Belanja Negara Naik, Pemerintah Kaji Ulang THR dan Gaji Ke-13 PNS

Belanja Negara Naik, Pemerintah Kaji Ulang THR dan Gaji Ke-13 PNS
Sri Mulyani. (Foto: Antara / Akbar Nugroho Gumay)
Herman / MPA Senin, 6 April 2020 | 17:11 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mengkaji ulang pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), mengingat beban negara dalam menghadapi pandemi Covid-19 cukup besar. Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat rapat dengar pendapat secara virtual bersama Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2020).

“Presiden meminta kami membuat kajian untuk pembayaran THR dan gaji ke-13, apakah perlu untuk dipertimbangkan lagi, mengingat beban belanja negara yang meningkat,” kata Sri Mulyani.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi agar tiap kementerian/lembaga melakukan realokasi anggaran dan memfokuskan pada penanganan Covid-19.

Diperkirakan total penghematan belanja negara dari realokasi dan refocusing tersebut mencapai Rp 190 triliun sesuai skenario hingga awal April 2020. Rinciannya kementerian/lembaga bisa dikurangi belanjanya sebanyak Rp 95,7 triliun, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) senilai Rp 94,2 triliun, serta sudah memasukkan realokasi belanja sebesar Rp 54,6 triliun.

Pada 2020 ini, Menkeu mengungkapkan belanja negara meningkat yang mencapai 102,9% dari Pagu APBN. Belanja Negara naik dari Rp 2.540,4 triliun menjadi Rp 2.613,8 triliun.

“Dari sisi belanja, kami mengalami tekanan. Ini masih di dalam proses untuk kami terus melakukan penyempurnaan. Langkah-langkah ini (penanganan Covid-19) adalah langkah-langkah yang telah atau sedang kita lakukan, belum memasukkan langkah-langkah yang masih akan dilakukan. Karena Bapak Presiden dan sidang kabinet masih akan terus melakukan berbagai langkah-langkah, seperti tambahan bantuan sosial atau penghematan belanja,” ujar Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu.com