Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Elektrifikasi Listrik, Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Desa

Jumat, 3 April 2020 | 13:38 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan peningkatan rasio elektrifikasi di perdesaan yang sedang digalakkan pemerintah harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produktivitas ekonomi di desa dan kualitas pendidikan nasional.

“Program ini juga harus dikaitkan dengan program pemanfaatan listrik secara efisien dan produktif, terutama dalam pengembangan industri rumah tangga, industri rumahan,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Presiden Jokowi mengungkapkan, rapat yang diikuti Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin khusus membahas tentang peningkatan rasio elektrifikasi perdesaan.

Disebutkan, rasio elektrifikasi di Indonesia hingga tahun 2020 meningkat signifikan hingga mencapai 99,48%. Pada tahun 2014, rasio elektrifikasi di negeri ini berada pada posisi 84% dan kini telah melampaui target RPJMN 2015-2019 sekitar 96%.

“Namun kita harus melihat electricity access population, Indonesia berada di peringkat 95, masih tertinggal dari Malaysia 87, Vietnam 84, Singapura, Thailand, Tiongkok, Korsel, berada di peringkat kedua,” katanya.

Selain itu, kata Presiden Jokowi, electricity supply quality di Indonesia masih berada pada peringkat 54 dibandingkan Filipina yang berada di urutan ke-53, Malaysia 38, Thailand 31, Tiongkok 18, dan Singapura di peringkat kedua.

Bahkan, lanjut Presiden Jokowi, saat ini masih terdapat 433 desa yang tersebar di empat provinsi yang belum berlistrik.

“Meskipun jumlah ini sedikit dibandingkan jumlah desa di seluruh Tanah Air, 75.000, tetapi apa pun ini harus kita selesaikan,” katanya.

Sebanyak 433 desa belum berlistrik itu tersebar di Provinsi Papua 325 desa, Papua Barat 102, Nusa Tenggara Timur (NTT) 5 desa, dan Maluku 1 desa.

Pertama, untuk 433 desa yang belum berlistrik, saya minta diidentifikasi secara jelas, desa mana yang berdekatan dengan desa tak berlistrik, desa mana yang jaraknya rumah antarpenduduknya berjauhan dan mana yang berdekatan sehingga kita dapat menentukan strategi pendekatan teknologi yang tepat,” kata Presiden Jokowi.

Kedua, menurut Presiden Jokowi, identifikasi sangat diperlukan untuk menetapkan apakah dengan ekstensi jaringan listrik atau dengan pembangunan minigrade seperti mikrohidro, PLTD, atau distribusi tabung listrik yang dilengkapi stasiun pengisian NGST.

Pemerintah, lanjutnya, akan menyiapkan anggaran regulasi dan kebijakan investasi yang diperlukan untuk mendukung program desa listrik. “Ketiga, saya minta tidak cukup desa berlistrik, tetapi peningkatan akses warga, terutama warga miskin dalam mendapatkan listrik,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AP II Sesuaikan Pola Operasi Bandara

Bandara-bandara berooperasi sesuai tren pergerakan penumpang.

EKONOMI | 3 April 2020

Siang Ini, Rupiah di Zona Merah Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 16.445-Rp 16.505 per dolar AS.

EKONOMI | 3 April 2020

Lewat Fitur Smart Shadaqah, BNI Syariah Permudah Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

BNI Syariah meluncurkan fitur smart shadaqah.

EKONOMI | 3 April 2020

Sesi Siang, IHSG Melonjak 1% ke 4.577

Sebanyak 241 saham naik, 130 saham melemah dan 114 saham stagnan.

EKONOMI | 3 April 2020

Siang Ini, Bursa Asia Berbalik Arah Melemah

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 9,19 poin (0,33 persen) mencapai 2.771.

EKONOMI | 3 April 2020

Jokowi Ada 433 Desa Belum Dialiri Listrik

102 desa di Papua Barat, 5 desa di Nusa Tenggara Timur, dan 1 desa di Provinsi Maluku.

EKONOMI | 3 April 2020

Populasi Akses Listrik Indonesia di Bawah Negara ASEAN

Untuk populasi akses listrik, Indonesia di peringkat 95.

EKONOMI | 3 April 2020

Jokowi Sebut Rasio Elektrifikasi Pedesaan Lampui Target RPJMN

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan 2014 yang mencapai 84 persen.

EKONOMI | 3 April 2020

Emas Antam Bertambah Rp 26.000 Per Gram

Harga emas Antam per 250 gram Rp 223,5 juta.

EKONOMI | 3 April 2020

Bersamaan Mata Uang Asia, Rupiah Menguat di Awal Sesi

Penguatan rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

EKONOMI | 3 April 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS