Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mampu Sejahterakan Rakyat, Ekonomi Murakabi Masuk Eropa dan Amerika Latin

Jumat, 7 Agustus 2020 | 11:22 WIB
Oleh : Lona Olavia / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Murakabisme ekonomi merupakan pilihan baik bagi semua negara di dunia. Tidak hanya negara yang terhegemoni ekonominya oleh negara besar, tetapi negara besar pun diharapkan memahami dan mendapatkan manfaatnya. Hadirnya pengetahuan ekonomi murakabi di Eropa, Amerika Latin, serta Afrika tersebut menjadi tren pembaruan perekonomian dunia.

Kesenjangan signifikan tataran ekonomi antar negara sesungguhnya awal pemicu ketidakharmonisan antar sekutu ekonomi politik dunia. Implikasinya adalah terjadinya perang dagang atau ekonomi antar negara adidaya. Karena, di antara mereka memiliki kepentingan politik ekonomi di berbagai negara lainnya. Konflik ekonomi seperti itu memicu ketegangan dunia internasional, yang mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya perang fisik.

“Analisisnya ekonomi murakabi menuliskan ilustrasi ini, artinya jauh waktu sebelum terjadi krisis ekonomi dunia terdampak pandemi Covid 19,” ujar ekonom dari Universitas Surakarta Agus Trihatmoko di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Agus mengekspektasikan bahwa ekonomi murakabi adalah sebuah respon secara kebetulan terhadap situasi krisis ekonomi global saat ini. Analitikal perekonomian murakab dimaksudkan untuk menangkal potensi krisis ekonomi. Termasuk, menjadi alat strategis dalam membenahi ekonomi agar dapat keluar dari situasi krisis berkepanjangan, dan tidak berulang.

Masyarakat dunia, sambungnya tidak menginginkan penyelesaian krisis ekonomi negara-negara mengarah kepada krisis kemanusiaan yaitu perang fisik. Tatanan ekonomi nasional dan global harus belajar ulang dari pengalaman liberalisasi ekonomi yang mengakibatkan ketidakharmonisan dunia sendiri. Termasuk, melebarnya gap antara kelompok masyarakat marginal dan miskin dengan kelempok kapitalis-hegemonis.

“Sejarah mencatat yang disebut perang dunia atau setiap peperangan fisik adalah sama-sama menghacurkan kehidupan sosial dan ekonomi, baik bagi negara kuat atau pun yang lemah ekonominya,” katanya.

Hadirnya pengetahuan ekonomi murakabi ke belahan Eropa, Amerika Latin, serta Afrika ini, menurut Agus dapat menjadi inspirasi bagi dunia internasional untuk kembali mengedepankan kesejahteraan rakyat di setiap negara, serta harapannya adalah terciptanya perdamain dunia.

Bagi pemerintahan Indonesia yang berkepentingan terhadap implementasi ekonomi murakabi, pertama-tama adalah Presiden dan DPR RI. Inisiatif sebelumnya harus dibangun oleh Jajaran Kabinet Presiden di bidang ekonomi bersama-sama dengan Tim Ahli Kepresidenan. Tahap kedua dan seterusnya diturunkan dalam bentuk program kerja pemerintahan, serta kebijakan ekonomi dan sosial.

Pemerintahan Indonesia di semua lini dapat menelaah bahwa murakabisme adalah manifesto Pancasila berlandaskan konstitusi ekonomi, yaitu Pasal 33 UUD 1945 serta tinjauan beberapa pasal di dalam Piagam PBB.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Asing Koleksi BBRI dan Lepas BMRI

BBRI jadi favorit asing pasca-dikoleksi sebanyak Rp 253 miliar ketika IHSG menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,2.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG di Zona Hijau, BIMA Paling Cuan Melesat 34,94%

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

Dalam upaya mengembangkan industri halal nasional, Kemenperin meluncurkan Indonesia Halal Industry Award (IHIA) 2021.

EKONOMI | 22 September 2021

Kemnaker Dorong Pusat Pasar Kerja Jadi Solusi Mismatch Ketenagakerjaan

Kemnaker terus mendorong Pusat Pasar Kerja agar menjadi tempat bertemunya kebutuhan dunia kerja dengan ketersediaan sumber daya manusia.

EKONOMI | 22 September 2021

Dukung Ekspor UMKM, Sarinah Dapat Kredit Rp 50 Miliar dari LPEI

Pembiayaan dari LPEI akan digunakan oleh Sarinah untuk mendukung ekspor UMKM yang telah dikurasi, sehingga dapat memenuhi permintaan pembeli dari luar negeri.

EKONOMI | 22 September 2021

Realisasi Padat Karya Tunai Pemukiman Serap Anggaran Rp 4,5 Triliun

Basuki menegaskan, realisasi program padat karya tunai bidang permukiman mencapai 81,5%, dengan penyerapan tenaga kerja 324.554 orang.

EKONOMI | 22 September 2021

Pasar Modal Kian Diminati, Ternak Uang Gelar Kelas Investasi

Ternak Uang Masterclass akan mengajarkan materi-materi seputar investasi mulai dari level pemula hingga level menengah.

EKONOMI | 22 September 2021

Tolak Rencana Kenaikan PPh, Akumindo: Banyak UMKM Bangkrut

Ikhsan menegaskan, Akumindo menolak RUU KUP dan meminta tarif PPh minimum tetap 0,5%.

EKONOMI | 22 September 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.242

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.238- Rp 14.255 per dolar AS.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

EKONOMI | 28 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings