Penyederhanaan BBM Akan Picu Kenaikan Biaya Logistik
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Penyederhanaan BBM Akan Picu Kenaikan Biaya Logistik

Kamis, 23 Juli 2020 | 06:34 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Wacana penyederhanaan produk bahan bakar minyak (BBM) sesuai ambang batas emisi diperkirakan akan mendongkrak biaya logistik dan pengiriman barang. Pasalnya jika wacana tersebut diterapkan, BBM jenis premium, solar, dan pertalite akan dihapus.

“Jika wacana penyederhanaan BBM itu diterapkan, biaya pengiriman barang lebih mahal. Pelaku usaha logistik bisa menerima karena akan meneruskan biaya yang timbul ke konsumen. Tapi dampak ke masyarakat lebih besar,” ujar Ketua Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara (IPCN) Beni Syarifudin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Menurut dia, untuk meminimalisir dampak kebijakan tersebut, IPCN yang menaungi 215 perusahaan logistik dan kargo akan mengusulkan kelonggaran kebijakan atau insentif. “Sektor logistik ini salah satu tulang punggung perekonomian negara. Dibutuhkan relaksasi agar cost logistik bisa lebih murah,” jelasnya.

Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) sebelumnya sedang membahas wacana penyederhanaan produk BBM sesuai kesepakatan dunia tentang lingkungan. Seluruh negara berupaya menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara dengan standar BBM minimal RON 91 dan CN minimal 51. BBM yang dimaksud adalah premium, solar, dan pertalite yang dinilai tidak sesuai standar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Np 20 Tahun 2017.

Meski baru sekadar wacana, Beni menilai, kebijakan itu akan mempengaruhi seluruh sektor, termasuk transportasi dan logistik. Padahal saat ini sektor logistik di Indonesia masih terkendala biaya mahal.

Pengamat ekonomi dari Indef, Nailul Huda menilai wacana penghapusan BBM jenis premium, solar, dan pertalite akan mendorong inflasi sekaligus menggerus daya beli masyarakat secara luas. “Dampak lanjutannya angka kemiskinan dan pengangguran meningkat," ucapnya.

Huda menerangkan wacana penghapusan BBM jenis premium, solar, dan pertalite untuk saat ini kurang pas di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Dia mengingatkan agar pemerintah fokus pada upaya penanggulangan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional. Seluruh sektor, lanjut Huda, pasti akan terpengaruh. “Bagaimana ekonomi bisa pulih dari pandemi Covid-19 dan ancaman resesi jika sektor-sektor strategis seperti transportasi dan logistik dibebani kebijakan yang tidak tepat,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak Turun Setelah Stok AS Menumpuk

Minyak mentah Brent turun 3 sen menjadi US$ 44,29 per barel.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Dow Menguat 150 Poin Setelah Kesepakatan Pfizer-BioNTech

Dow Jones Industrial Average naik 165,44 poin, atau 0,6 persen menjadi 27.005,84.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Penyaluran BST Lancar, Kemsos Jadi Menteri yang Selalu Diingat Masyarakat

Kemsos sigap hadapi Pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 Juli 2020

Airlangga Optimistis Pulihkan Ekonomi

Kehadiran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan membantu percepatan pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 22 Juli 2020

Komitmen Pekerjakan Penyandang Disabilitas, Kemnaker dan Kementerian BUMN Teken MoU

BUMN diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud pemenuhan hak untuk membuktikan peran sesuai potensi dan kemampuannya.

EKONOMI | 22 Juli 2020

Wall Street Menguat di Tengah-tengah Konflik AS-Tiongkok, Pembelian Vaksin

Bursa Amerika Serikat dibuka menguat pada perdagangan Rabu (22/7/2020). Wall Street menyambut baik pembelian 100 juta vaksin Covid-19 dari Pfizer dan BioNTech.

EKONOMI | 22 Juli 2020

Mendag: Pemanfaatan SRG Ayam Karkas Beku Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

Dengan adanya dan mulai berjalannya resi gudang untuk komoditas ayam karkas beku, merupakan angin segar bagi para peternak ayam.

EKONOMI | 22 Juli 2020

AP I: Penerbangan Mulai Pulih tetapi Masih Jauh dari Normal

Tren penerbangan mulai mengalami perbaikan pada Juli 2020 ini. Untuk volume pergerakan pesawatnya tercatat menyentuh 35% dari kondisi normal.

EKONOMI | 22 Juli 2020

STP Catat Total Penyewa Menara 11.534 di Kuartal Pertama

Total pendapatan sebesar Rp 463,7 miliar, naik 4,3% YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

EKONOMI | 22 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.650

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Rabu (22/7/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.600.

EKONOMI | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS