Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemulihan Ekonomi, Perlu Ada Terobosan Percepatan Realisasi PEN

Jumat, 10 Juli 2020 | 16:25 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah memasuki bulan keempat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalisir dampak dari pandemi yang menyerang 215 negara di seluruh dunia ini, salah satunya melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tetapi program dengan biaya Rp 589,65 triliun tersebut sejauh ini belum memberikan efek yang signifikan, sehingga perlu ada terobosan yang dilakukan pemerintah.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengungkapkan, permasalahan utama belum “nendangnya” program PEN lantaran dari sisi eksekusi yang masih lamban. sebagai informasi, untuk bidang perindungan sosial realisasinya 36,19%, insentif dunia usaha 11,18%, dukungan untuk UMKM 22,74%, pembiayaan korporasi 0%, dan dukungan bagi sektoral maupun Pemda 5,18%. Sedangkan untuk bidang kesehatan baru 5,12%.

“Program PEN ini sebetulnya lumayan komprehensif. Masalahnya hanya di realisasinya yang masih sangat terbatas. Padahal sampai empat bulan ini jumlah kasus per harinya makin meningkat. Artinya di sini kelemahannya adalah kemampuan bergerak lebih cepat dan tepat,” kata Mohammad Faisal saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (10/7/2020).

Sehingga menurut Faisal, pemerintah sebaiknya fokus pada upaya mempercepat realisasi PEN. Ketimbang memperluas stimulus, hal tersebut menurutnya lebih penting.

“Percuma saja kalau misalnya stimulus untuk penanganan Covid-19 ini diperluas, tetapi nanti realisasinya lambat lagi. Jadi fokus saja di upaya mempercepat realisasi program PEN ini. Tetapi kalau kita masih berfikir business as usual, masih dengan cara-cara yang lama seperti saat kondisi normal, pasti akan lamban. Mustinya kan harus ada terobosan atau sesuatu yang di luar kebiasaan untuk mempercepat implementasinya,” kata Faisal.

Beberapa dukungan baru untuk dunia usaha memang bisa dipertimbangkan, misalnya dengan membantu mengurangi biaya produksi dari sisi biaya energy atau listrik, serta berbagai relaksasi pajak.

“Pengusaha kan minta bantuan modal kerja yang totalnya sampai Rp 600 triliun. Hal ini menurut saya harus dilihat betul apakah memang sebanyak itu dari sisi jumlah, lalu multiplier effect-nya sejauh apa. Apalagi jumlahnya melebihi yang diberikan untuk UMKM. Padahal seharusnya yang menjadi fokus adalah UMKM yang kontribusinya paling besar pada perekonomian Indonesia,” kata Faisal.

Cadangan Devisa

Terkait cadangan devisa negara yang meningkat pada Juni 2020 menjadi US$ 131,7 miliar, hal ini memang memberikan ruang yang lebih lebar bagi Bank Indonesia untuk mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Tetapi Faisal melihat peningkatan cadangan devisa ini bukan sesuatu yang sangat istimewa.

“Kondisi cadangan devisa ini sejalan dengan kondisi sekarang. Peningkatannya lebih disebabkan karena tekanan terhadap rupiah mulai berkurang, sehingga tidak banyak cadangan devisa yang terkuras untuk menjaga stabilisasi rupiah. Demikian juga di perdagangan, dalam kondisi normal devisa kita banyak digunakan untuk kebutuhan impor dengan dollar. Kalau impor-nya turun seperti kondisi sekarang ini, wajar saja bila kebutuhan penggunaan devisanya turun, sehingga devisanya meningkat,” kata Faisal.

Namun seiring dengan dibukanya kembali aktifitas ekonomi di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Faisal memprediksi kegiatan impor secara perlahan akan kembali naik, yang pada akhirnya akan mengurangi cadangan devisa.

“Kalau dilihat dari implementasi new normal, impor sedikit-sedikit akan naik. Saya pikir untuk cadangan devisa ini akan relatif stabil, tetapi tekannaya untuk menjadi lebih rendah akan lebih besar. Sampai akhir tahun perkirannya masih di kisaran US$ 120-an miliar,” kata Faisal.

Stimulus Modal Kerja

Sementara itu menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani, stimulus modal kerja bagi industri yang terdampak menjadi salah satu yang paling penting untuk pemulihan ekonomi nasional. Apalagi banyak perusahaan yang mengalami kesulitan casflow selama pandemi, sehingga membutuhkan modal untuk kembali memulai usaha.

“Stimulus ini diberikan untuk semua sektor usaha yang terdampak Covid-19 selama satu tahun,” kata Hariyadi Sukamdani.

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi justru menyoroti penanganan masalah kesehatan dalam upaya menggerakkan kembali roda perekonomian Indonesia. Kedisiplinan seluruh pihak dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menurutnya harus lebih ditingkatkan, sehingga kasus baru Covid-19 bisa ditekan, di sisi lain kegiatan ekonomi juga bisa tetap berjalan.

“Kuncinya ada pada kepatuhan dan kedisiplinan kita bersama. Selama Pandemi Covid-19 belum terkendali, maka kita pun akan sulit untuk bisa mengembalikan perekonomian secara cepat,” kata Diana.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

JICT Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020

'JICT berhasil memperoleh penghargaan sebagai 'The Best III Emerging Enterprise 2020'.

EKONOMI | 10 Juli 2020

BRIS dan KRAS Pimpin Daftar Saham Teraktif

PT BRI Syariah Tbk (BRIS) dengan frekuensi 54.960 kali.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Kapitalisasi BMRI dan ASII Anjlok Paling Dalam

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 75 (1,42 persen) mencapai Rp 5.175.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.435 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.399- Rp 14.465 per dolar AS.

EKONOMI | 10 Juli 2020

PTPP Raih 2 Penghargaan Anugerah BUMN 2020

PTPP memperoleh dua kategori penghargaan yaitu, 'Strategi Pertumbuhan Terbaik I' dan 'Aliansi Strategis Nasional dan Global Terbaik II'.

EKONOMI | 10 Juli 2020

IHSG Ditutup Melemah 21 Poin ke 5.031

Transaksi perdagangan senilai Rp 6,5 triliun.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Masuki Tahun Emas, Bukopin-Kookmin Dorong Pemulihan UMKM

Masuknya Kookmin Bank juga akan bagus karena memberi best practice baik dari sisi manajerial maupun digital banking.

EKONOMI | 10 Juli 2020

"Bangga Buatan Indonesia" Tambah UMKM Go Online 1 Juta

Gerakan ini merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah, e-commerce dan pemangku kepentingan.

EKONOMI | 10 Juli 2020

Askrindo Syariah Raih Penghargaan di Ajang BUMN 2020

Askrindo Syariah mendapatkan penghargaan Emerging Stated Owned Enterprises di ajang Anugerah BUMN 2020.

EKONOMI | 10 Juli 2020

November, Pembangunan Tol Solo-Yogyakarta Dimulai

Jika Yogyakarta sudah siap, maka secara keseluruhan, pembangunan proyek strategis nasional tersebut bisa segera dijalankan.

EKONOMI | 10 Juli 2020


TAG POPULER

# IHSG


# Akidi Tio


# UMKM


# Greysia Polii


# Pesawat Kepresidenan



TERKINI

Beli Mobil di Masa Relaksasi PPnBM, Jangan Lupa Tetap Dilindungi

OTOMOTIF | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS