Jumlah Agen Pegadaian Naik 43,68%

Jumlah Agen Pegadaian Naik 43,68%
Nasabah mendatangani Pegadaian Cabang Tangerang di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa (21/4/2020). (Foto: Berita Satu / Chairul Fikri)
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 11 Juli 2020 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pegadaian (Persero) berhasil mencatat lonjakan jumlah agen. Hingga Juni 2020, tercatat 25.435 agen atau naik 34,68 persen dibandingkan periode yang sama Juni 2019, sebanyak 18.885 agen. Pertumbuhan jumlah agen yang signifikan tersebut, menjadi salah satu fondasi Pegadaian meraih kinerja yang berkelanjutan.

Baca Juga: Pegadaian Bidik Nasabah Kelas Atas

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, mengatakan, sejumlah strategi dilakukan Pegadaian untuk memacu jumlah agen yang menjadi perpanjangan tangan perseroan dalam memasarkan produk dan layanan. Keagenan ini merupakan program ekspansi bisnis selain mengoptimalkan 4.113 outlet yang telah dimiliki perseroan.

"Saat ini, Pegadaian telah memiliki fondasi yang kuat dalam menjaga sustainibilitas kinerja perusahan. Salah satunya, dengan terus meningkatkan jumlah agen. Sekarang kami memiliki sebanyak 25.435 agen terdaftar, dimana 10.385 diantaranya aktif yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Kuswiyoto, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Sabtu (11/7/2020).

Kuswiyoto menyatakan, sebelumnya agen merupakan perorangan yang telah melakukan kerja sama dan menjadi perpanjangan tangan perseroan untuk memberikan layanan produk-produk perusahaan. Pegadaian mendukung para agen tersebut dengan penggunaan teknologi informasi, sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspadai Penipuan Berkedok Lelang Online

"Mulai Juli 2020, Pegadaian merilis layanan terbaru yakni agen komunitas dan agen prioritas dengan segmen pasar menengah ke bawah (mass market) hingga kelas atas (high net worth) yang mengedepankan kemudahan dan kecepatan layanan karena menggunakan sistem referal," jelas Kuswiyoto.

Menurut Kuswiyoto, untuk agen komunitas nantinya akan melakukan kegiatan pemasaran pada anggota komunitas pada segmentasi golongan umum. Adapun produk yang dilayani oleh agen komunitas adalah gadai (KCA), gadai sistem angsuran (Krasida), pembiayaan usaha mikro (Kreasi), pembiayaan kendaraan bermotor (Amanah) dan pembiayaan ibadah haji (Arrum Haji).

"Agen komunitas ini nantinya harus melakukan kegiatan rutin dalam bentuk perkumpulan dengan anggota komunitas, serta komunikasi yang kuat pada komunitasnya," tambah Kuswiyoto.

Baca Juga: Nasabah Pegadaian Bogor Melonjak 15%

Sementara itu, agen prioritas akan melakukan kegiatan pemasaran pada anggota komunitas atau perorangan pada segmen golongan menengah ke atas. Produk yang dilayani oleh anggota prioritas adalah Gadai KCA dan Tabungan Emas di atas Rp50 juta. Kegiatan yang harus dilakukan oleh agen tersebut yaitu dengan melakukan kegiatan rutin dan komunikasi yang kuat pada social network yang dimilikinya.

Kehadiran para agen ini, tambah Kuswiyoto, diharapkan mampu menjadi peluang bagi masyarakat memperoleh penghasilan tambahan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Bagi masyarakat yang berminat menjadi agen Pegadaian dapat menghubungi outlet terdekat untuk melakukan registrasi," pungkas Kuswiyoto.



Sumber: BeritaSatu.com