Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dow Jones Meroket 1.600 Poin karena Pertumbuhan Corona Melambat

Selasa, 7 April 2020 | 05:25 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS atau Wall Street melonjak pada hari akhir perdagangan Senin waktu setempat atau Selasa pagi (7/4/2020) karena jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat melambat.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1.627,46 poin (7 persen) menjadi 22.679,99. S&P 500 naik 7 persen menjadi 2.663,68 sementara Nasdaq Composite melonjak 7,3 persen menjadi 7.913,24.

Saham Boeing naik lebih 19 persen memimpin kenaikan Dow. Raytheon Technologies, American Express dan Visa masing-masing naik lebih 11 persen. Indeks S&P 500 didorong sektor utilitas, konsumen, dan teknologi, yang semuanya ditutup naik 7 persen. Saham ritel seperti Nordstrom, Kohl dan Macy juga naik tajam.

Penguatan bursa AS didorong data yang menunjukkan perlambatan jumlah kasus corona harian di AS, meskipun masih dini untuk menentukan tren tersebut bertahan lama. Ada sekitar 30.000 kasus baru pada Kamis (2/4/2020) sebanyak 32.100 kasus pada Jumat (3/4/2020) 33.260 kasus pada Sabtu (4/4/2020) dan kemudian melambat menjadi hanya 28.200 kasus baru pada Minggu (5/4/2020) menurut data terbaru dari Johns Hopkins.

Pemerintahan AS Donald Trump juga mencatat pada Minggu ada tanda-tanda stabilisasi rumah sakit membantu pasien sehingga menjadi sentimen Wall Street pada Senin.

Sementara Negara Bagian New York melaporkan 594 kematian akibat virus corona pada Minggu, kurang dari 630 dari Sabtu, menandai penurunan harian pertama. "Data yang masuk menunjukkan keadaan NY mungkin memuncak lebih cepat," kata Kepala Riset Fundstrat Tom Lee, mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien. "Dengan visibilitas yang lebih baik menangani krisis kesehatan di AS, kami percaya investor (pembeli) sekarang mengambil kendali (di market)."

Perlambatan tingkat kematian di Eropa juga memberi harapan bahwa AS segera mencapai puncaknya. Hal ini membuktikan langkah-langkah sosial (social distancing) bekerja. "Saya mulai optimistis," kata Bill Ackman dari Pershing Square dalam sebuah tweet pada Minggu. “Kasus-kasus di NY tampaknya sudah di puncak.”

Namun hingga kini AS masih menjadi negara dengan kasus corona terbanyak dengan 330.000 kasus. Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan, akan ada banyak kematian. AS juga akan menghadapi minggu terberat dalam perang melawan virus.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BP2MI Terapkan Protokol Ketat pada PMI yang Pulang dari Negara Terdampak Covid-19

BP2MI lakukan protokol ketat untuk semua PMI yang kembali ke Tanah Air.

EKONOMI | 6 April 2020

Lalu Lintas Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Turun 8,11%

Lalu lintas penumpang pesawat di 15 bandara Angkasa Pura I dicatat mencapai 17,78 juta penumpang.

EKONOMI | 6 April 2020

Sri Mulyani: Dampak Corona Jauh Lebih Berat Dibandingkan Krisis 1998 dan 2008

Covid-19 mengancam jiwa manusia, betul-betul mematahkan semua fondasi ekonomi di semua negara, serta menimbulkan ketidakpastian dan gejolak di pasar modal.

EKONOMI | 6 April 2020

Gara-gara Corona, Pendapatan Negara Anjlok Rp 472,3 T

Outlook pendapatan negara turun sebesar Rp 472,3 triliun dari target Rp 2.233,2 triliun menjadi Rp 1.760,9 triliun

EKONOMI | 6 April 2020

Imbas Corona, AirAsia Tawarkan Penerbangan Sewa

AirAsia menyediakan penerbangan khusus yang mencakup carter penumpang, carter kargo, maupun carter pribadi (private).

EKONOMI | 6 April 2020

Potensi Kerugian Pasar Tanah Abang Bisa Mencapai Rp 110 Miliar Per Hari

Penundaan pembukaan Pasar Tanah Abang yang tutup sejak 27 Maret lalu dan rencananya akan dibuka pada 6 April ditunda menjadi 19 April.

EKONOMI | 6 April 2020

Belanja Negara Naik, Pemerintah Kaji Ulang THR dan Gaji Ke-13 PNS

Beban negara dalam menghadapi pandemi Covid-19 cukup besar

EKONOMI | 6 April 2020

Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp 16.412/US$

Adanya aliran dana asing yang masuk ke Indonesia mulai pekan lalu membuat rupiah menguat.

EKONOMI | 6 April 2020

Penerbangan Garuda Turun 40%, Dirut: Bisa Lebih Dalam

Penurunan volume penerbangan maskapai Garuda diprediksi semakin dalam

EKONOMI | 6 April 2020

Lanjutkan Penguatan, IHSG Ditutup Naik 4,07 Persen

Sebanyak 287 saham naik, 131 saham menurun, dan 135 saham tidak bergerak.

EKONOMI | 6 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS