Membludaknya Angkatan Kerja Bisa Diatasi dengan Omnibus Law
Logo BeritaSatu

Membludaknya Angkatan Kerja Bisa Diatasi dengan Omnibus Law

Senin, 13 Juli 2020 | 09:19 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com- Berbagai kalangan menyambut baik munculnya Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law yang tengah dibahas pemerintah dan DPR. Regulasi sapu jagat ini dinilai menjawab kebutuhan lapangan kerja bagi Indonesia yang tengah menghadapi bonus demografi.

Pengamat ketenagakerjaan dari Indonesian Consultant at Law (IClaw), Hemasari Dharmabumi mengatakan, bonus demografi akan menjadi ancaman jika tidak ditanggulangi sejak awal. RUU Cipta Kerja yang pembahasannya diusulkan pemerintah kepada DPR merupakan sebuah terobosan hukum untuk menghadapi bonus demografi.

"Pemerintah melihat ada potensi ancaman dari bonus demografi. Karenanya, RUU Cipta Kerja dibuat oleh pemerintah untuk ciptakan lapangan kerja seluas-luasnya," kata Hemasari, Senin (13/7/2020).

Hemasari mengatakan, bonus demografi akan membuat angkatan kerja di Indonesia meningkat tajam. Artinya, orang-orang dalam usia produktif akan masuk dalam angkatan kerja sehingga orang tua dan angkatan muda akan tergeser oleh adanya angkatan kerja yang begitu besar.

Membludaknya angkatan kerja, lanjut Hemasari, akan menimbulkan masalah sosial, ekonomi, dan politik jika tidak disertai ketersediaan lapangan kerja yang cukup. RUU Cipta Kerja ditujukan untuk menciptakan lapangan kerja, bukan secara khusus mengatur keternagakerjaan.

RUU Cipta Kerja, kata Hemasari, nantinya akan mengundang investasi yang akan melahirkan lapangan kerja."Kenapa pemerintah membuat RUU Cipta Kerja ini? Karena tingkat pengguran di Indonesia ini masih sangat tinggi. RUU Cipta Kerja akan mendatangkan investasi dan membuka lapangan kerja," kata Hemasari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak Tergerus di Perdagangan Asia Pagi Ini

Minyak mentah berjangka AS WTI turun 1,16 persen menjadi US$ 40,08 per barel.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Investor Abaikan Kasus Covid-19, Bursa Asia Meroket

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang naik 0,24 persen.

EKONOMI | 13 Juli 2020

IHSG Diperkirakan Rebound, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.983 - 5.067.

EKONOMI | 13 Juli 2020

Pajak Merupakan Implementasi Riil Nilai Luhur Pancasila

Pajak merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila yakni instrumen kegotongroyongan masyarakat dalam menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

EKONOMI | 12 Juli 2020

Banyak Koperasi Tidak Aktif karena Terlalu Andalkan Dana dari Luar

Kebanyakan koperasi di Indonesia yang tidak aktif lagi lantaran terlalu mengandalkan dana dari luar.

EKONOMI | 12 Juli 2020

Airlangga Berharap Koperasi Terus Jadi Penggerak dan Pilar Perekonomian

Koperasi dikatakan Airlangga Hartarto merupakan tonggak utama pembangunan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan, sosial, dan gotong royong.

EKONOMI | 12 Juli 2020

Bangun Perkoperasian Nasional Lewat Sistem Ekonomi Murakabi

Koperasi terus digerus oleh persaingan liberal usaha dan korporasi

EKONOMI | 12 Juli 2020

Dua Paham Ini Dinilai Hambat Kemajuan Koperasi

Koperasi harus dikembalikan ke konstitusinya, apalagi dalam masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 12 Juli 2020

Summarecon Bekasi Kembangkan Ruang Usaha Ekonomis

Penjualan perdana Srimaya Commercial dengan harga mulai dari Rp 375 jutaan.

EKONOMI | 12 Juli 2020

Hipmi Minta Koperasi Produktif Lebih Digalakkan

Rano Wiharta menilai asas kekeluargaan yang menjadi tujuan dibentuknya koperasi saat ini mulai kehilangan ruh-nya.

EKONOMI | 12 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS