BCA Dorong Sektor Riil untuk Cegah Resesi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

BCA Dorong Sektor Riil untuk Cegah Resesi

Senin, 13 Juli 2020 | 13:44 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berkomitmen menggerakkan sektor riil melalui pemberian kredit untuk mencegah resesi di tengah pandemi Covid-19.

"Debitur per debitor harus kita amati kesehatan keuangannya, tidak bisa disamaratakan. Kita perlu mencari peta baru, mana yang survive," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam "Hangout with BCA" secara virtual di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Dia mengatakan, BCA tidak memfokuskan pada sektor tertentu yang menerima kucuran kerdit. Namun perseroan akan mengkaji lebih mendalam debiturnya. "Kalau secara kalo kasat mata, ada food industry, ada sektor kesehatan, tetapi tetap kita pilah-pilah," kata dia.

Menurut Jahja, sektor patiwisata seperti hotel, dan maskapai terkena dampak signifikan Covid-19. Namun bukan berarti BCA tidak mau membiayai sektor tersebut. "Sektor pariwisata tutup semua, apakah BCA tdak masuk sama sekali, tidak juga, ada juga debitur-debitur yang punya rekam jejak bagus, misalnya ada hotel yang cashflow-nya bagus, misal mereka butuh renovasi tetap kita support mereka butuh bayar gaji," kata Jahja.

Menurut dia, nasabah harus bisa meyakinkan BCA bahwa mereka butuh pertolongan. "Jadi kita tidak terpaku pada satu sektor, tapi pada sektor dan nasabah per nasabah," kata jahja.

Jahja optimistis dengan menggerakkan perekonomian, maka bisa mencegah Indonesia pada jurang resesi di 2020. "Kita di kuartal I-2020 masih positif, kalau kuartal kedua negatf wajar, kalau positif bagus banget," kata Jahja.

Menurut Jahja, poin kritikalnya ada di kuartal III-2020. Dia berharap, dengan diberlakukan secara gradual pembatasan soisal berskala besar (PSBB) transisi, maka bisnis mulai back to new normal. "Restoran buka hanya 50 persen kapasitas, masuk toko bergantian, hambaran-hambatan itu masih ada, tetapi bisnis paling tidak sudah mulai menggeliat, diharapkan ini memberikan sinyal positif, kalo pun negatif tidak terlalu dalam," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siang Ini, Rupiah Tertekan Saat Mata Uang Asia Menguat

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.370-Rp 14.472 per dolar AS.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Menguat

Shanghai SE composite di Tiongkok naik 42,02 poin (1,27 persen) mencapai 3.426.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 12 Poin ke Level 5.043

Sebanyak 224 saham naik, 163 saham melemah dan 162 saham stagnan.

EKONOMI | 13 Juli 2020

CEO Airmas Group Pecahkan Dua Rekor MURI

CEO Airmas Group Basuki Surodjo meraih dua rekor MURI melalui pembagian nasi kotak estafet terlama dan penjualan lelang jaket termahal.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Pandemi Covid-19 Bukan Kesempatan Tidak Bayar Utang

Jangan lari dari tanggung jawab membayar utang dan bersembunyi di balik pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Covid-19 Picu Utang Baru Korporasi Global Rp 15.000 Triliun

Perusahaan-perusahaan AS berutang hampir setengah dari utang perusahaan dunia sebesar US$ 3,9 triliun.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Grup Bank Dunia dan BUMN Tingkatkan Tata Kelola Perusahaan

Memperbaiki tata kelola adalah kunci untuk mendukung operasional BUMN.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Ali Tranghanda: Lippo Jeli Membidik Ceruk Pasar

Cendana Homes mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,5 kali dari 324 unit hunian yang ditawarkan.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Emas Antam Naik ke Rp 938.000 Per Gram

Untuk pecahan 100 gram Rp 88,012 juta.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Ludes 6 Jam, Cendana Homes Milik Lippo Karawaci Kelebihan Permintaan 2,5 Kali

Cendana Homes terdiri dari 324 unit landed house, terdiri dari tiga pilihan tipe.

EKONOMI | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS