Sinergi PGN dan UMKM dalam Menunjang Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Sinergi PGN dan UMKM dalam Menunjang Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:08 WIB
Oleh : RIX

Jakarta – Sebagai subholding gas yang memberikan layanan gas bumi di seluruh sektor, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen menyediakan sumber energi yang bersih dan ekonomis di berbagai sektor ekonomi kecil menengah (UMKM) untuk menunjang pembangunan ekonomi Indonesia.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan bahwa UMKM merupakan bagian dari segmen usaha distribusi PGN dengan menggunakan moda distribusi pipa maupun non pipa. PGN menargetkan untuk meneruskan pemanfaatan gas bumi ke UMKM, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat daya beli lebih tinggi.

UMKM tergolong sebagai Pelanggan Kecil (PK) PGN, karena termasuk pelanggan yang memanfaatkan energi gas bumi tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga tetapi juga untuk usaha komersial, diantaranya bergerak di bidang kuliner, bahan baku makanan, laundry, kerajinan, dan sebagainya.

“Pada prinsipnya PGN ingin meningkatkan kemampuan UMKM di berbagai wilayah dapat mandiri dan berdaya saing, sehingga mampu menunjang pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan performa gas yang mengalir 24 jam dan harganya yang lebih terjangkau, akan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya,” ungkap Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan bahwa efisiensi biaya energi dapat menunjang peningkatan produksi dan pengembangan usaha, sehingga bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. Dengan adanya energi gas bumi ke pelanggan UMKM, diharapkan mampu menjadi stimulus baru bagi perkembangan perekononian yang berkelanjutan.

Sebagai contoh, penggunaan gas bumi mampu meningkatkan produksi usaha rumahan produsen tepung roti, Hedo Panko di wilayah Kedaton Lampung. Produsen ini tidak hanya dapat produksi di pagi hari, tetapi juga setiap saat karena aliran gas bumi senantiasa tersedia 24 jam.

“Dalam kurun waktu tiga bulan, Hedo Panko mampu menyerap tenaga kerja sekitar 50 orang. Bahkan, pemilik usaha ini dapat mengembangkan produk yaitu produksi nugget ayam, jadi tidak hanya tepung roti saja,” ungkap Rachmat.

Pemilik Warung Lesehan Kushadi di Pasuruan, Jawa Timur, dengan menggunakan gas bumi bisa menghemat biaya bahan bakar sekitar 50 persen, alhasil bisa meraih keuntungan lebih banyak.

Selain menjaga kelancaran penyaluran gas, PGN juga memberikan edukasi kepada pelanggan terkait dengan keamanan dan pemakaian gas yang tepat. “PGN konsisten memberikan simulasi dan edukasi tsebelum gas tersambung, serta dilakukan serangkaian tekanan di pipa gas. Hal ini dilakukan agar pelanggan mendapatkan sumber energi yang efisien, praktis, dan aman,” imbuh Rachmat.

“Kami membuka kesempatan yang sebesar-besarya bagi pegiat UMKM lain yang berminat untuk menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar. Harapannya, bagi UMKM pengguna gas bumi dapat semakin berkembang usahanya sehingga bisa memajukan perekonomian,” ujar Rachmat.

Wilayah kegiatan usaha distribusi PGN, termasuk untuk UMKM, dikelola oleh Sales Area di berbagai daerah. Saat ini, PGN memiliki 19 Sales Area yang menjalankan kegiatan usaha distribusi dan niaga yang tersebar di berbagai wilayah diantaranya di Jabodetabek, Palembang, Lampung, Batam, Riau, Pekanbaru, Dumai Medan, Cirebon, Cilegon, Semarang, Pasuruan, Sidoarjo, Tarakan hingga Sorong.

Selain itu, PGN juga berkomitmen untuk menggerakkan sektor ekonomi kecil dan menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan CSR di Desa Binaan PGN, sekitar wilayah Offstake Station PGN, yaitu BUMDES Sabar Subur di Teluk Terate, Banten; BUMDES Tri Daya, Minosari Prima, Labuhan Maringgai Lampung; BUMDES Pagardewa di Muara Enim, Sumatera Selatan, Kelompok Pengasap Ikan dan Resto Apung di Kampung Ikan Asap Sidoarjo; Kelompok Rulaku di Desa Kupang Sidoarjo; dan KPKM Tembesi Tower di Batam.

“Rata-rata UMKM yang berada di Desa Binaan PGN, bergerak pada bidang kuliner, jual beli hasil pertanian, dan kebutuhan pokok atau sembako. Di Desa Binaan Desa Panaran Pulau Lance Batam, kami juga berupaya membantu pengembangan program ekonomi kreatif agar bisa memberikan tambahan pendapatan masyarakat, dan memaksimalkan hasil dari kelembagaan koperasi dan UMKM yang ada,” jelas Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan, program ini juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di desa binaan tersebut. Ekonomi kreatif yang telah dikembangkan diharapkan memunculkan ide-ide baru ataupun inovasi yang dapat dimanfaatkan bersama.

PGN juga masih mengawal pengelolaan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) dan homestay Karangrejo serta desa binaan Kampung Palawija, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sampai masyarakat setempat dipastikan mampu mandiri dan berdaya saing.

“Dari program di sana, kami berupaya untuk bisa menggerakkan kesiapan masyarakat untuk berwirausaha, meskipun masih taraf UMKM dengan memberdayakan potensi kuliner dan kerajinan yang bisa dipasarkan kepada ara wisatawan,” jelas Rachmat.

Rachmat mengungkapkan bahwa PGN sebagai perusahaan yang peduli pada tujuan keberlanjutan, PGN akan konsisten memberikan pelayanan gas bumi terbaik dan saling bersinergi bersama seluruh pihak untuk kemajuan pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

“Investasi kepada masyarakat meski di luar kegiatan bisnis utama, juga digerakan dalam menunjang pembangunan berkelanjutan dengan menjadikan desa-desa di sekitar wilayah operasi yang maju dan mandiri,” tutup Rachmat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Emas Dunia Anjlok 2,6% Pagi Ini

Harga emas batangan bersertifikat logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Rabu (12/8/2020) mencapai Rp 1.056.000 per gram.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 14.645

Kurs rupiah berada di level Rp 14.645 per dolar AS atau terapresiasi 35 poin (0,24 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.680.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Ini Rekomendasi Belanja Saham dari Valbury Sekuritas Hari Ini

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan potensi menguat dipengaruhi oleh ) kabar Rusia menemukan vaksin Covid-19, indeks berjangka Wall Street menguat.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

IHSG Terkoreksi Tipis di Awal Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melmeah 0,12 persen ke kisaran 5.183,8 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (12/8/2020).

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Bursa Asia Dibuka Mixed, Pasar Terus Pantau Perkembangan Vaksin

Nikkei 225 Tokyo naik 0,16 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,67 persen, S&P/ASX 200 turun 0,56 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,66 persen.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Bandara Soekarno Hatta Miliki Heliport dan Hotel Baru

Fasilitas-fasilitas baru tersebut diharapkan dapat memacu pemulihan aktivitas penerbangan di Soekarno-Hatta di tengah pandemi global Covid-19.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Kabar Vaksin Covid-19 Rusia Dorong Bursa Eropa Menguat

Indeks Stoxx600 naik 1,68 persen ditopang sektor tekonologi yang naik 4,4 persen dan sektor pariwisata yang naik 4,5 persen.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Wall Street Ditutup Melemah Terseret Sektor Teknologi

Dow Jones Industrial Average naik 0,4 persen, S&P 500 turun 0,8 persen, Nasdaq turun 1,7 persen.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Program Kemitraan Pelindo I Berdayakan Perajin Tenun Songket

Pelindo I menyalurkan dana program kemitraan sebesar Rp 3,51 miliar kepada pelaku UMKM.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Tawarkan Obligasi Rp 1,5 Triliun, BTN Catat Oversubscribed 1,8 Kali

Dana yang terkumpul dari penerbitan surat utang akan digunakan untuk memperkuat ekspansi pembiayaan perumahan BTN.

EKONOMI | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS