Ekspansi ke Luar Negeri, SEAM Group Gandeng Perusahaan Singapura dan Jerman

Ekspansi ke Luar Negeri, SEAM Group Gandeng Perusahaan Singapura dan Jerman
Penandatangan kerja sama dan akusisi saham milik Destini Singapura oleh anak usaha SEAM Group, yakni PT Berkah Sadaya Adhikarya. ( Foto: Istimewa / - )
Mashud Toarik / MT Selasa, 18 Februari 2020 | 19:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kepak sayap bisnis PT Sumber Energi Alam Mineral atau SEAM Group di luar negeri tampaknya makin lebar. Setelah ekspansi ke Timur Tengah dan Malaysia, perusahaan yang memiliki bisnis utama di sektor infrastruktur dan tambang batu bara di Kalimantan tersebut kini merambah Singapura.

Langkah ini ditandai dengan membangun kerja sama strategis bersama Destini Singapura dalam bentuk pembelian 55% saham milik Destini lewat anak usaha SEAM Group, yakni PT Berkah Sadaya Adhikarya.

Penandatanganan kesepakatan akuisisi saham dilakukan oleh Jangkung Suwarno mewakili PT Berkah Sadaya Adhikarya dengan Chief Executive Officer (CEO) Destini Mr. Ismael pada 17 Februari 2020 di Jakarta.

CEO SEAM Group Asep Sulaeman Sabanda mengatakan, akuisisi saham mayoritas Destini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan beberapa lini usaha yang telah dimiliki sebelumnya seperti bisnis power plant, tongkang dan batu bara. Sayangnya tidak disebutkan nilai akuisisi tersebut.

Selain kesepakan akuisisi, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com pada Selasa, (18/2/2020), Asep mengatakan, melalui anak usahanya yang lain, yakni PT Bahtera Sentosa Bersama, SEAM Group juga melakukan penandatanganan kontrak dengan Destini Armada untuk pembelian 10 unit tongkang guna mendukung transportasi pengangkutan batu bara milik anak-anak perusahaan SEAM Group yang tersebar di Palu, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Bengkulu dan Jambi.

Program lainnya adalah pengembangan terminal khusus batu bara milik anak perusahaan SEAM Group yakni PT Muara Badak Perkasa beserta infrastruktur pendukung seperti conveyor, pengerukan sungai dan pengadaan 3 buah mother vessel untuk melayani transportasi pengiriman batu bara ke luar negeri, sekaligus transportasi bahan baku baja dari Timur Tengah ke Indonesia demi memenuhi permintaan pasar dalam negeri.

Adapun acara penandatanganan kontrak yang dilakukan Senin kemarin turut dihadiri oleh Direktur Industri Permesinan dan Alat Pertanian Zakiyuddin yang mewakili Menteri Perindustrian, Suhendra Wiriadinata dari Sinar Mas Group, Rajesh Saraj dan Dato Abd Aziz bin Sheikh Fadzir dari Destini Benhad, Elvy Yosna Lubis dari Bank BRI, Dwi Agus Sumarsono dari PT Asuransi Kredit Indonesia, Ahmad Sonhaji dari PT Penjaminan JAMKRINDO Syariah.

Gandeng ERK Eckrohrkessel

Kerja sama strategis SEAM Group dengan perusahaan asing tak hanya di level Asia, tapi juga hingga Eropa. Asep mengatakan langkah ini merupakan upaya dalam merealisasikan rencana jangka panjang Perseroan sebagai pemain industri bidang energi.

Untuk lini bisnis ini SEAM melalui sub holdingnya yakni PT Semi Power System yang bergerak di bidang power plant baik fosil, biomasa maupun hydro power belum lama ini menandatangani license manufacturing dengan ERK Eckrohrkessel Jerman.

ERK Eckrohrkessel sendiri adalah salah satu perusahaan boiler terbaik dunia asal Jerman. Kontrak kesepakatan memungkinkan bagi kedua belah pihak untuk bersama-sama memproduksi boiler dan komponen power plant guna memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Sedangkan untuk memperkuat realisasi proyek power plant di atas tongkang (on barge power plant), telah dilakukan rancang bangun dan pengadaanya dengan Destini Armada.

Terkait penjualan batu bara, SEAM menyampaikan telah memperoleh komitmen untuk memasok kebutuhan batu bara untuk Arden International dengan volume 10 juta ton selam 5 tahun. Order ini menyusul kesepakatan suplai batu bara dari lokasi tambang SEAM yang berlokasi di Kalimantan Timur untuk Orbiscoal Jerman sebanyak 600 ribu ton.

Asep Sulaeman Sabanda mengatakan, kontrak-kontrak kerja sama ini ditujukan untuk kemandirian energi tanah air dan dan dalam rangka memperkuat bisnis energi terpadu yang sedang dikerjakan oleh SEAM Group.



Sumber: BeritaSatu.com