Bursa Asia Menguat karena Rekor Kenaikan Harga Minyak

Bursa Asia Menguat karena Rekor Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 3 April 2020 | 07:31 WIB

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia menguat pada awal perdagngan Jumat pagi (3/4/2020) setelah harga minyak mentah AS melonjak 24 persen, rekor harian tertinggi sepanjang sejarah.

Bursa saham Jepang, Nikkei 225 index naik 237,5 (1,3 persen) mencapai 18.056 di awal sesi, sementara di Korea, Kospi Index naik 15,9 (0,93 persen) mencapai 1.740,72.

Sementara bursa saham di Australia S&P/ASX 200 naik 1,55 persen. Subindex energi melonjak 9 persen karena perusahaan minyak seperti Santos dan Oil Search meroket masing-masing 12,72 persen dan 19,92 persen.

Fokus investor pada perdagangan Jumat adalah lonjakan harga minyak semalam, dimana minyak mentah AS naik 24,67 persen mencapai US$ 25,32 per barel. Sementara patokan internasional berjangka minyak mentah Brent naik 17,8 persen menjadi US$ 29,14 per barel.

Baca juga: Harga Emas Diuntungkan Rekor Klaim Pengangguran AS

Kenaikan itu setelah Presiden AS Donald Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman. Trump mengharapkan mereka akan mengumumkan pengurangan produksi minyak sekitar 10 juta barel hingga 15 juta barel per hari.

Namun kekhawatiran dampak ekonomi akibat pandemi global corona cenderung menghiasi pasar. Pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim pengangguran awal melonjak menjadi 6 juta pada pekan lalu, atau mencapai rekor baru ketika lockdown akibat corona terjadi di AS

Baca juga: Trump Sebut Rusia-Saudi Capai Kesepakatan, Harga Minyak Meroket 24%

Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average naik 469,93 poin, atau 2,24 persen menjadi 21.413, S&P 500 naik 56,4 poin, atau 2,28 persen menjadi 2.526,9 dan Nasdaq Composite naik 126,73 poin, atau 1,72 persen menjadi 7.487.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya terakhir di perdagangan di 100.180 setelah melewati 100 sebelumnya.

Yen Jepang diperdagangkan pada 108,18 per dolar setelah melihat level di bawah 108 kemarin. Dolar Australia berpindah tangan pada US$ 0,6056 setelah



Sumber: CNBC