Tokio Marine Siapkan Layanan Prioritas Bila Nasabah Terjangkit Virus Korona

Tokio Marine Siapkan Layanan Prioritas Bila Nasabah Terjangkit Virus Korona
Para penumpang di sebuah bandara memakai masker untuk mengindari penyebaran virus korona. ( Foto: ANTARA )
Mashud Toarik / MT Jumat, 7 Februari 2020 | 21:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyebaran virus korona yang begitu cepat dan telah menyebabkan 636 orang meninggal mengundang reaksi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia untuk memberikan perlindungan perawatan bagi seluruh nasabahnya apabila terdiagnosis infeksi virus tersebut.

Chief Marketing Officer Tokio Marine Life Insurance Indonesia Sudyawi Sahlan mengatakan khusus bagi yang baru membeli produk asuransi di bulan Januari-Maret 2020, Tokio Marine Life memberikan manfaat tambahan berupa penghapusan ketentuan masa tunggu apabila Nasabah harus mendapatkan perawatan karena terdiagnosis virus korona.

“Dengan merebaknya kasus virus korona kita bertindak cepat agar bisa memberikan perlindungan ekstra kepada Nasabah kami sehingga mereka dapat lebih nyaman dalam menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” papar Sudyawi dikutip dari keterangan persnya, Jumat (7/2/2020).

Lebih lanjut Sudyawi memaparkan, Tokio Marine Life juga memberikan tambahan perlindungan jiwa sebesar 25% dari total Uang Pertanggungan sebesar 125%, apabila Nasabah meninggal dunia karena terdiagnosis virus korona. “Penambahan manfaat khusus ini berlaku mulai Januari 2020, sesuai ketentuan yang berlaku pada polis,” jelas Sudyawi.

Selain itu, Sudyawi juga memastikan perusahaannya akan memberikan perhatian khusus bagi klaim nasabah yang terdiagnosis virus korona.

“Sebagai perusahaan yang baik, #kitaSIAP selalu mengutamakan nilai-nilai perusahaan untuk diimplementasikan dengan baik di dalam lingkungan kerja. Nilai perusahaan yang dimaksud adalah Look Beyond Profit, Deliver on Commitments, dan Empower Our People,” imbuhnya.

Hal tersebut terefleksi melalui berbagai hal mulai dari ragam produk serta manfaatnya, berbagai kegiatan edukasi yang rutin diberikan kepada para Nasabah, masyarakat, serta tenaga pemasar, hingga komitmen Tokio Marine Life dalam membayarkan klaim-nya.

Selama tahun 2019 lalu, total klaim yang dibayarkan oleh Tokio Marine Life mencapai Rp129 miliar dan jika nantinya ada klaim terkait virus corona, maka akan mendapat perhatian utama atau diprioritaskan,” urai Sudyawi.

Disebutkan selain menambahkan manfaat produk asuransi kesehatan khusus kasus virus korona, Tokio Marine juga gencar memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat, Nasabah, karyawan, juga seluruh tenaga pemasaran seputar informasi tentang virus korona ini melalui beragam media.

Diantaranya untuk lingkungan kantor, karyawan, serta seluruh kantor cabang, Tokio Marine Life Insurance Indonesia menyediakan hand sanitizer di berbagai titik di area kerja, menyediakan masker, hingga mewajibkan adanya travel declaration dari pihak internal perusahaan maupun dari para partner seperti client, vendor, dan sebagainya.

Sudyawi lebih lanjut memberikan saran bagi masyarakat umum untuk lebih menjaga kesehatan dan kebersihan dalam berbagai aktivitasnya sehari-hari sesuai dengan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI. Yakni, masyarakat segera berkonsultasi dengan dokter jika diri sendiri atau kerabat merasakan gejala umum dari pneumonia, seperti demam, batuk, dan sulit bernapas.

“Jika merasakan berbagai gejala tersebut segera konsultasikan ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat,” papar Sudyawi.

Lalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih setiap hari, di antaranya dengan selalu menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik lalu bilas atau menggunakan hand sanitizer jika sulit mencuci tangan, menutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan baju saat bersin atau batuk sehingga tidak menularkan ke orang lain, makan makanan bergizi seimbang, berolahraga minimal setengah jam setiap hari, cukup istirahat dan segera berobat jika sakit.



Sumber: Majalah Investor