Wapres Ma'ruf Amin Nilai Perlu Perampingan BUMN
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Wapres Ma'ruf Amin Nilai Perlu Perampingan BUMN

Kamis, 9 Juli 2020 | 15:30 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Peringkat Indonesia yang secara ekonomi diakui dunia masuk ke negara berpenghasilan menengah atas menjadi momen bagi Indonesia untuk merevitalisasi sektor strategis. Perampingan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan cakupannya usahanya sangat diperlukan.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam kuliah umum secara virtual di hadapan siswa-siswi Lemhannas, di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Ma'ruf menyebut Bank Dunia sudah menempatkan posisi Indonesia pada kelompok kelompok negara upper-middle income country atau berpenghasilan menengah atas. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya tuntutan bagi Indonesia untuk lebih maju lagi dan tidak terjebak dalam middle income trap.

Menurut Ma'ruf hal itu berarti diperlukan revitalisasi pada banyak sektor-sektor strategis, salah satunya BUMN.

“Menurut penilaian, Kementerian BUMN selaku pemegang kendali semua BUMN memiliki jumlah dan cakupan yang terlalu besar dan terlalu luas, sehingga perlu dikurangi, dirampingkan sesuai line of business dan kebutuhan pembangunan agar lebih efisien, kompetitif dan memberikan hasil yang lebih baik,” ungkap Ma'ruf.

Ma'ruf menyatakan langkah tersebut harus dilakukan sebagai salah satu respons pemerintah dalam menghadapi persaingan global. Selain itu juga untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas nasional.

Sesuai dengan tujuan pembentukannya, Ma'ruf berharap BUMN ke depan akan lebih mampu memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional. “Termasuk dalam turut serta membesarkan Usaha Mikro Kecil Menengah,” imbuh Ma'ruf.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kelompok Menengah ke Bawah Jadi Sasaran Tembak Covid-19 di Era New Normal

Masyarakat kalangan menengah ke bawah menjadi “sasaran tembak” pandemi virus corona (Covid-19) di era new normal (normal baru).

EKONOMI | 11 Juli 2020

Selama PSBB, Penghasilan 70 Juta Pekerja Informal Turun Hingga 80%

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar pandemi Covid-19, sekitar 70 juta pekerja informal mengalami penurunan penghasilan rata-rata antara 70%-80%.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Garuda Akan Pecat Oknum Pilot yang Terbukti Konsumsi Narkoba

Penegasan ini disampaikan Garuda menyusul informasi yang menyebutkan adanya oknum pilot yang diamankan aparat Kepolisian terkait kasus narkoba.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Sosialisasi Daring Pelindo III Diikuti 5.000 Karyawan, Terbanyak di Indonesia

Acara ini berhasil tercatat di Muri sebagai rekor dunia sosialisasi secara daring etos kerja baru BUMN kepada karyawan dengan peserta terbanyak.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Realisasi Penyerapan Dana PEN Sektor KUMKM Capai Rp 8,42 Triliun

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor KUMKM hingga 9 Juli 2020 mencapai Rp 8,42 triliun.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Pajak Pencairan Dana JHT Harus Dihapus

Pajak Pencairan untuk JHT diminta dihapus.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Baznas Raih Fundraising Digital Terbaik di IFA 2020

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Wall Street Ditutup Menguat, Nasdaq Kembali Ukir Rekor

Dow Jones Industrial Average naik 1,4 persen, S&P 500 naik 1 persen, Nasdaq naik 0,6 persen ke rekor tertinggi 10.617,44.

EKONOMI | 11 Juli 2020


Padat Karya Irigasi Kempupera di Kalteng Dilaksanakan di 95 Lokasi

Ciptakan lapangan kerja pemerintah siapkan program Padat Karya Tunai Mandiri.

EKONOMI | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS