Pemerintah Terbitkan PP untuk Perkuat Sektor Konstruksi
Logo BeritaSatu

Pemerintah Terbitkan PP untuk Perkuat Sektor Konstruksi

Minggu, 12 Juli 2020 | 05:03 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Peraturan ini sekaligus menjadi payung hukum turunan yang mengatur pelaksanaan teknis UU Jasa Konstruksi.

"Kita melihat sektor konstruksi masih terus bergerak di tengah pandemi Covid-19. Melalui PP Nomor 22 tahun 2020 ini, saya harapkan dapat memperkuat sektor konstruksi di Indonesia," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Trisasongko Widianto dalam pernyataan resminya, Minggu (12/7/2020).

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa terbitnya PP No 22 Tahun 2020 ini juga menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan iklim usaha kondusif, penyelenggaraan jasa konstruksi transparan, penyederhanaan skema, pengaturan jasa konstruksi yang tidak membebani masyarakat, dan menjamin arah kebijakan jasa konstruksi lebih profesional.

Sebab ia menilai, sektor konstruksi berkualitas dan kuat secara otomatis dapat menjamin kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pengaturan PP ini berlaku kepada seluruh pekerjaan konstruksi di Indonesia baik melalui sektor pemerintah, swasta, maupun usaha perorangan.

PP tersebut juga memberikan pedoman yang jelas dalam pembagian tanggung jawab dan kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah, baik provinsi/kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pembinaan, pengawasan jasa konstruksi dan pengenaan sangsi; penataan kembali struktur usaha dan segmentasi pasar jasa konstruksi; pengaturan rantai pasok sumber daya konstruksi serta perluasan peran masyarakat jasa konstruksi.

Di samping itu, beberapa pasal dalam PP No 22 Tahun 2020 jiga memberi peran besar kepada masyarakat jasa konstruksi untuk berperan aktif dalam pengawasan, pemberian masukan perumusan kebijakan serta forum jasa kontruksi.

Bahkan masyarakat jasa konstruksi melalui asosiasi badan usaha, asosiasi profesi, pengguna jasa, perguruan tinggi, pakar, pelaku rantai pasok, dan pemerhati konstruksi dapat terlibat langsung dalam kewenangan Pemerintah Pusat dengan menjadi pengurus lembaga.

Asosiasi juga diberikan ruang untuk membentuk lembaga sertifikasi setelah mendapatkan akreditasi dari pemerintah. Trisasongko berharap hal ini dapat mendorong seluruh asosiasi profesi, badan usaha, dan rantai pasok lebih profesional dalam mengembangkan klasifikasi usaha/profesinya serta menjalankan fungsi pembinaan dan pemberdayaan untuk anggotanya.

Hal yang tak kalah penting, kata Trisasongko, lahirnya UU Nomor 2 Tahun 2017 atau PP No 22 Tahun 2020 ini diharapkan dapat menjawab tantangan jasa konstruksi yang terus berubah sejalan dengan perkembangan dunia konstruksi menuju industri konstruksi yang berkelanjutan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Bangun Rusun Santri di Babel Senilai Rp 3,18 Miliar

Rusun santri tersebut rencananya akan dibangun setinggi dua lantai.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Diamond Citra Propertindo Pilih Bertahan di Tengah Pandemi

Diamond Citra Propertindo tidak menghentikan aktivitas penjualan dan pembangunan proyek middle to low rise apartemen yang bernama Apple Residence.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Terus Merangkak Naik

Pasien posetif Covid-19 di Bengkulu menanjak naik.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Kemperin Optimalkan Daur Ulang Kertas Jadi Bahan Baku Industri

Kemperin dorong daur ulang bahan baku untuk industri.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Pertamina EP Targetkan Recovery CPP Gundih Rampung November

Pertamina EP mengejar target penyelesaian recovery CPP Gundih dapat dituntaskan pada November 2020.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Jumlah Agen Pegadaian Naik 43,68%

Keberadaan agen Pegadaian memperluas akses produk dan layanan perseroan.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Sepekan Terakhir, Rata-Rata Transaksi Harian Saham Meningkat 23,50%

Aksi beli saham secara besar-besaran yang dilakukan investor asing membuat rata-rata nilai transaksi harian di BEI meningkat sebesar 23,50%.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Raih Anugerah BUMN 2020, Peruri Terus Kembangkan Diri

Peruri mampu bersaing di kancah internasional dengan keberhasilan melakukan pencetakan uang kertas Peru, Pita Cukai Nepal, Pita Cukai Pakistan, dan negara lain.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Anak Usaha PTPP Tandatangani Pembiayaan Senilai Rp 420 Miliar

PT PP Infrastruktur akan menggunakan pembiayaan senilai Rp 420 miliar tersebut untuk proyek SPAM Gresik.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Masalah Kesehatan Jadi Kendala Utama Pemulihan Ekonomi Indonesia

Pengamat ekonomi, Reza Priyambada, mengatakan masalah kesehatan terkait pandemi virus corona (Covid-19) menjadi kendala utama bagi pemulihan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS