Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Subsidi Fiskal Dinilai Ampuh Atasi Dampak Virus Corona

Minggu, 29 Maret 2020 | 13:56 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah diminta untuk memperbesar ruang fiskal berupa pemberian subsidi untuk mengatasi dampak pandemi virus corona (covid-19). Perlambatan ekonomi perlu diakui tidak dapat dicegah, tetapi tugas pemerintah setelah tugas utamanya menangkal wabah covid-19 adalah menangkal agar ekonomi tidak terjungkal menjadi krisis, yang menyebabkan ekonomi rakyat terpuruk. Pasalnya, rakyat akan menanggung risiko jika pemerintah salah maupun lambat memutuskan kebijakan.

Dalam riset yang dikeluarkan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) disebutkan bahwa Indonesia adalah negara berkembang yang berbeda kapasitasnya dengan negara maju. Tetapi kemampuan APBN-nya cukup memadai untuk mengatasi wabah corona, dengan syarat pemerintah bersama DPR harus agresif membuat kebijakan karena berkejaran dengan waktu dan ancaman wabah yang menyebar cepat.

Kebijakan fiskal yang harus dilakukan adalah untuk golongan bawah, seperti menangguhkan pajak usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), bukannya bantuan langsung tunai (BLT).

“Indonesia sudah punya pengalaman melakukan ini dan bisa dilakukan dengan cepat. Potensi APBN lebih dari cukup untuk mengucurkan segera BLT dan tambahan lebih karena alasan darurat, termasuk bantuan raskin dihidupkan lagi seperti dahulu. Jajaran BUMN jugaharus ikut serta turun tangan, seperti PLN memberi subsidi besar atau bahkan beberapa bulan pelanggan listrik golongan bawah digratiskan,” tulis Peneliti Associate LP3ES Fachru Nofrian dan Ketua Dewan Pengurus LP3ES Didik J Rachbini.

Meski demikian, Pemerintah Indonesia perlu diapresiasi telah melakukan langkah-langkah terkait penyelamatan ekonomi. Misalnya, Kementerian keuangan telah mengambil langkah kebijakan untuk memberikan insetif kepada dunia usaha berupa insentif keringanan perpajakan, yaitu pajak penghasilan PPh22 dan PPh25. Insentif tersebut terutama diberikan kepada UMKM. Sementara kebijakan Bank Indonesia adalah memperpanjang merchant discount rate untuk toko, termasuk penurunan suku bunga serta menjaga nilai tukar.

“Tentu langkah kebijakan ini harus diapresiasi, meskipun masih belum memadai. Kebijakan pemerintah bersifat standar, padahal yang diperlukan tidak hanya fiskal dan moneter saja. Lebih dari itu, kebijakan yang diperlukan adalah kebijakan yang bersifat solidaritas, yaitu solidaritas terhadap golongan bawah, pengusaha kecil, pekerja informal, para pengangguran,” ucapnya.

Indonesia, perlu diakui, merupakan negara berkembang yang memiliki karakteristik industri yang lemah, sehingga dalam keadaan tidak normal ini maka sektor inilah yang akan terpukul lebih berat lagi. Oleh karena itu, kebijakan insentif terhadap sektor industri perlu disiapkan agar sektor ini terutama industri kecil bisa terus berjalan.

“Jika sektor industri tidak bisa diselamatkan, maka kemungkinan krisis bisa terjadi dengan pertumbuhan negatif. Krisis tersebut akan menarik sektor keuangan, pengangkutan dan kesempatan kerja menyusut seperti ditandai dengan pengangguran yang semakin tinggi. Sedangkan, perlambatan ekonomi, kemungkian juga krisis, akan terus bergerak dengan cepat ke sektor jasa, seperti sektor pariwisata, transportasi dan hotel dan restoran. Wabah global ini menutup pintu semua pintu masuk wisata dan masyarakat menghentikan rencana bepergian sama sekali. Sektor terkait, hotel dan restoran juga berhenti, tutup. Data memerlihatkan bahwa yang bekerja di sektor ini sangat banyak jumlahnya sehingga akan
banyak pula yang terlempar dari pekerjaan lalu menjadi jajaran pengangguran,” jelasnya.

Pada akhirnya, Fachru dan Didik sepakat sudah saatnya alokasi anggaran harus melibatkan DPR dalam skala yang khusus dan besar. Alias tidak mengais-ngais anggaran sisa marginal yang tidak dipakai. Sebagai contoh, pada tahun 2008 tidak ada krisis yang hebat, hanya terjadi perlambatan ekonomi, tetapi anggaran dengan tegas dipotong 10 persen. “Penghematan harus dilakukan, alokasi anggaran untuk krisis ini perlu segera dilakukan tidak maju mundur tanpa kejelasan anggaran seperti sekarang ini,” tegas mereka.

Ekonomi politik kebijakan juga harus dijalankan, meniru pemerintah Tiongkok yang telah berhasil mengatasi ekonominya tidak terjerumus pada krisis, meskipun tidak dapat mencegah perlambatan ekonomi yang terjadi. Apalagi, semua negara aktif melakukan kebijakan ekonomi, bersamaan dengan perang terhadap wabah covid-19 ini,



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

OJK-APPI Masih Finalisasi Kelonggaran Cicilan untuk Debitur Terdampak Corona

OJK mengatakan, kebijakan pelonggaran pembayaran cicilan kredit kendaraan oleh perusahaan pembiayaan (leasing) saat ini masih dalam proses finalisasi.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Hadapi Corona, Pemerintah Tak Perlu Utang ke IMF dan Bank Dunia

Realokasi dan refocusing anggaran pusat dan daerah juga sangat penting di tengah situasi ini.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Kemkop dan UKM Dorong Skema Program Bantu Koperasi Terdampak Covid-19

Pemerintah keluarkan skema program bantu koperasi yang terkena dampak Covid-19.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Satu Lagi TKI di Taiwan Positif Covid-19

Satu lagi TKI di Taiwan posetif Covid-19.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Menteri BUMN: Mereka yang Meninggal Akibat Corona Mati Syahid

Erick tidak lupa menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang kehilangan mereka yang dicintai.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Cegah Corona, KAI Batalkan Perjalanan 28 Kereta Jarak Jauh

Ke-28 KA itu terdiri atas 17 KA berangkat dari Stasiun Gambir, 9 KA dari Stasiun Pasar Senen dan 2 KA dari Stasiun Jakarta Kota.

EKONOMI | 29 Maret 2020

Petrokimia Gresik Kirim Bantuan ke Posko BUMN Jatim

Sebagai koordinator Satgas Tanggap Covid-19, perseroan telah menyusun tujuh rencana aksi.

EKONOMI | 28 Maret 2020

Pandemi Corona, Bulog Jatim Jamin Ketersediaan Pangan

Perum Bulog Divre Jawa Timur menjamin pasokan beras di Jatim cukup aman.

EKONOMI | 28 Maret 2020

Waskita Toll Road Terapkan Protokol Pencegahan Corona

WTR juga menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan mewajibkan seluruh petugas untuk menggunakan masker, sarung tangan, dan alat pelindung diri.

EKONOMI | 28 Maret 2020

Yayasan Orang Tua Grup Peduli Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19

Pemberian bantuan Yayasan Orang Tua Grup Peduli ini dilakukan dengan menggandeng Mayapada Group dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

EKONOMI | 28 Maret 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS