Logo BeritaSatu

Elektrifikasi Listrik, Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Desa

Jumat, 3 April 2020 | 13:38 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan peningkatan rasio elektrifikasi di perdesaan yang sedang digalakkan pemerintah harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produktivitas ekonomi di desa dan kualitas pendidikan nasional.

“Program ini juga harus dikaitkan dengan program pemanfaatan listrik secara efisien dan produktif, terutama dalam pengembangan industri rumah tangga, industri rumahan,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Presiden Jokowi mengungkapkan, rapat yang diikuti Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin khusus membahas tentang peningkatan rasio elektrifikasi perdesaan.

Disebutkan, rasio elektrifikasi di Indonesia hingga tahun 2020 meningkat signifikan hingga mencapai 99,48%. Pada tahun 2014, rasio elektrifikasi di negeri ini berada pada posisi 84% dan kini telah melampaui target RPJMN 2015-2019 sekitar 96%.

“Namun kita harus melihat electricity access population, Indonesia berada di peringkat 95, masih tertinggal dari Malaysia 87, Vietnam 84, Singapura, Thailand, Tiongkok, Korsel, berada di peringkat kedua,” katanya.

Selain itu, kata Presiden Jokowi, electricity supply quality di Indonesia masih berada pada peringkat 54 dibandingkan Filipina yang berada di urutan ke-53, Malaysia 38, Thailand 31, Tiongkok 18, dan Singapura di peringkat kedua.

Bahkan, lanjut Presiden Jokowi, saat ini masih terdapat 433 desa yang tersebar di empat provinsi yang belum berlistrik.

“Meskipun jumlah ini sedikit dibandingkan jumlah desa di seluruh Tanah Air, 75.000, tetapi apa pun ini harus kita selesaikan,” katanya.

Sebanyak 433 desa belum berlistrik itu tersebar di Provinsi Papua 325 desa, Papua Barat 102, Nusa Tenggara Timur (NTT) 5 desa, dan Maluku 1 desa.

Pertama, untuk 433 desa yang belum berlistrik, saya minta diidentifikasi secara jelas, desa mana yang berdekatan dengan desa tak berlistrik, desa mana yang jaraknya rumah antarpenduduknya berjauhan dan mana yang berdekatan sehingga kita dapat menentukan strategi pendekatan teknologi yang tepat,” kata Presiden Jokowi.

Kedua, menurut Presiden Jokowi, identifikasi sangat diperlukan untuk menetapkan apakah dengan ekstensi jaringan listrik atau dengan pembangunan minigrade seperti mikrohidro, PLTD, atau distribusi tabung listrik yang dilengkapi stasiun pengisian NGST.

Pemerintah, lanjutnya, akan menyiapkan anggaran regulasi dan kebijakan investasi yang diperlukan untuk mendukung program desa listrik. “Ketiga, saya minta tidak cukup desa berlistrik, tetapi peningkatan akses warga, terutama warga miskin dalam mendapatkan listrik,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Disrupsi Rantai Pangan, Kerja Sama Indonesia Australia Diperkuat

Implementasi IA-CEPA diharapkan lebih konkret di tengah meningkatkan disrupsi supply chain atau rantai pangan.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Simas Jiwa Bidik Dana Kelolaan DPLK Rp 810 Miliar di 2023

DPLK Simas Jiwa menunjukkan perkembangan yang signifikan, khususnya pada pertumbuhan dana kelolaan.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Digital Marketing Jadi Solusi Pemasaran Rumah Sakit

Pengelola rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan terus melakukan transformasi digital. Salah satunya, melalui digital marketing.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Grup Salim Masuk, Saham BUMI Meroket 9,5% di Sesi Siang

Saham Bumi Resources Tbk meroket Rp 14 poin (8,58%) menjadi Rp 177 pada sesi I Jumat (7/10/2022) setelah grup Salim masuk.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Sesi I, Sektor Teknologi Picu Penurunan IHSG ke 7.030

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 154,6 miliar saham senilai Rp 6,9 triliun.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Terungkap! Salim Masuk BUMI Lewat Private Placement Rp 24 T

Grup Salim akan menjadi pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) lewat  private placement senilai Rp US$ 1,6 miliar (Rp 24 triliun).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.222- Rp 15.243 per dolar AS.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

20 Menit Perdagangan, Aksi Beli Saham Warnai Gerak IHSG

Pukul 09.20 WIB, IHSG melemah 15,7 poin (0,19%) menjadi 7.059 dan Investor33 melemah menjadi ke 492,1

EKONOMI | 7 Oktober 2022

IHSG Rawan Profit Taking, Cermati MEDC, PNLF, ICBP, dan EMTK

Level resistance IHSG berada di 7.094,7.135, 7.178, 7.256 dengan support 7.054, 7.010, 6.968, 6.925.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Ditjen Hubdat Sosialisasi SPM Angkutan Sungai dan Danau

Sosialisasi dilakukan untuk mengoptimalkan angkutan sungai dan danau serta pelabuhan penyeberangan, dalam menghubungkan wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Kapolda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings