Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bangun Perkoperasian Nasional Lewat Sistem Ekonomi Murakabi

Minggu, 12 Juli 2020 | 16:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam perkembangan ekonomi politik nasional dan global tidak disadari perlahan kini telah menyingkirkan koperasi. Usaha koperasi terus digerus oleh persaingan liberal usaha dan korporasi, sehingga menempatkan kelompok kapitalis menjadi kekuatan utama ekonomi nasional.

Baca Juga: Dua Paham Ini Dinilai Hambat Kemajuan Koperasi

Ekonom Universitas Surakarta, Agus Trihatmoko, mengatakan, koperasi tinggal menjadi kegiatan usaha di bagian lapisan bawah korporasi besar atau institusional tertentu.

"Masih ada beberapa koperasi besar di Indonesia yang dinilai kuat di bagian tubuh korporasi besar. Misalnya, Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) dan Koperasi Semen Padang. Namun, kemungkinan KSWG sudah mulai terpuruk oleh karena mis-manajemen dan juga terholdingnya perusahaan ke Semen Indonesia,” ujar Agus Trihatmoko, Minggu (12/7/2020).

Agus mengakui, sudah banyak strategi atau upaya dari program-program kerja Kementerian Koperasi dan UKM semenjak dulu hingga sekarang. Sehingga, kuantitas koperasi meningkat. Namun, kualitas koperasi nasional masih jauh dari visinya sebagai soko guru perekonomian. Bahkan, kelembagaan bernama koperasi disalahgunakan oleh oknum pelaku usaha seperti halnya cara kapitalis.

"Pembangunan perkoperasian di Indonesia akan sangat sulit maju dan besar, bahkan semakin menuju keredupannya selagi liberalisasi ekonomi terus mengalir dalam sistem pembangunan ekonomi nasional. Tak dapat dihindari dari arah ekonomi global dan kemajuan teknologi digital semakin memperkuat dominasi kapitalis besar dan menyingkirkan peran koperasi," tegas Agus.

Baca Juga: Hipmi Minta Koperasi Produktif Lebih Digalakkan

Oleh karena itu, kata Agus, perlu keberpihakan dari kebijakan pemerintah untuk menempatkan koperasi-koperasi dalam berbagai sektor bisnis untuk ambil bagian secara signifikan. Jika, memang perekonomian Indonesia dibangun sesuai dengan amanat konstitusinya, yaitu Pasal 33 UUD NKRI 1945.

Lebih lanjut, reposisi koperasi dari lapisan bawah ekonomi kepada lapisan atas sangat memungkinkan yaitu dengan sistem ekonomi murakabi. Koperasi diberikan kesempatan beroperasi tidak berdiri sendiri dalam unit usahanya, tetapi bersinergi dengan usaha korporasi besar.

Berikutnya, suatu mekanisme seperti keanggotaan masyarakat dalam koperasi yaitu kepemilikan saham masyarakat dalam korporasi besar. Inilah teori ekonomi murakabi sebagai solusi di tengah kesulitan berkembangnya perkoperasian. Kekuatan ekonomi nasional akan berdiri kokoh pada saat masyarakat tercakup dalam keanggotaan berbagai unit koperasi, beserta memiliki saham-saham korporasi besar nasional.

Secara teoretikal, lanjut Agus, murakabisme ekonomi menyatakan bahwa pendekatan ini mampu meredam potensi krisis ekonomi, karena tidak mengandalkan perdagangan kapital. Asas kekeluargaan dan gotong royong adalah kekuatan kapital dari partisipan pelaku atau organ ekonomi secara kolektif.

Baca Juga: BUMN Diminta Prioritaskan PKBL untuk Koperasi

"Pada Hari Koperasi ke–73 ini merupakan kesempatan baik bagi saya untuk turut menyumbangkan pemikiran ekonomi murakabi sebagai perkuatan koperasi Indonesia. Dalam kepentingan ini juga, bahwa murakabisme ekonomi tidak hanya penting bagi bangsa Indonesia tetapi juga telah ditawarkan bagi dunia. Kesejahteraan rakyat dan perdamaian dunia menjadi arah dari tatatan ekonomi murakabi. Karena, perang dagang atau ekonomi dan resesi ekonomi saat ini telah memicu ketegangan fisik antar negara adi daya,” ungkap Agus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Setelah Kasus Evergrande, Tiongkok Dihantam Krisis Energi

Setelah kasus gagal bayar Evergrande, kali ini Tiongkok mengalami krisis energi.

EKONOMI | 28 September 2021

Analis Prediksi LPKR Raih Pra-Penjualan Rp 4,2 Triliun

Analis memprediksi PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) sanggup meraih pra-penjualan Rp 4,2 triliun.

EKONOMI | 28 September 2021

IHSG Rawan Terkoreksi, Simak Saham Pilihannya

Support IHSG berada di 5.996, 5.982 dan level resisten berada di 6.170, 6.263.

EKONOMI | 28 September 2021

Awal Sesi, Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.257-Rp 14.270 per dolar AS.

EKONOMI | 28 September 2021

Awali Perdagangan IHSG di Sekitar Garis Datar

Pukul 09.10 WIB, IHSG naik 2,0 poin (0,05%) menjadi 6.125.

EKONOMI | 28 September 2021

KSPSI: Hampir 100% Buruh di Bekasi Sudah Divaksin

KSPSI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menggenjot vaksinasi Covid-19 gratis bagi para buruh.

EKONOMI | 28 September 2021

Presiden Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Presiden Jokowi akan menanam mangrove di Provinsi Riau dan Provinisi Kepulauan Riau (Kepri).

EKONOMI | 28 September 2021

Bursa Asia Pasifik Turun karena Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Naik

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,32%, sementara indeks Topix melemah 0,38%.

EKONOMI | 28 September 2021

IHSG Berpeluang Melemah, Simak Saham PIlihannya

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.050-6.150.

EKONOMI | 28 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

HIBURAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings