantina mandiri dan dilarang menggunakan transportasi umum selama 14 hari.

Di bidang Infrastruktur, PM Suga mengungkapkan prioritas utama dalam pembangunan nasional yang ditekankan Presiden Jokowi, Jepang akan secara mantap memajukan kerja sama di bidang infrastruktur seperti pembangunan MRT, kereta semicepat jalur Jakarta-Surabaya, pembangunan pelabuhan Patimban, pembangunan pulau-pulau terluar dan kerja sama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi.

Tidak hanya itu, lanjut PM Suga, dengan mempertimbangkan perubahan situasi di kawasan dalam rangka mengkonkretkan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan kedua negara, Indonesia dan Jepang sepakat mengadakan pertemuan 2+2 dalam waktu tidak lama. Serta mempercepat pembahasan pengalihan peralatan, peralihan teknologi pertahanan dan mendorong pengembangan SDM termasuk penegakan hukum di laut.

“Sehubungan dengan isu-isu regional termasuk Korea Utara dan Laut Tiongkok Selatan, kami sepakat, Jepang dan Indonesia akan kerja sama dengan erat. Dan saya minta kerja sama Indonesia agar isu penculikan warga Jepang oleh Korea utara dapat segera diselesaikan,” papar Yoshihide Suga.

PM Suga menegaskan Jepang akan bekerja sama dan bergandengan tangan dengan Indonesia bagi perdamaian dan kesejahteraan kawasan yang berlandaskan kemitraan strategi kedua negara yang diperkokoh dengan kunjungan perdananya ke Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BP2MI Teken MoU Kerja Sama dengan LPSK

BP2MI dan LPSK tandatangani kerja sama lindungi PMI korban pengiriman ilegal.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Perluas Pasar, PPI Buka Kantor Perwakilan di Dubai dan Hong Kong

PPI memperluas jalur pemasaran untuk ekspor dan impor produk dan komoditas perdagangan ke Dubai, Uni Emirat Arab dan Hong Kong dengan membuka kantor perwakilan.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Wapres Dorong UMK Jadi Bagian Penguatan Ekonomi Syariah

Usaha Mikro di Tanah Air harus menjadi bagian dari ekonomi syariah.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Jokowi dengan Gembira Ungkap Relokasi Tujuh Pabrik Jepang ke Indonesia

Saat ini, sebanyak tujuh perusahaan Jepang yang telah memastikan merelokasi pabriknya ke Indonesia.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Inklusi Keuangan Kunci Akselerasi Pembangunan Ekonomi

Pemerintah merelaksasi persyaratan mengakses pembiayaan di lembaga keuangan.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Ma'ruf Amin: Merger Bank Syariah Jadikan RI Kompetitif di Kancah Global

Penggabungan tiga bank syariah tanpa adanya pemutusan hubungan kerja.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Bertumbuh, Ekonomi Syariah Masuki Momentum Emas

Ada sembilan inisiatif yang melibatkan 21 bank syariah.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Rekind Rampungkan Proyek Pabrik CO2 Cair PT Pupuk Kujang

Dalam performance test, pabrik CO2 ini mampu menghasilkan 465,21 ton per 72 jam CO2 cair, atau 103% dari kapasitas terpasang.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Usulan Pajak Mobil Baru 0% Ditolak, Ini Respons Pelaku Industri Otomotif

Keputusan yang diambil pemerintah merupakan upaya untuk memperbaiki perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 20 Oktober 2020

Ma'ruf Amin Raih Lifetime Achievement Investor Best Syariah Awards

Tahun ini merupakan penyelenggaraan Investor Best Syariah Awards ke-15 yang diadakan secara rutin oleh Majalah Investor.

EKONOMI | 20 Oktober 2020


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Dampak Pandemi, Pemprov DKI Jakarta Hanya Tata 11 RW Kumuh

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS