Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyelamatan Ekonomi Paling Ampuh Adalah Hentikan Virus

Sabtu, 28 Maret 2020 | 10:46 WIB
Oleh : Merdhy Pasaribu / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Penyelamatan ekonomi yang paling ampuh menghadapi wabah virus corona (Covid-19) adalah menghentikan penyebaran virus mematikan itu. Tentunya didukung stimulus yang diberikan pemerintah.

"Krisis yang kita alami saat ini berbeda dengan resesi ekonomi tahun 1998. Saat itu (1998) persoalannya lebih banyak di bidang ekonomi dan politik, itu ada obatnya. Di perguruan tinggi ekonomi diajarkan bagaimana penanganan krisis ekonomi. Sekarang musuhnya pandemi virus korona yang melanda 199 negara. Virus berukuran minimalis itu telah memporak-porandakan ekonomi global termasuk Indonesia," kata pengamat ekonomi Iswahyudi Ashari dalam wawancara kepada SP, Sabtu (28/3)

Dana Moneter Internasional (IMF) kemarin menyatakan, ekonomi dan keuangan global saat ini mengalami krisis karena pandemi virus corona. Karenanya, IMF menyatakan siap menggelontorkan dana hingga US$ 1 triliun atau Rp 16.000 triliun (kurs Rp 16.000) kepada negara-negara anggotanya. IMF juga mengajak lembaga-lembaga keuangan internasional lainnya untuk ikut membantu.

Iswahyudi lebih jauh menjelaskan, virus bisa dihentikan. Sudah ada contoh di Tiongkok, sektor produksi mulai menggeliat kembali saat wabah covid-19 di sana berhasil dihentikan."Permintaan Tiongkok terhadap minyak sawit (CPO) dan batu bara mulai bergulir," katanya

Menurut Iswahyudi, untuk menhentikan virus rakyat harus bersatu dengan pemerintah dan menuruti apa yang dikatakan Presiden Jokowi sebagai Kepala Negara. “Pilihan untuk melakukan social distancing harus dilakukan dengan disiplin oleh seluruh rakyat. Perintah untuk melakukan segala sesuatu di rumah, harus diikuti,” tegas Iswahyudi.

Mengikuti aturan dari pemerintah dan sikap disiplin menghadapi Covid-19, kata, Iswahyudi, adalah kunci menghadapi pandemi corona yang ganas ini.

Disamping itu, pengusaha nasional termasuk Iswahyudi siap membantu pemerintah untuk memerangi Covid-19 dengan memberikan bantuan baik berupa alat kesehatan untuk rumah sakit maupun donasi lainnya. “Pokoknya pemerintah kita support penuh hadapi wabah ini,” kata Iswahyudi yang juga seorang pengusaha bidang logistik yang cukup besar.

Mengenai opsi lockdown, Iswahyudi minta pemerintah memikirkan benar-benar dampaknya. “Ekonomi akan semakin terpuruk. Angka kemiskinan akan bertambah akibat efek sosial lockdown. Perlu dipkirikan secara mendalam. Kita serahkan saja pada Pak Jokowi memutuskan lockdown. Beliau yang mempunyai otorisasi untuk itu. Kita harus nurut Pemerintah,” katanya.

Sejalan dengan penghentian virus, kata Iswahyudi, pemberian stimulus oleh pemerintah harus segera diwujudkan. Rencana untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) untuk melebarkan defisit anggaran menjadi lebih besar dari 3% terhadap PDB sangat didukung oleh Iswahyudi.

Menurut dia, defisit APBN dilebarkan sampai 5% adalah suatu kebijakan yang tepat untuk menghadapi covid-19. “Angka 5 persen itu sudah baik, agar rakyat bisa dikurangi kesusahannya karena wabah ini. Dan ekonomi bisa survive , pengusaha bisa jalan lagi usahanya,” kata Iswahyudi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini, mengisyaratkan pelebaran defisit APBN 2020 menjadi lebih dari 3% karena kondisi darurat terkait wabah virus corona. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan rakyat serta mengurangi risiko terkecil bagi dunia usaha dari kebangkrutan akibat dampak pandemi Covid-19.

Bahkan, Badan Anggaran (Banggar) DPR telah memberikan persetujuan defisit APBN diperlebar hingga 5% untuk menghadapi virus corona.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menkeu: Realisasi Belanja Modal Meningkat 75,2%

Hingga akhir Agustus realisasi belanja modal mencapai Rp 102,6 triliun, tumbuh signifikan 75,2% dibandingkan Agustus 2020.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Menguat, BBRI Pimpin Saham yang Banyak Ditransaksikan

BBRI teraktif saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142,71.

EKONOMI | 23 September 2021

Ipanganandotcom Permudah Umat Peroleh Sembako Berkualitas

iPanganandotcom yang merupakan platform kebutuhan pangan digital memberikan promo potongan harga 10% bagi para umat untuk bisa berbelanja kebutuhan bahan pokok.

EKONOMI | 23 September 2021

Semester I 2021, ASDP Bukukan Laba Rp 156 Miliar

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan laba sebesar Rp 156 miliar pada semester I-2021 atau 474% dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Naik, Asing Buru BBRI dan Lepas BBNI

BBRI paling diburu asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142,71.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Menguat, ASPI Kasih Cuan 33,78%

PT Andalan Sakti Primarindo Tbk (ASPI) tercatat paling cuan (top gainers) saat IHSG ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142.

EKONOMI | 23 September 2021

Mengamankan Data Digital Layanan Perbankan, OJK Tingkatkan Perlindungan Konsumen

Bersamaan dengan beralihnya masyarakat menggunakan layanan digital, kewaspadaan akan potensi serangan siber juga harus ditingkatkan. Sektor perbankan harus dapat melindungi nasabahnya dengan meningkatkan mitigasi risiko

EKONOMI | 23 September 2021

Hingga Agustus 2021, Penerimaan Negara Capai 67,5% dari Target APBN

Menurut Menkeu Sri Indriyani hingga akhir Agustus 2021 penerimaan negara telah mencapai 67,5% dari target APBN 2021.

EKONOMI | 23 September 2021

OJK Siapkan Aturan Khusus Insurtech

OJK sedang menyiapkan peraturan terkait insurance technology (insurtech) yang akan mengatur jenis produk dan layanan asuransi.

EKONOMI | 23 September 2021

Agustus, Realisasi Belanja APBN Naik Capai Rp 1.560,8 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi belanja negara hingga Selasa (31/8/2021) mencapai Rp 1.560,8 triliun atau 56,8% dari pagu Rp 2.750 triliun.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Tukul Arwana


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 23 September 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings