Singapura Dukung Pengembangan KEK Kendal

Singapura Dukung Pengembangan KEK Kendal
Founder dan chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono (kedua dari kanan), bersama sejumlah pengusaha Indonesia, tengah berbincang dengan Presiden Singapura, Halimah Yacob (pertama dari kiri), di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (4/2/2020).
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 6 Februari 2020 | 11:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka meningkatkan hubungan yang sudah baik dengan Republik Indonesia, Kedutaan Besar Singapura di Indonesia mengadakan pertemuan yang dihadiri Presiden Singapura, Halimah Yacob, dengan para pengusaha Indonesia, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

RI dan Singapura Tandatangani Kerja Sama Pajak Hingga Pendidikan

Adapun salah satu pengusaha yang diundang adalah Setyono Djuandi (SD) Darmono, founder dan chairman Jababeka Group, perusahaan pengembang kota terkemuka di Indonesia.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan kemitraan dan menjadi jembatan untuk menginformasikan potensi investasi antar negara serta pengembangan proyek bisnis yang telah berjalan.

Jababeka Group merupakan salah satu partnership Singapura yang telah mengembangkan proyek bersama dengan Sembcorp, dengan membuat proyek joint venture Kawasan Industri Kendal.

Jokowi: Indonesia-Singapura Berhubungan Baik

Presiden Halimah Yacob bertanya tentang sudah sejauh mana pengembangan Kawasan Industri Kendal yang telah mendapat status baru menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Sangat maju, karena dari dua pemerintah, baik Indonesia dan Singapura, sangat mendukung. Hingga saat ini, sudah ada 61 investor dari 8 negara dengan total investasi Rp 15, 8 triliun dan telah mempekerjakan 8.950 orang," jelas SD Darmono, seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (6/2/2020).

RI-Singapura Pacu Pengembangan Kawasan Industri Kendal

Mendengar hal itu, Presiden Halimah Yacob merasa puas dan berharap dalam waktu dekat semakin banyak investor yang membuka pabrik di Kendal.

S.D Darmono sendiri mengapresiasi perhatian pemerintah Singapura, khususnya Presiden Halimah Yacob, yang ikut mempromosikan KEK Kendal hingga bisa berkembang dalam waktu cepat.



Sumber: BeritaSatu.com