Logo BeritaSatu

Kuartal I, BSDE Raih Marketing Sales Rp 1,8 Triliun

Jumat, 10 Juli 2020 | 17:02 WIB
Oleh : Mashud Toarik / MT

Tangerang, Beritasatu.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyampaikan perolehan pendapatan pra penjualan (marketing sales) Rp 1,8 triliun per kuartal I-2020. Pencapaian ini mencerminkan sebanyak 25% dari target marketing sales Rp 7,2 triliun sepanjang tahun 2020.

Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya mengatakan, kinerja di kuartal I-2020 ditopang oleh penjualan proyek Nava Park dan The Zora di BSD City serta Apartment Southgate di TB Simatupang Jakarta.

Dari sisi keuangan, pada periode kuartal I-2020, BSDE mencatat pendapatan Rp 1,5 triliun dengan laba bersih Rp 300 miliar. Posisi pendapatan ini menunjukan penurunan tipis dibanding kuartal I-2019 yang tercatat Rp 1,6 triliun, adapun laba bersih turun dari angka Rp 700 miliar per kuartal I-2019.

Dalam acara Paparan Publik BSDE yang digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom, Jumat 10 Juli 2020, Manajemen BSDE mengakui penurunan pendapatan merupakan imbas dari pandemi Covid-19 terutama dari bisnis perkantoran dan pusat perbelanjaan.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi penyebaran pendemi Covid-19 termasuk PSBB, karena itu sekitar 70% tenant perkantoran dan pusat perbelanjaan yang kami kelola ditutup,” imbuh Sekretaris Perusahaan BSDE, Christy Grasella saat Paparan Publik Perseroan.

Penutupan perkantoran dan mal terkait kebijakan PSBB menurutnya membuat BSDE harus memberikan potongan biaya sewa agar dapat meringankan para penyewa.

Sementara terkait penjualan unit hunian, Manajemen BSDE juga mengakui ada penundaan launching dari beberapa proyek. Kondisi ini menurutnya kemungkinan akan berdampak pada pencapaian target marketing sales Rp 7,2 triliun di 2020.

Untuk itu menurut Christy, pihaknya sedang mengkaji untuk merevisi target marketing sales, kendati belum dipastikan jumlahnya. “Saat menetapkan target Rp 7,2 triliun di Februari 2020, view kami masih optimistis karena belum tempak akan terjadi pandemi Covid-19. Setelah memperhatikan meluasnya pandemi, kami sedang kaji untuk melakukan revisi target marketing sales,” urainya.

Tak hanya itu, BSDE menurutnya juga akan mamangkas alokasi dana belanja modal (capex) sebesar 50% dari Rp 4 triliun – Rp 5 triliun tahun ini. Pemangkasan alokasi belanja modal terutama ditujukan untuk akuisisi lahan dan pembukaan lahan baru.

“Alokasi capex terbesar kami tahun ini pada proyek jalan tol Serpong – Balaraja yang mencapai Rp 700 miliar, proses konstruksi proyek ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 tapi saat ini pihak kontraktor kami kembali memulai pekerjaan,” imbuh Christy.

Adapun untuk target kinerja keuangan di tahun 2020, khususnya laba bersih manajemen BSDE enggan menyampaikan target baru akibat pandemi. “Kami tentu berharap ada kenaikan, tapi direksi belum memiliki konsensus target laba bersih tahun ini, karena hal ini juga sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” kata Hermawan.

Terkait kinerja tahun 2019, BSDE tercatat melampaui target marketing sales yang ditetapkan sebesar Rp 6,20 triliun. Marketing sales di akhir tahun mencapai Rp 6,50 triliun.

Pada bulan Juni 2020, BSDE telah melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebesar 10% dari total modal disetor. Melalui aksi korporasi ini, BSDE mendapat tambahan dana sebesar Rp1,23 triliun. Hermawan bilang, dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Venteny Dorong Perusahaan Berakselerasi di Era Baru

Pelaku bisnis harus dapat segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi bisnis saat ini.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Pemulihan Ekonomi, Perlu Ada Terobosan Percepatan Realisasi PEN

Program dengan biaya Rp 589,65 triliun tersebut sejauh ini belum memberikan efek yang signifikan, sehingga perlu ada terobosan yang dilakukan pemerintah.

EKONOMI | 10 Juli 2020

JICT Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

'JICT berhasil memperoleh penghargaan sebagai 'The Best III Emerging Enterprise 2020'.

EKONOMI | 10 Juli 2020

BRIS dan KRAS Pimpin Daftar Saham Teraktif

PT BRI Syariah Tbk (BRIS) dengan frekuensi 54.960 kali.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Kapitalisasi BMRI dan ASII Anjlok Paling Dalam

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 75 (1,42 persen) mencapai Rp 5.175.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.435 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.399- Rp 14.465 per dolar AS.

EKONOMI | 10 Juli 2020

PTPP Raih 2 Penghargaan Anugerah BUMN 2020

PTPP memperoleh dua kategori penghargaan yaitu, 'Strategi Pertumbuhan Terbaik I' dan 'Aliansi Strategis Nasional dan Global Terbaik II'.

EKONOMI | 10 Juli 2020

IHSG Ditutup Melemah 21 Poin ke 5.031

Transaksi perdagangan senilai Rp 6,5 triliun.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Masuki Tahun Emas, Bukopin-Kookmin Dorong Pemulihan UMKM

Masuknya Kookmin Bank juga akan bagus karena memberi best practice baik dari sisi manajerial maupun digital banking.

EKONOMI | 10 Juli 2020

"Bangga Buatan Indonesia" Tambah UMKM Go Online 1 Juta

Gerakan ini merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah, e-commerce dan pemangku kepentingan.

EKONOMI | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS