Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

La Nyalla Apresiasi Respon Cepat OJK Tangani Dampak Corona

Senin, 30 Maret 2020 | 19:32 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membuka hotline untuk melayani pengaduan publik terkait pelaksanaan restrukturisasi kredit akibat dampak wabah virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: La Nyalla Minta Senator Pantau Penanganan Covid-19

"Saya apresiasi respons OJK yang secara transparan membuka hotline pengaduan terkait masalah restrukturisasi kredit ini. Dengan demikian, kebijakan pemerintah untuk mewujudkan keberlanjutan dunia usaha yang terpukul karena wabah Covid-19 ini bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas," kata La Nyalla di Surabaya, Senin (30/3/2020).

La Nyalla berharap, OJK bisa terus menyosialisasikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease. "Sosialisasi yang dilakukan pun harus lebih simpel," tandasnya.

La Nyalla menerangkan, bentuk restrukturisasi itu diantaranya adalah adalah penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, penambahan fasilitas kredit/pembiayaan, atau mekanisme lain yang telah diatur.

"Selain itu, ada juga skema keringanan bagi debitur perorangan, terhadap pemilik cicilan kendaraan bermotor, perahu nelayan, dan kartu kredit serta KPR,” jelas La Nyalla.

Baca Juga: OJK Pangkas Jam Perdagangan di Bursa

Selain OJK, La Nyalla juga berharap pelaku industri keuangan, baik bank maupun nonbank, untuk aktif menjalin komunikasi dengan dunia usaha dalam kondisi sulit saat ini.

"OJK dan industri keuangan harus menyampaikan secara transparan mekanisme pengajuan restrukturisasi kredit itu seperti apa. Sehingga dunia usaha yang terpukul saat ini bisa memanfaatkan kebijakan tersebut, demi keberlanjutan usahanya. Pada ujungnya ini adalah menyelamatkan perekonomian nasional, termasuk mengurangi PHK,” ujarnya.

"Misalnya, dengan sentuhan restrukturisasi kredit, dunia usaha tetap bisa bernapas. Dan mereka bisa menghindari PHK. Ini kerja bersama, perlu solidaritas bersama, industri keuangan tidak boleh egois,” imbuh La Nyalla.

Mantan ketua Kadin Jatim ini mengatakan, batas waktu pemberian stimulus yang akan berakhir 31 Maret 2021 itu, harus benar-benar dapat dimanfaatkan kalangan dunia usaha. Sehingga tidak terlambat mengajukan keringanan atau restrukturisasi kredit. Terutama bagi usaha di luar sektor yang disebutkan dalam POJK tersebut.

Baca Juga: Asli RI Resmi Tercatat di OJK

"Sektor usaha selain yang ada di POJK sebenarnya bisa juga diajukan, asal dengan self-assessment dari bank, bahwa usaha tersebut memang terdampak virus corona,” ungkap La Nyalla.

Perlu diketahui, sektor usaha yang disebutkan dalam POJK memang mendapat prioritas. Yakni sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, dan pertambangan. Namun tidak menutup kemungkinan sektor usaha di luar itu, asalkan benar-benar terdampak Covid-19.

"Nah supaya kebijakan ini dapat terlaksana dan tidak menimbulkan penyimpangan di lapangan, saya berharap OJK membuka ruang komunikasi atau akses bantuan informasi yang mudah diakses oleh sektor dunia usaha. Sehingga kalangan dunia usaha dapat dengan cepat dan tepat memanfaatkan stimulus kebijakan tersebut. Prinsip saya kebijakan tersebut harus benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan," tegas La Nyalla.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Corona, Grab Perluas Program Bantuan Mitra

Grab mempersiapkan skema bantuan tambahan yang bertujuan untuk mengurangi kendala keuangan yang dihadapi oleh para mitra.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Cegah Penyebaran Corona, Pelni Batasi Pembelian Tiket

Pelni membuat daftar prioritas dalam pembelian tiket dan pembatasan jumlah kursi maksimal 80 persen.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Lima Tips Bekerja dari Rumah Agar Tetap Optimal

Untuk mendukung produktivitas karyawan bekerja dari rumah dibutuhkan solusi teknologi human resources (HR).

EKONOMI | 30 Maret 2020

BCA Sumbang 4 Ventilator ke RSPAD Gatot Subroto

BCA memberikan donasi kepada Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto berupa empat unit ventilator senilai lebih dari Rp 2,7 miliar.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Lockdown Bisa Berlangsung 6 Bulan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Bursa Eropa dibuka melemah pada awal perdagangan pekan ini. Pemerintah Inggris memperkirakan lockdown virus corona bisa berlangsung hingga 6 bulan.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Bursa Asia Ditutup Melemah, ASX Menguat Ditopang Stimulus

Mayoritas bursa Asia ditutup melemah pada penutupan perdagangan hari ini Senin (30/3/2020). Ketakutan akan virus corona masih mendominasi pasar.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Kurs Rupiah Melemah, Pound Tembus Rp 20.000

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terdepresiasi ke kisaran Rp 16.337,5. Terhadap pound sterling, rupiah menembus angka Rp 20.000.

EKONOMI | 30 Maret 2020

IHSG Ditutup Melemah ke 4.414,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,88 persen ke kisaran 4.414,5 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (30/3/2020).

EKONOMI | 30 Maret 2020

Bila Virus Corona Meluas, Opsi Utang ke IMF Tak Bisa Dihindari

IMF menyatakan telah menyiapkan dana US$ 1 triliun untuk negara-negara anggotanya yang menghadapi pandemi virus corona, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 30 Maret 2020

Menyangkut Nasib Petani, Ketua Komisi IV Ingatkan Jangan Hapus RIPH Impor

Menghapus RIPH bertentangan dengan target pemerintah melaksanakan ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 30 Maret 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS