Program Sejuta Rumah

Dinilai Sukses, Presiden Jokowi Tambah Kuota FLPP

Dinilai Sukses, Presiden Jokowi Tambah Kuota FLPP
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ( Foto: Beritasatu Photo / Novy Lumanauw )
Novy Lumanauw / FER Jumat, 24 Januari 2020 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan menaikkan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pada tahun 2020.

Pemerintah Alokasikan Dana Rp 11 Triliun untuk 102.500 Rumah

"Akan terus. Yang jelas targetnya pada tahun 2019 terpenuhi. Tetap, ini akan diteruskan dengan target yang sedikit lebih banyak,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Presiden Jokowi mengatakan, kesuksesan program FLPP mendorong pemerintah untuk meningkatkan jumlah penerima bantuan fasilitas perumahan itu.

"Tapi, yang jelas, FLPP ini sangat diminati oleh masyarakat karena meringankan. Pagunya akan ditambah. Saya sudah perintahkan sendiri," tegas Presiden Jokowi.

Kempupera Tandatangani PKO dengan 37 Bank Penyalur KPR FLPP

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) sejak tahun 2010 hingga 31 Desember 2019 mengelola dana FLPP sebesar Rp 44,37 triliun untuk 655.602 unit rumah.

Berdasarkan Nota Keuangan, pada Tahun Anggaran 2020, pemerintah mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp 11 triliun untuk 102.500 unit rumah.

Sesuai perjanjian kerja sama operasional antara Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) dan Bank Pelaksana, pada tahun 2020 terdapat 37 Bank Pelaksana penyalur dana FLPP yang terdiri atas 10 Bank Nasional dan 27 Bank Pembangunan Daerah.



Sumber: Investor Daily