Sektor Perumahan Dorong Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Sektor Perumahan Dorong Pemulihan Ekonomi

Senin, 29 Juni 2020 | 21:17 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sektor perumahan dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi akibat dampak negatif virus corona atau Covid-19. Pasalnya, dampak peningkatan nilai tambah sektor perumahan sebesar 1 persen akan meningkatkan nilai tambah produk domestik bruto (PDB) secara kumulatif sebesar 9,53 persen pada akhir tahun kelima.

Baca Juga: Tapera Diharapkan Bisa Atasi Backlog Perumahan

Presiden Direktur Centre for Banking Crisis Achmad Deni Daruri mengatakan, Covid-19 menciptakan krisis ekonomi karena aktivitas ekonomi dipaksa untuk berhenti. Namun demikian muncul aktivitas ekonomi yang tidak bisa dihentikan oleh Covid-19 seperti aktivitas bekerja dari rumah.

"Untuk itu perlu dibangun rumah-rumah baru agar masyarakat bukan saja mampu memiliki rumah tetapi juga dapat bekerja dari rumah,” ujar Deni, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut Deni, untuk mengoptimalkan sektor perumahan, sisi penawaran harus diefektifkan dan diefisienkan secara optimal. Caranya adalah dengan meningkatkan skala ekonomis dan skala skope dari bank-bank yang mampu menyalurkan dana bagi sektor perumahan nasional. "Tidak semua bank dapat masuk dalam kategori ini. Satu-satunya bank yang masuk dalam definisi ini adalah Bank BTN," paparnya.

Baca Juga: Kempupera Tambah Kuota FLPP untuk BTN

Deni mengungkapkan, BTN merupakan satu-satunya bank yang memiliki skala ekonomi dalam memberikan pembiayaan sektor perumahan karena bisnis utamanya sangat fokus pada pembiayaan perumahan. Dalam konteks ekonomis of skope memang tidak terlalu dominan, namun bank-bank lainnya juga tidak ada yang memilikinya.

"BTN harus diberikan porsi kemampuan dalam menyalurkan kredit perumahan yang lebih besar lagi, sehingga skala ekonominya menjadi semakin efisien yang pada gilirannya membuat biaya per unit rumah yang dibangun menjadi semakin murah,” ujarnya.

Deni mencontohkan, jika dana FLPP difokuskan pada BTN, maka efisiensi per unit rumah yang dibangun juga akan semakin murah ketimbang fasiltas ini juga diberikan kepada bank-bank lainnya. Pasalnya, BTN memiliki keahlian dalam menyalurkan dana pembangunan rumah dibandingkan bank-bank lainnya.

Baca Juga: Permintaan Properti Kembali Naik

Menurut dia, bagi pemerintah target pembangunan satu juta rumah juga dipastikan akan berjalan dengan baik karena BTN adalah bank yang memiliki spesialisasi dalam pembangunan perumahan.

"Untuk mencapai target itu selain memberikan seluruh fasiltas FLPP kepada BTN, pemerintah juga dapat memberikan insentif kepada variabel penentu nilai tambah perumahan (NTP) yang juga merupakan upaya paling efektif untuk meningkatkan nilai tambah sektor perumahan hingga lima tahun ke depan," tandas Deni.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street Dibuka Menguat, Pasar Masih Berharap Reopening Berlanjut

Dow Jones Industrial Average naik 0,8 persen pada bel pembukaan. Indeks S&P 500 naik 0,3 persen. Nasdaq turun 0,1 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

BTN Optimistis Kredit Bisa Tumbuh 5%-6% di Tengah Pandemi

BTN memperkirakan kredit perumahan bisa mencapai Rp 18 miliar-Rp 20 miliar tahun ini, ditopang stimulus bantuan Subsidi Selisih Bunga (SSB).

EKONOMI | 29 Juni 2020

UMKM Akan Dihubungkan dengan Usaha Besar

UMKM yang sudah memiliki keterkaitan dengan usaha besar masih kurang dari 5 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Pendapatan Lippo Cikarang Tumbuh 44%

Peningkatan ini terutama berasal dari penjualan rumah tinggal dan apartemen sebesar Rp 362 miliar di kuartal pertama 2020.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Morowali

Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Jadi Reseller Evermos, Penghasilan Mona Apriana Belasan Juta Per Bulan

Meski sebagai ibu rumah tangga, Mona Apriana tetap memiliki penghasilan tinggi yang didapatnya setelah menjadi "reseller" Evermos.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 83%

PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat laba bersih (setelah pajak) sebesar Rp 50,345 miliar pada tahun 2019, atau naik 183% dari 2018.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sandiaga: Pelaku UMKM Harus Fokus Pada Bisnis Utama

Menurut Sandiaga, ada tiga pilar yang harus diterapkan untuk merespon dampak dari pandemi di sektor UMKM.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sri Mulyani: Penempatan Dana ke Bank Himbara untuk Dorong Sektor Riil

Sri Mulyani memastikan, penempatan dana pemerintah di Bank Himbara untuk mendorong ekonomi sektor riil.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Perkuat Modal, Impack Pratama Tak Bagi Dividen

Perseroan masih bisa melewati kuartal I-2020 dengan kinerja yang cukup baik.

EKONOMI | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS